Advertisement
Source : Canva/@pixelshot

12 Contoh Resensi Buku Non Fiksi, Fiksi, Novel, Ilmu Pengetahuan Lengkap!

Menulis resensi tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan bukunya dibaca sampai selesai. Berikut ini contoh resensi buku yang bisa kamu pelajari.

23 Juni 2025 Bella Carla

12 Contoh Resensi Buku Non Fiksi, Fiksi, Novel, Ilmu Pengetahuan Lengkap! – Teman-teman semua apakah sudah ada yang pernah mendengar kata resensi buku?

Mungkin masih banyak diantara kita yang belum mengenali apa itu resensi dan bagaimana cara membuat resensi buku yang baik.

Nah, kali ini Mamikos membahas seputar contoh-contoh resensi buku mulai dari non fiksi, fiksi, novel, hingga buku ilmu pengetahuan. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa membaca artikel berikut ini. 📖📚

Berikut Contoh Resensi Buku Non Fiksi Hingga Ilmu Pengetahuan

12 Contoh Resensi Buku Non Fiksi, Fiksi, Novel, Ilmu Pengetahuan Lengkap!
Canva/@pixelshot

Sebelum kamu mengetahui contoh-contoh resensi buku, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu seputar resensi buku lebih jauh.

Untuk itu berikut Mamikos juga sudah membagikan info terkait pengertian resensi buku, unsur-unsur resensi buku, hingga contoh-contoh resensi buku.

Tidak perlu berlama-lama, langsung saja baca info lebih lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Resensi Buku?

Sebelum ke contoh struktur resensi buku perlu kiranya kita tahu apa itu resensi buku.

Resensi merupakan sebuah tulisan yang berisi tentang ulasan suatu buku. Kata resensi sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu recensere yang artinya “melihat kembali”, “menimbang”, atau “menilai”.

Ketika kamu sedang meresensi sebuah buku atau novel berarti sudah menilai dan menyatakan kembali isi buku tersebut dengan pemikiran kalian.

Kamu perlu memahami tujuan menulis resensi buku, yaitu untuk memberikan informasi-informasi buku yang mana informasi buku tersebut sudah dibahas kepada masyarakat.

Selain itu, merensensi buku juga bertujuan untuk menyampaikan sesuatu hal kepada pembaca mengenai sebuah buku yang telah dibuat oleh penulis.

Kalian berikan ulasan apakah buku atau novel yang sedang kalian baca memiliki nilai-nilai lebih atau tidak memiliki nilai lebih sama sekali.

Contoh Resensi Buku Pendidikan dan Pengetahuan Umum Bahasa Indonesia

Manfaat Resensi Buku

  1. Bahan pertimbangan: Resensi buku bisa memberikan gambaran pada pembaca tentang sebuah buku.
  2. Nilai ekonomis: Mendapatkan uang atau imbalan atau buku-buku yang diresensikan secara gratis dari penerbit jika resensi kamu muncul di media.
  3. Sarana promosi buku: Resensi buku biasanya dari buku baru yang belum pernah diresensikan sehingga bisa dijadikan sarana promosi buku baru tersebut.
  4. Pengembangan kreativitas: Makin sering menulis, makin pula terasah kemampuan kamu. Begitu juga dengan makin sering menulis resensi buku, makin terasah pula kreativitas kamu.

Tujuan Resensi Buku

  1. Membantu pembaca mengetahui gambaran dan penilaian umum dari sebuah hasil karya secara ringkas.
  2. Mengetahui kelebihan dan kelemahan karya yang diresensi.
  3. Mengenal latar belakang dan alasan sebuah karya dibuat.
  4. Menguji kualitas karya dan membandingkannya terhadap karya lainnya.
  5. Memberi masukan kepada pembuat karya berupa kritik dan saran.
  6. Mengajak pembaca untuk mendiskusikan karya yang diresensi.
  7. Memberikan pemahaman serta informasi secara komprehensif kepada pembaca tentang karya yang diresensi.

Unsur dalam Resensi Buku

Di dalam menulis resensi buku, kamu wajib mengetahui terlebih dahulu seputar unsur-unsur resensi buku.

Memahami unsur-unsur ini akan memudahkanmu menangkap maksud dari contoh resensi buku.

Unsur-unsur yang harus diperhatikan ketika menulis resensi buku ialah sebagai berikut:

1. Identitas Buku

Kira-kira kamu sudah tahu belum identitas buku ini terdiri dari apa saja?

Jika masih bingung, berikut adalah identitas buku yang wajib kamu ketahui karena nantinya ada beberapa diantaranya yang akan kamu gunakan ketika menulis resensi:

  • Judul buku
  • Nama pengarang buku
  • Tahun terbit buku
  • Ketebalan buku
  • Nomor edisi buku
  • Ukuran buku
  • Ilustrasi jilid buku
  • Warna buku

2. Ikhtisar Buku

Sebuah ikhtisar buku ditata berdasarkan dari bahan-bahan atau pokok-pokok apa saja yang terkandung di dalam sebuah buku atau novel.

