Contoh Soal Trigonometri Kelas 10 SMA dan Pembahasannya untuk Bahan Belajar
Masih bingung dengan materi Trigonometri? Coba pelajari dan pahami pembahasan soal berikut ini, yuk.
Trigonometri merupakan salah satu materi yang dipelajari dalam pelajaran Matematika kelas 10 SMA. Pada topik ini, kamu akan mempelajari hubungan antara sudut dan sisi dalam segitiga serta berbagai rumus yang digunakan untuk menghitungnya.
Untuk semakin memahami materi trigonometri kelas 10, kamu j perlu mencoba berbagai latihan soal agar lebih terbiasa menerapkan konsep yang telah dipelajari.
Berikut beberapa contoh soal trigonometri kelas 10 SMA beserta pembahasannya yang dapat kamu gunakan sebagai bahan belajar. 📚✏️
15 Contoh Soal Trigonometri Kelas 10 SMA dan Pembahasannya

Di bawah ini tersedia 15 soal yang bisa kamu pelajari setiap langkah pengerjaannya. Oh, ya, kalau mau belajar tentang rumus trigonometri, bisa baca selangkapnya di blog Mamikos.
Yuk, langsung saja simak pembahasan berikut sampai selesai!
1. Diketahui nilai sin x = 0,8. Tentukan nilai cos x.
Pembahasan
Untuk menentukan nilai cos x, kita dapat memanfaatkan identitas trigonometri yang berasal dari teorema Pythagoras, yaitu:
cos² x + sin² x = 1
Nilai sin x sudah diketahui sebesar 0,8, sehingga dapat disubstitusikan ke dalam persamaan tersebut.
cos² x + (0,8)² = 1
cos² x + 0,64 = 1
Selanjutnya, pindahkan 0,64 ke ruas kanan.
cos² x = 1 − 0,64
cos² x = 0,36
Ambil akar dari kedua ruas.
cos x = √0,36
cos x = 0,6
Jadi, nilai cos x adalah 0,6.
2. Pada segitiga ABC diketahui besar sudut A = 60° dan panjang sisi BC = 6 cm. Tentukan panjang sisi AC.
Pembahasan
Untuk menyelesaikan soal ini, kita dapat menggunakan aturan sinus karena diketahui satu sudut dan sisi yang berhadapan dengan sudut tersebut.
Rumus aturan sinus adalah:
sin A = (sisi di depan sudut A) / (sisi di depan sudut lainnya)
Karena sisi yang berhadapan dengan sudut A adalah BC dan nilainya 6 cm, maka dapat dituliskan:
sin 60° = AC / 6
Nilai sin 60° adalah √3/2, sehingga persamaannya menjadi:
√3/2 = AC / 6
Selanjutnya kalikan kedua ruas dengan 6.
AC = 6 × (√3/2)
AC = 3√3 cm
Jadi, panjang sisi AC adalah 3√3 cm.
3. Titik P dinyatakan dalam koordinat polar sebagai P(10, 60°). Tentukan koordinat titik tersebut dalam bentuk koordinat Cartesius.
Pembahasan
Untuk mengubah koordinat polar ke koordinat Cartesius, digunakan rumus berikut:
x = r cos α
y = r sin α
Diketahui r = 10 dan α = 60°.
x = 10 cos 60°
x = 10 × 1/2
x = 5
y = 10 sin 60°
y = 10 × (√3/2)
y = 5√3
Jadi, koordinat Cartesius titik tersebut adalah (5, 5√3).
4. Sederhanakan nilai dari sin 120°.
Pembahasan
Sudut 120° dapat ditulis sebagai selisih sudut:
120° = 180° − 60°
Dalam trigonometri berlaku identitas:
sin(180° − θ) = sin θ
Maka:
sin 120° = sin 60°
Nilai sin 60° adalah:
sin 60° = √3/2
Jadi, sin 120° = √3/2.
5. Ubah besar sudut 540° ke dalam satuan radian.
Pembahasan
Hubungan antara derajat dan radian adalah:
1° = π/180 rad
Untuk mengubah 540° menjadi radian:
540° = 540 × π/180
540° = 3π rad
Jadi, nilai 540° sama dengan 3π radian.
6. Jika diketahui cos 150°, tentukan nilainya.
Pembahasan
Sudut 150° dapat dinyatakan sebagai:
150° = 180° − 30°
Dalam identitas trigonometri berlaku:
cos(180° − θ) = −cos θ
Sehingga:
cos 150° = −cos 30°
Nilai cos 30° adalah:
cos 30° = √3/2
Dengan demikian:
cos 150° = −√3/2
Jadi, nilai cos 150° adalah −√3/2.
Halaman:



