Advertisement
Source : unsplash.com/israelpalacio

10 Contoh Soal Hukum Ohm beserta Jawabannya untuk Bahan Belajar

Hukum Ohm membahas tentang hubungan antara tegangan (V), arus (I), dan hambatan (R) listrik.

3 Oktober 2025 Nadia Kamila

10 Contoh Soal Hukum Ohm beserta Jawabannya untuk Bahan Belajar – Kalau kamu sedang belajar Fisika, pasti sudah tidak asing dengan Hukum Ohm yang membahas hubungan antara tegangan (V), arus listrik (I), dan hambatan (R).

Memahami hukum Ohm akan membantumu untuk menghadapi ujian dan juga memahami cara kerja rangkaian listrik di kehidupan sehari-hari. 

Supaya lebih mudah dipahami, di artikel ini kamu akan menemukan 10 contoh soal hukum Ohm beserta jawabannya yang bisa kamu jadikan bahan belajar dan latihan. 💡📖✨

Apa itu Hukum Ohm?

Contoh Soal Hukum Ohm dan Jawabannya
unsplash.com/israelpalacio

Hukum Ohm ditemukan oleh seorang fisikawan asal Jerman bernama Georg Simon Ohm pada tahun 1827. Saat itu, Ohm sedang meneliti bagaimana arus listrik mengalir melalui kawat logam. 

Dari percobaannya, ia menemukan pola yang selalu sama. Arus listrik yang mengalir ternyata bergantung pada besar tegangan yang diberikan dan dipengaruhi oleh hambatan kawat itu sendiri.

Penemuan ini sangat penting, karena di masa itu listrik masih dianggap sebagai fenomena misterius yang sulit dijelaskan. 

Ohm berhasil membuat aturan matematis yang sederhana sehingga hubungan antara tegangan (V), arus (I), dan hambatan (R) bisa dihitung dengan jelas. Hukum inilah yang sekarang jadi dasar dari hampir semua perhitungan listrik yang kamu pelajari.

Supaya lebih mudah dipahami, kamu bisa membayangkan listrik seperti air yang mengalir di pipa. 

Anggaplah tegangan listrik sebagai tekanan air yang mendorong supaya air bisa mengalir. Arus listrik adalah jumlah air yang benar-benar lewat di dalam pipa, sedangkan hambatan itu seperti ukuran pipa. 

Semakin sempit pipanya, maka air akan semakin sulit untuk bisa mengalir. 

Dari sini kamu bisa membayangkan jika tekanannya ditambah maka aliran air juga akan bertambah. Tapi jika pipa makin sempit, maka alirannya justru berkurang meskipun tekanannya sama.

Nah, hal yang sama juga berlaku pada listrik. Kalau tegangannya ditingkatkan, arus yang mengalir semakin besar selama hambatan tidak berubah. Sebaliknya, kalau hambatannya besar, arus akan mengecil. 

Contoh-contoh Soal Listrik Magnet dan Pembahasannya Lengkap

Rumus Hukum Ohm dan Cara Penggunaannya

Setelah kamu mengetahui sejarah dan memahami konsep dasarnya, sekarang saatnya kita masuk ke rumus Hukum Ohm. 

Rumus Hukum Ohm

Georg Simon Ohm merumuskan Hukum Ohm seperti ini:

V = I × R

V = Tegangan listrik (dalam Volt)

I = Arus listrik (dalam Ampere)

R = Hambatan (dalam Ohm, disimbolkan dengan Ω)

Artinya, tegangan sama dengan arus dikali hambatan. Kalau kamu tahu nilai dari dua di antaranya, maka kamu bisa cari nilai yang ketiga.

Supaya lebih fleksibel, rumus ini bisa diubah bentuknya:

Untuk mencari arus listrik (I):

I = V ÷ R

Untuk mencari hambatan (R):

R = V ÷ I

Dengan cara ini, kamu tidak perlu menghafal banyak rumus. Cukup pahami satu rumus utama, lalu ubah posisi variabel sesuai kebutuhan.

Cara Menggunakan Rumus Ohm

Misalnya kamu punya sebuah lampu dengan hambatan 12 Ω, lalu kamu beri tegangan 24 Volt. Dengan hukum Ohm, kamu bisa hitung arusnya:

I = V ÷ R

I = 24 ÷ 12

I = 2 Ampere

Mudah bukan?

Tapi kamu juga harus memperhatikan satuan yang digunakan. Tegangan menggunakan satuan Volt, sementara Ampere adalah satuan dari arus, dan hambatan menggunakan satuan Ohm. 

Jika soalnya menggunakan miliampere (mA) atau kiloohm (kΩ), kamu harus mengubahnya terlebih dulu ke satuan standar sebelum menghitung.

Contoh Rangkaian Listrik Campuran dalam Kehidupan Sehari-hari dan Penjelasannya

Contoh Soal Hukum Ohm beserta Jawabannya

Setelah mengerti rumus Hukum Ohm, sekarang kita akan lihat contoh soal Hukum Ohm beserta jawabannya agar kamu bisa langsung praktek menghitung tegangan, arus, dan hambatan.

Contoh Soal 1: Menghitung Tegangan

Soal:
Sebuah rangkaian listrik memiliki arus sebesar 2 Ampere yang mengalir melalui sebuah resistor dengan hambatan 10 Ω. Berapakah besar tegangan yang diberikan pada rangkaian tersebut?

Penyelesaian:
Untuk mencari tegangan, kamu bisa pakai rumus dasar Hukum Ohm:

V = I × R 

  • Diketahui:
    I = 2 A
    R = 10 Ω
  • Maka:
    V = 2 × 10
    V = 20 Volt

Jawaban:
Tegangan pada rangkaian tersebut adalah 20 Volt.

Halaman:

Advertisement