Buku novel atau buku fiksi yang akan diresensi cara penentuan atau cara menentukan ikhtisarnya berbeda dengan buku non fiksi.

Bahan-bahan atau pokok-pokok yang ada pada isi novel bisa ditentukan berlandaskan dengan kondisi atau kejadian-kejadian yang dijelaskan di dalam novel.

3. Pengarang Buku

Siapa pengarangnya kerap sekali diceritakan pada sebuah resensi buku atau novel.

Karena persoalan ini berkaitan dengan latar belakang, keahlian, sikap-sikap dan karya-karya yang telah dibuat atau diciptakan olehnya.

Bagian-bagian tersebut biasanya diceritakan secara ringkas dan biasanya tidak lebih dari satu atau dua paragraf.

Nama pengarang suatu buku atau novel biasanya dicantumkan pada halaman pertama atau pada bagian belakang novel atau buku.

Nah, dari situlah kamu bisa berinteraksi atau menceritakan kembali mengenai unsur-unsur pengarang buku.

Kamu juga bisa membaca tulisan tersebut dari sumber dan media lain seperti di internet, namun biasanya hal ini bisa dilakukan jika pengarangnya sudah terkenal.

4. Kelemahan dan Kelebihan Buku

Kelemahan dan kelebihan buku pada sebuah resensi buku berkaitan dengan unsur-unsur pada buku atau novel.

Berlandaskan unsur-unsur tersebut, kamu bisa memberikan sebuah penilaian.

Baik itu berasaskan kesederhanaan, kekhasan, kejelasan, penguasaan masalah dan bagian-bagian lainnya yang bisa kamu tentukan sendiri dan sesuaikan dengan kreatifitas kamu.

10 Contoh Penutup Resensi Buku, Non fiksi, Novel, Cerpen, dan Film

Jenis-jenis Resensi Buku

Jika kamu ingin melakukan sebuah resensi buku dan menengok contoh resensi buku yang telah disiapkan, tentunya kamu juga wajib mengetahui apa saja jenis-jenis resensi buku.

Di bawah ini merupakan jenis-jenis resensi buku yang harus kamu ketahui:

  1. Resensi Informatif
    Resensi informatif yaitu sebuah resensi yang isinya hanya menyajikan sebuah informasi mengenai isi dari sebuah buku secara ringkas dan umum dari keseluruhan sebuah buku atau karya.
  2. Resensi Deskriptif
    Resensi deskriptif merupakan sebuah resensi yang di dalamnya mengulas lebih jelas lagi mengenai bagian-bagiannya atau pada bagian bab-babnya.
  3. Resensi Kritis
    Resensi kritis merupakan resensi yang wujudnya berbentuk penjelasan secara lebih jelas dengan metodologi ilmu.

Cara Membuat Resensi Buku

1. Menentukan buku yang akan diresensi

Langkah pertama yang harus kamu lakukan jika ingin menulis sebuah resensi sebuah buku ialah menentukan dulu buku mana yang akan kamu resensi.

Buku yang pantas atau layak diresensi ialah buku yang di dalamnya memenuhi beberapa persyaratan. Persyaratan yang dimaksud yaitu:

  • Berisi hal-hal atau persoalan yang aktual atau nyata
  • Buku tersebut memiliki kualitas yang sangat baik
  • Belum pernah diresensi sama sekali
  • Buku tersebut merupakan buku terbitan baru

2. Menulis identitas buku

Ketika menulis sebuah identitas atau tanda pengenal buku yang harus kamu perhatikan adalah judul buku tersebut, siapa penulisnya, siapa penerbitnya, nama kota penerbit dari buku tersebut, tahun terbit buku, berapa jumlah halaman, dan sebagainya. Contoh identitas buku:

Judul Buku : Muhammad Al Fatih 1453
Penulis Buku : Felix Siauw
Penyunting Buku : Salman Iskandar
Penerbit Buku : Al Fatih Press
Cetakan : Kelima, November Tahun 2013
Ketebalan Buku : XXVI + 320 halaman
ISBN : 9786021799703

3. Menulis rangkuman buku atau sinopsis buku

Menulis sinopsis buku memiliki tujuan supaya kamu mendapatkan sebuah gambaran mengenai isi dari buku tersebut.

Untuk bisa menulis sinopsis suatu buku dengan baik, kamu harus membaca seluruh isi buku dengan cermat agar kamu bisa memahami dengan baik seluruh isi dari buku tersebut.

Rangkuman buku harus mencerminkan garis besar dari keseluruhan isi buku tersebut.

Halaman:

Advertisement