4 Contoh Tahapan Sosialisasi beserta Contohnya dalam Masyarakat
Apakah kamu tahu apa saja jenis tahapan sosialisasi yang ada di tengah masyarakat? Simak penjelasan mengenai contoh tahapan sosialisasi dalam masyarakat yang ada di bawah ini.
2. Tahapan Meniru
Pada tahapan sosialisasi dalam masyarakat yang kedua yaitu ada tahapan meniru. Banyak pula yang menyebut tahapan sosialisasi satu ini sebagai play stage.
Tahapan ini diindikasikan dengan semakin utuhnya pembentukan diri seorang anak dalam menirukan peranan atas orang lain yang ada di sekitarnya.
Saat ada dalam tahapan ini, seorang anak akan mulai menyadari terkait dengan identitas dirinya. Terutama berkaitan dengan latar belakang yang dimiliki keluarganya tersebut.
Dia mulai memahami seluruh program dari kedua orang tuanya serta semua hal yang diharapkan dari orang tuanya tersebut atas dirinya.
Dalam arti yang lain, tahapan ini membangun anak untuk mulai memahami posisi yang dirinya miliki di tengah masyarakat. Membentuk pula kesanggupan yang dimiliki tersebut.
Secara lambat tetapi pasti, anak mulai membangun kesadaran terkait dunia sosial serta cara untuk bermasyarakat dengan baik.
Dia mulai pula belajar untuk bisa bersosialisasi dengan masyarakat yang ada di sekitarnya.
Pada contoh tahapan sosialisasi kali ini yaitu ada anak yang mulai mengenal dan mengetahui nama dari keluarganya. Mulai dari nama orang tua, saudara kandung, maupun saudara terdekatnya.
Pengetahuan yang terbentuk terkait dengan informasi keluarganya ini didapatkan saat banyak orang di sekitarnya yang juga menyebut atau menggunakan nama panggilan tersebut.
3. Tahapan Siap Bertindak
Pada tahapan sosialisasi di dalam masyarakat yang ketiga yaitu ada tahapan siap bertindak. Kamu juga bisa mengenal tahapan satu ini yang banyak disebut sebagai game stage.
Pada tahapan ini, mulai adanya peniruan yang selama ini sudah dijalankan oleh seorang anak sembari dirinya tumbuh sampai umur tertentu.
Anak tersebut mulai menyadari terkait dengan perubahan secara pribadi serta peran yang dimiliki oleh dirinya sendiri dengan penuh kesadaran.
Dalam waktu yang bersamaan, anak juga mulai menunjukkan kelihaian atau kepintarannya dalam menirukan maupun menempatkan dirinya pada posisi orang lain.
Kemampuan tersebut juga semakin meningkat dari waktu ke waktu. Hal ini akan membantu anak tersebut untuk bisa bersosialisasi dengan baik di tengah lingkungan masyarakat yang ada.
Untuk contoh tahapan sosialisasi satu ini yaitu ada seorang anak yang mulai menyadari pentingnya diri dalam membela keluarganya. Dia juga akan mulai terlibat bermain dengan anak usia sebayanya.
Selain itu, ada pula contoh seperti seorang anak yang bermain layang-layang. Ia tahu bahwa ada aturan terkait dengan waktu bermain seperti saat setelah selesai sekolah sampai waktu tertentu.
4. Tahapan Penerimaan Norma Kolektif
Tahapan sosialisasi yang ada di tengah masyarakat selanjutnya yaitu terdapat tahapan penerimaan norma kolektif. Tahapan satu ini banyak disebut pula sebagai generalized stage.
Pada tahapan ini masih memiliki hubungan yang begitu dekat dengan tahapan ketiga sebelumnya yaitu tahapan siap bertindak.
Namun, pada tahapan penerimaan norma kolektif ini, seseorang sudah dianggap sebagai orang dewasa.
Dia sudah memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya secara sempurna. Selain itu, dia juga bisa membedakan antara hal yang baik maupun buruk.
Halaman:

