Advertisement
Source : manajemenkeuangan.net

Contoh Soal Neraca Lajur beserta Jawabannya untuk Perusahaan Dagang dan Jasa

Apakah kamu memerlukan contoh soal neraca lajur beserta jawabannya sebagai panduan dalam membuat laporan keuangan? Yuk, simak ulasan berikut!

29 Oktober 2023 Ikki Riskiana

Panduan Lengkap Menyusun Neraca Lajur 

Worksheet memuat sejumlah komponen penting yang tidak boleh dihilangkan salah satunya. Supaya tidak ada komponen yang tertinggal, kamu perlu mempelajari cara membuatnya.

Coba simak dahulu panduan dalam membuatnya di bawah ini.

1. Merancang Format 

Ketika mendapati contoh soal neraca lajur beserta jawabannya, kamu bisa mengawalinya dengan merancang formatnya. Biasanya, dibuat dengan 10 kolom yang memuat nomor, nama akun, dan debit kredit. 

Komponennya sendiri berupa neraca saldo, penyesuaian, sesudah penyesuaian, dan laba rugi.

Setiap komponen ini saling terhubung dalam perhitungannya mengikuti neraca saldo dan penyesuaian. Bagian laba rugi dan worksheet akan digolongkan mengikuti tipe akun. 

2. Menentukan Nomor dan Nama Akun

Langkah selanjutnya ialah menyiapkan nomor dan nama akun. Masukkan nama secara runtut seperti aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, hingga beban.

Kemudian pengisian neraca mengikuti daftar akun yang telah diselesaikan ketika awal periode. 

3. Melengkapi Kolom Jurnal Penyesuaian

Ketika berkaitan contoh soal neraca lajur beserta jawabannya, kamu tidak boleh lupa untuk mengisi bagian jurnal penyesuaian.

Komponen di dalamnya terdiri atas debit dan kredit yang berisi penyesuaian pada akhir periode.

4. Mengisi Kolom Sesudah Penyesuaian

Selanjutnya kamu wajib mengisi nominal di bagian neraca saldo sesudah penyesuaian.

Tujuannya ialah untuk mengetahui saldo paling baru secara keseluruhan. Jangan sampai salah dalam melakukan pengisian pada setiap akun.

5. Melengkapi Kolom Laba Rugi

Kolom lain yang mungkin kamu temukan dalam contoh soal neraca lajur beserta jawabannya ialah komponen laba rugi. Saldo pada kolom ini didapatkan dari nominal yang telah disesuaikan.

Baru setelah itu mengisi kolom neraca dengan mengikuti saldo paling baru. Sementara akunnya mengikuti akun nominal berupa aset, kewajiban dan ekuitas.

Nantinya, akan ada selisih antara debit dan kredit yang menunjukkan profit atau kerugian perusahaan.

Halaman:

Advertisement