Rumus Arus Listrik beserta Contoh Soal dan Pembahasannya Lengkap
Sudah tahu belum bagaimana menggunakan rumus arus listrik pada soal? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Karena waktu yang diberikan masih dalam menit, kita ubah dulu ke detik:
Kemudian masukkan ke rumus:
Maka, muatan listrik yang mengalir adalah 72 Coulomb.
2. Sebuah resistor dihubungkan ke sumber tegangan DC sebesar 9 volt. Ketika dinyalakan, arus yang mengalir adalah 0,3 A. Berapakah nilai hambatan resistor tersebut?
Pembahasan:
Gunakan Hukum Ohm, yaitu:
Dengan:
V= 9 volt
I=0
Jadi, hambatan pada resistor tersebut adalah 30 Ohm.
3. Alif merakit lampu dengan baterai 12 volt dan resistor 6 ohm. Berapa besar arus yang mengalir dalam rangkaian?
Pembahasan:
Kita pakai lagi hukum
Diketahui:
- V=12 volt
- R=6 Ω
Arus yang mengalir adalah 2 Ampere.
4. Sebuah kawat penghantar dialiri muatan listrik sebesar 120 Coulomb dalam waktu 3 menit. Berapakah besar arus listrik yang mengalir melalui kawat tersebut?
Pembahasan:
Kita pakai rumus dasar arus listrik
Langkah pertama, ubah waktu ke detik terlebih dahulu:
3 menit=3×60=180 detik
Lalu masukkan ke rumus:
Â
Besar arus listrik yang mengalir adalah 0,67 Ampere.
5. Sebuah kipas angin di rumah Raka terhubung ke arus listrik dengan tegangan 220 volt. Kipas itu memiliki hambatan 110 ohm. Jika kipas digunakan selama 30 menit, tentukan:
a) besar arus yang mengalir.
b) daya listrik yang digunakan.
c) energi listrik total yang dikonsumsi dalam satuan joule.
Pembahasan:
a) Menghitung arus (I):
Gunakan hukum Ohm:
Jadi, arus yang mengalir adalah 2 Ampere.
b) Menghitung daya listrik (P):
Gunakan rumus daya listrik:
Jadi, daya listrik yang digunakan adalah 440 watt.
c) Menghitung energi listrik (W) dalam joule:
Ubah dulu waktu ke detik:
30 menit=30×60=1800 detik
Kesimpulan Jawaban:
- a) Arus: 2 A
- b) Daya: 440 watt
- c) Energi: 792.000 joule
Penutup
Oke, sampai di sini saja sesi belajar bersama Mamikos hari ini tentang arus listrik beserta contoh soal dan pembahasannya lengkap. 📘
Jangan lupa kunjungi blog Mamikos untuk mendapatkan artikel tentang materi-materi lainnya yang bisa kamu gunakan untuk belajar di rumah! 📲
FAQ
I= Q/T
Keterangan:
I = kuat arus listrik (Ampere atau A)
Q = muatan listrik (Coulomb atau C)
t = waktu (sekon atau detik)
Rumus V = I × R adalah bentuk dari Hukum Ohm, yang menyatakan bahwa tegangan (V) pada suatu rangkaian sebanding dengan arus listrik (I) yang mengalir dan hambatan (R) dalam rangkaian tersebut.
Untuk arus searah (DC), rumus yang digunakan sama seperti dalam hukum Ohm, yaitu:
I = V / R, dengan I adalah arus (ampere), V adalah tegangan (volt), dan R adalah hambatan (ohm).
Referensi:
Buku Ajar Fisika Dasar, Materi Rangkaian Listrik dan Hukum OHM dalam Rangkaian Listrik [Daring]. Tautan: https://eprints.upgris.ac.id/1805/1/Bahan%20Ajar%20Mahasiswa_22%2011%202022.pdf
Pengertian dan Rumus Arus Listrik dalam Fisika [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/rumus-arus-listrik/?srsltid=AfmBOopqZ3MQsmSG9WUDykZ9pEntsLKl6qVRe6UZ097DKtySCalkw8n5
Halaman:

