Advertisement
Source : Canva/@LYagovy

Rumus Arus Listrik beserta Contoh Soal dan Pembahasannya Lengkap

Sudah tahu belum bagaimana menggunakan rumus arus listrik pada soal? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!

5 Mei 2025 Lintang Filia

Rumus Arus Listrik beserta Contoh Soal dan Pembahasannya Lengkap – Arus listrik merupakan salah satu bagian dari listrik dinamis yang akan kamu pelajari dalam mapel Fisika.

Nah, agar dapat mencari berapa besaran arus listrik yang terjadi, maka diperlukan rumus dengan hitungan yang tepat. πŸ’‘πŸ”Œ

Oleh karena itu, guna membantumu belajar di rumah, Mamikos sudah menyiapkan rangkuman materi lengkap tentang pengertian, rumus arus listrik, hingga contoh soal yang disertai dengan jawabannya. πŸ“–

Pengertian Arus Listrik

Rumus Arus Listrik
Canva/@LYagovy

Arus listrik merupakan aliran muatan listrik yang mengalir melalui suatu penghantar dalam waktu tertentu. Secara sederhana, arus tersebut terjadi karena adanya perpindahan elektron dari satu atom ke atom lainnya dalam sebuah rangkaian.

Nah, pergerakan elektron ini tidak terjadi begitu saja, lho, melainkan dipicu oleh adanya beda potensial atau tegangan di antara dua titik dalam penghantar.

Beda potensial selanjutnya memberikan β€œtenaga dorong” yang menyebabkan elektron berpindah dari daerah bertekanan listrik tinggi menuju daerah yang tekanannya lebih rendah.

Semakin besar tenaga dorong yang dihasilkan oleh pembangkit listrik, maka semakin besar pula arus yang bisa dihasilkan. Oleh karena itu, besar-kecilnya arus listrik yang mengalir sangat dipengaruhi oleh seberapa besar energi listrik yang tersedia dalam sistem.

Sedangkan menurut Giancoli (2008), arus listrik dapat diartikan sebagai muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. Secara konvensional, arah arus listrik digambarkan mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah.

Namun, arah ini sebenarnya berlawanan dengan arah gerak elektron, yang mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Meskipun begitu, dalam dunia fisika, arah arus listrik secara umum tetap mengacu pada arah konvensional tersebut. Perhatikan gambar di bawah ini. πŸ‘‡πŸ»

Rumus Arus Listrik beserta contoh soal dan pembahasannya lengkap
Mamikos
Hakikat Fisika sebagai Produk, Proses, dan Sikap beserta Penjelasannya

Rumus Arus Listrik

Setelah tadi kamu memahami tentang pengertian arus listrik, selanjutnya Mamikos akan mengajak kamu untuk belajar tentang rumus yang digunakan dalam arus listrik.

Dalam dunia kelistrikan, arus listrik bisa dihitung menggunakan dua rumus utama, tergantung dari informasi apa yang tersedia dalam soal. Apa saja rumus arus listrik? Berikut ini penjelasan lengkapnya:

Rumus Dasar Arus Listrik

I=QtI = \frac{Q}{t}

Keterangan:

  • I = kuat arus listrik (Ampere atau A)
  • Q = muatan listrik (Coulomb atau C)
  • t = waktu (sekon atau detik)

Rumus ini digunakan untuk menghitung kuat arus jika kita mengetahui jumlah muatan yang mengalir dan berapa lama waktu yang dibutuhkan muatan tersebut untuk berpindah. Semakin banyak muatan yang mengalir dalam waktu singkat, maka semakin besar arus listriknya.

Rumus Arus Listrik Berdasarkan Hukum Ohm

I=VRI = \frac{V}{R}

Keterangan:

  • I = kuat arus listrik (Ampere)
  • V = tegangan listrik (Volt)
  • R = hambatan listrik (Ohm)

Rumus yang kedua merupakan bagian dari Hukum Ohm, yang menyatakan bahwa besar arus dalam suatu penghantar berbanding lurus dengan tegangan, dan berbanding terbalik dengan hambatan.

Artinya, semakin besar tegangan atau semakin kecil hambatannya, maka arus yang mengalir akan semakin besar.

Halaman:

Advertisement