17 Contoh Realitas Sosial di Sekolah, Masyarakat, dan Keluarga dalam Ilmu Sosiologi
Ingin tahu seperti apa contoh realitas sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari? Yuk, cari tahu informasinya dalam artikel berikut!
C. Proses Terbentuknya Realitas Sosial
Realitas sosial tidak muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba, melainkan karena melalui beberapa proses. Berikut ini adalah proses terbentuknya realitas sosial.
1. Internalisasi
Pada tahap ini, seorang individu dapat melakukan penerimaan terhadap berbagai macam norma, nilai, dan realitas apa saja yang ada di dalam masyarakat berkat adanya sosialisasi.
Fungsi sosialisasi pada tahapan ini adalah usaha yang dilakukan untuk memberikan pemahaman norma dan nilai tertentu yang akan diterapkan di suatu masyarakat yang dilakukan satu individu kepada individu lainnya.
Contoh
Sekolah merupakan tempat untuk mengasah keterampilan dan sebagai tempat untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan mendapatkan teman.
2. Eksternalisasi
Setelah proses sosialisasi yang dilakukan individu yang sudah diberi sosialisasi ini, Ia akan berusaha untuk mengekspresikan segala norma dan nilai yang telah disosialisasikan kepada dirinya sesuai dengan kemampuannya dalam berekspresi.
Contoh
Sekolah bagi sebagian kalangan dianggap sebagai tempat yang bisa digunakan untuk menaikkan kedudukan sosial.
3. Objektivasi
Tahap ini adalah tahap akhir dari terjadinya realitas sosial. Pada tahapan ini hasil berekspresi yang dilakukan oleh seorang dari hasil sosialisasi yang pernah diterimanya menjadi suatu kebiasaan dalam berperilaku di dalam kehidupan bermasyarakat.
Contoh
Sekolah menjadi suatu lembaga yang menjadi prasyarat bagi yang mereka ingin mendapatkan pekerjaan.
Setelah seorang individu bisa diterima di suatu tempat kerja, secara tidak langsung individu tadi telah mampu meningkatkan kedudukan sosialnya.
D. Macam-macam Realitas Sosial
Realitas sosial tercipta karena adanya pengalaman individu yang berkumpul dalam suatu kelompok masyarakat dalam kurun waktu tertentu.
Berdasarkan keterangan Peter L. Berger yang merupakan ahli dalam ilmu sosiologi, realitas sosial bisa dibedakan menjadi 3 macam, yakni sebagai berikut.
1. Realitas Sosial Objektif
Realitas sosial dalam bentuk ini dianggap sebagai suatu kompleksitas dari definisi realitas yang berkaitan dengan keyakinan, ideologi, tindakan, gejala sosial, dan tindakan yang terjadi di dalam kehidupan manusia.
2. Realitas Sosial Simbolik
Realitas sosial dalam bentuk ini memiliki sebuah ekspresi yang bentuknya simbolik dari suatu kenyataan yang memiliki sifat objektif.
Tak hanya itu, realitas ini banyak diketahui orang karena memiliki bentuk beragam misalnya barang-barang yang memiliki nilai seni, berita di televisi, maupun karya fiksi.
Halaman:

