13 Contoh Soal Analisis Korelasi beserta Jawabannya | Matematika Kelas 11 SMA
Simak berbagai macam contoh soal terkait analisis korelasi yang sudah dilengkapi jawabannya berikut ini.
Materi tentang analisis korelasi ternyata sangat sering kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika melihat fakta semakin panas cuaca, maka semakin sering pula AC dinyalakan. 🌬️
Sebenarnya, materi tersebut sangat menarik karena mengajakmu memprediksi tren berdasarkan angka dan data.
Untuk melatih kemampuan dan pemahamanmu terkait materinya, simak contoh soal analisis korelasi beserta jawabannya berikut ini.
Contoh Soal Analisis Korelasi beserta Jawabannya

Analisis korelasi merupakan teknik statistik yang dapat membantu kamu memahami hubungan antara dua variabel kuantitatif.
Penerapan analisis korelasi sangat luas, misalnya saat mengidentifikasi apakah jika ada salah satu variabel yang berubah bisa mempengaruhi variabel yang lain.
Untuk menganalisis hubungan antar variabel, ada beberapa metode teknik analisa data yang sering dipakai: korelasi Pearson, korelasi Spearman, korelasi Kendall, pembuatan diagram pencar (scatter plot), dan analisis regresi. 🧮
Walaupun terlihat rumit, dengan mengetahui konsep serta penerapan jenis korelasi tersebut, proses menghitung jawaban analisis korelasi akan semakin mudah.
Materi analisis korelasi juga identik dengan diagram pencar (scatter plot) hingga menghitung koefisien korelasi r. Sudah siap untuk mengerjakan contoh soal analisis korelasi beserta jawabannya?
Soal 1
Korelasi positif antara dua variabel X dan Y maksudnya adalah…
A. Jika nilai X naik, maka nilai Y cenderung turun
B. Jika nilai X naik, maka nilai Y cenderung naik
C. Jika nilai X naik, maka nilai Y tetap
D. Nilai X dan Y tidak memiliki hubungan sama sekali
E. Nilai Y selalu dua kali lipat dari nilai X
Jawaban: B. Jika nilai X naik, maka nilai Y cenderung naik
Pembahasan: Korelasi positif menunjukkan kedua variabel yang bergerak searah. Jika variabel independen (X) meningkat, maka variabel dependen (Y) juga cenderung meningkat.
Soal 2
Apabila diagram pencar (scatter plot) menunjukkan titik-titik yang tersebar secara acak dan tidak membentuk pola tertentu, maka hubungan antara kedua variabel tersebut adalah…
A. Korelasi positif kuat
B. Korelasi negatif lemah
C. Tidak ada korelasi
D. Korelasi linear sempurna
E. Korelasi negatif kuat
Jawaban: C. Tidak ada korelasi
Pembahasan: Titik-titik yang tersebar acak tanpa pola (seperti awan atau lingkaran) menunjukkan tidak adanya hubungan linear yang jelas antara dua variabel.
Soal 3
Nilai koefisien korelasi (r) berikut ini yang menunjukkan hubungan negatif paling kuat adalah…
A. 0,85
B. -0,10
C. 0,00
D. -0,95
E. -1,20
Jawaban: D. -0,95
Pembahasan: Koefisien korelasi r berada pada rentang -1 ≤ r ≤ 1. Nilai yang paling mendekati -1 menunjukkan korelasi negatif paling kuat. Pilihan E salah karena nilai r tidak mungkin lebih dari 1 atau kurang dari -1.
Soal 4
Dalam sebuah penelitian tentang “Lama Mengajar” (X) dan “Performa Guru” (Y), ditemukan bahwa semakin lama guru mengajar, performa kerjanya cenderung semakin tinggi. Jenis korelasi ini disebut…
A. Korelasi Negatif
B. Korelasi Positif
C. Korelasi Nol
D. Korelasi Acak
E. Korelasi Terbalik
Jawaban: B. Korelasi Positif
Pembahasan: Karena kedua variabel bergerak ke arah yang sama (keduanya naik), maka hubungannya bersifat positif.
Soal 5
Koefisien korelasi r = 1 secara grafis menunjukkan bahwa…
A. Titik-titik pada diagram pencar membentuk lingkaran.
B. Titik-titik pada diagram pencar tersebar di sumbu Y saja.
C. Titik-titik pada diagram pencar tepat berada pada satu garis lurus yang miring ke atas.
D. Titik-titik pada diagram pencar tepat berada pada satu garis lurus yang miring ke bawah.
E. Tidak ada titik yang bisa digambar.
Jawaban: C. Titik-titik pada diagram pencar tepat berada pada satu garis lurus yang miring ke atas.
Pembahasan: Nilai r = 1 merupakan korelasi positif sempurna. Artinya, semua data jatuh tepat pada garis lurus dengan kemiringan positif.
Soal 6
Apabila hasil analisis korelasi menunjukkan nilai r = -0,25, maka hubungannya dapat dikategorikan sebagai…
A. Korelasi positif lemah
B. Korelasi negatif lemah
C. Korelasi negatif kuat
D. Korelasi positif kuat
E. Tidak ada hubungan
Jawaban: B. Korelasi negatif lemah
Pembahasan: Tanda negatif (-) menunjukkan arah negatif, adapun nilai 0,25 (mendekati 0) menunjukkan hubungan yang lemah.
Soal 7
Seorang ilmuwan yang mengadakan percobaan mendapatkan nilai koefisien korelasi r = -0,88. Interpretasi yang paling tepat untuk hasil yang diperoleh ilmuwan adalah…
A. Terdapat hubungan positif yang sangat kuat.
B. Terdapat hubungan negatif yang lemah.
C. Terdapat hubungan negatif yang kuat.
D. Perubahan X tidak mempengaruhi perubahan Y.
E. 88% data bergerak ke arah positif.
Jawaban: C. Terdapat hubungan negatif yang kuat.
Pembahasan: Nilai -0,88 berada sangat dekat dengan -1, sehingga tergolong sebagai korelasi negatif yang kuat.
Halaman:



