Advertisement
Source : Canva/Aflo Images

Contoh Soal Menghitung PBB dan Penyelesaiannya | Materi Ekonomi Kelas 11

PBB adalah kewajiban pajak yang harus dibayar atas kepemilikan properti tiap tahun. Bagaimana cara hitungnya? Yuk, perhatikan penjelasan berikut ini.

12 November 2025 Lintang Filia

Pajak Bumi Bangunan atau PBB merupakan jenis pajak yang dikenakan atas kepemilikan, penguasaan, atau pemanfaatan tanah dan bangunan. PBB wajib dibayarkan tiap tahun oleh si pemilik properti, baik itu rumah, ruko, maupun lahan kosong.

Menariknya, PBB menjadi salah satu materi Ekonomi kelas 11 yang akan kamu dapatkan di sekolah, lho. Di sini kamu akan belajar bagaimana cara menghitung PBB dengan benar menggunakan beberapa komponen, seperti NJOP, NJOPTKP, NJOPKP, dan NJKP. 🏡💰

Supaya materi ini semakin mudah untuk dipahami, Mamikos akan mengajakmu untuk belajar langsung menggunakan beberapa contoh soal menghitung PBB dan penyelesaiannya lengkap di artikel berikut. 📔

Rumus Menghitung PBB

contoh soal menghitung PBB
Canva/Aflo Images

Sebelum kamu bisa tahu berapa besar PBB yang wajib dibayar setiap tahunnya, kamu perlu paham dulu cara menghitung salah satu jenis pajak di Indonesia yang ini.

Nah, di bagian ini Mamikos akan membantumu mengenal istilah-istilah penting dalam PBB seperti NJOP, NJOPTKP, NJOPKP, dan NJKP, lengkap dengan rumus perhitungannya.

  • NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) adalah harga jual dari tanah dan/atau bangunan yang dimiliki wajib pajak. Nilai ini ditentukan berdasarkan kondisi dan lokasi objek pajak di wilayah tertentu.
  • NJOPTKP (Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak) merupakan batas nilai tertentu yang tidak dikenai pajak, sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.
  • NJOPKP (Nilai Jual Objek Pajak Kena Pajak) adalah selisih antara NJOP dan NJOPTKP, atau bisa dikatakan sebagai nilai jual yang sudah dikurangi dengan batas tidak kena pajak.
  • NJKP (Nilai Jual Kena Pajak) merupakan persentase tertentu dari NJOPKP yang digunakan sebagai dasar perhitungan pajak.

Berikut rumus dasar menghitung PBB yang perlu kamu pahami:

Jika NJOP lebih dari Rp1.000.000.000, maka:

  • NJKP = 40% × (NJOP – NJOPTKP)
  • PBB = 0,5% × NJKP

Jika NJOP kurang dari atau sama dengan Rp1.000.000.000, maka:

  • NJKP = 20% × (NJOP – NJOPTKP)
  • PBB = 0,5% × NJKP
15 Contoh Soal Perdagangan Internasional dan Jawabannya Lengkap dan Terbaru

Contoh Soal Menghitung PBB dan Penyelesaiannya Lengkap

Selanjutnya, kita akan menerapkan rumus tadi ke dalam di bawah ini, ya. Selain itu, tiap contoh soal menghitung PBB akan disertai dengan penyelesaiannya.

Sehingga kamu bisa memperhatikan dan mempelajari setiap langkah perhitungannya. Yuk, langsung saja kita mulai dari soal sederhana sampai yang lebih kompleks.

1. Bu Rani memiliki rumah di kawasan perkotaan dengan luas tanah 180 meter persegi dan luas bangunan 120 meter persegi.

Harga tanah di wilayah tersebut mencapai Rp3.500.000 per meter persegi, sedangkan harga bangunannya sekitar Rp4.500.000 per meter persegi. Berapa besarnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang harus dibayar Bu Rani?

Penyelesaian:

a) Tanah
180 × 3.500.000 = 630.000.000

b) Bangunan
120 × 4.500.000 = 540.000.000

c) NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)
630.000.000 + 540.000.000 = 1.170.000.000

d) NJKP (Nilai Jual Kena Pajak)
20% × 1.170.000.000 = 234.000.000

e) PBB (Pajak Bumi dan Bangunan)
0,5% × 234.000.000 = 1.170.000

Jadi, besarnya PBB yang harus dibayar Bu Rani adalah Rp1.170.000.

Halaman:

Advertisement