Advertisement
Source : freepik.com/stockking

3 Contoh Studi Kasus Piloting PPG Daljab 2024 untuk Guru SD SMP SMA

Laporan studi kasus Piloting PPG Daljab 2024 disusun berdasarkan situasi yang dihadapi langsung oleh guru. Namun, beberapa contoh studi kasus di bawah ini berguna sebagai referensi.

11 Oktober 2024 Asrul A

Teknik ini dimulai dengan memberi kesempatan bagi setiap siswa untuk berpikir secara mandiri mengenai suatu masalah atau pertanyaan yang diajukan. 

Setelah itu, siswa akan berpasangan dengan teman di sebelahnya untuk mendiskusikan ide-ide mereka secara berdua. Langkah terakhir adalah meminta siswa berbagi hasil diskusi pasangan tersebut dengan seluruh kelas.

Metode ini dipilih karena memberikan kesempatan kepada siswa yang pemalu untuk mengekspresikan pendapat mereka dalam situasi yang lebih nyaman, yaitu diskusi dalam kelompok kecil sebelum berbicara di depan kelas.

Dengan cara ini, siswa yang biasanya ragu untuk berbicara dihadapan banyak orang dapat berlatih berkomunikasi dalam lingkungan yang lebih kecil dan personal. Pendekatan ini juga membantu mereka membangun kepercayaan diri secara bertahap.

Selain itu, saya juga memastikan bahwa setiap diskusi dilakukan dalam suasana yang mendukung, di mana semua pendapat akan merasa dihargai dan tidak ada yang dianggap salah.

Saya mendorong seluruh siswa, termasuk yang lebih aktif, untuk mendengarkan temannya dengan baik, sehingga setiap siswa merasa suaranya didengar.

Hasil dari Upaya

Setelah beberapa kali menerapkan teknik Think-Pair-Share ini, saya mulai melihat perubahan positif pada siswa-siswa yang sebelumnya pemalu. Mereka mulai lebih sering berpartisipasi dalam diskusi kelompok kecil, dan secara bertahap menjadi lebih berani berbicara di depan kelas.

Pada awalnya, mereka mungkin hanya berbicara ketika berpasangan, tetapi seiring berjalannya waktu, mereka mulai lebih percaya diri dalam menyampaikan ide-ide mereka kepada seluruh kelas.

Peningkatan ini juga terlihat pada kemampuan berpikir kritis mereka.

Melalui diskusi  dan disampaikan dengan bahasa yang lebih terstruktur dan mendalam, siswa-siswa ini tidak hanya belajar mengungkapkan pendapat, tetapi juga mengasah kemampuan mereka dalam menganalisis, mengevaluasi, dan memberikan argumen yang lebih kuat.

Mereka mulai lebih aktif bertanya, menanggapi pendapat teman-teman mereka, dan berani menyampaikan pandangan pribadi.

Pengalaman Berharga

Pengalaman ini memberikan pelajaran penting bagi saya sebagai guru. Saya menyadari bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan yang berbeda dalam belajar, termasuk dalam hal keterampilan berkomunikasi.

Melalui pendekatan yang tepat dan dengan memberikan ruang serta kesempatan yang sesuai, bahkan siswa yang pemalu pun bisa berkembang dan menjadi lebih percaya diri.

Halaman:

Advertisement