Contoh Teks Anekdot Singkat dan Analisisnya Lengkap, Yuk Pelajari!

Contoh teks anekdot singkat dan analisisnya sering digunakan untuk mengangkat fenomena atau isu-isu sosial di sekitar. Simak penjelasannya di sini.

25 Agustus 2024 Fajar Laksana

Contoh Teks Anekdot 4 – Dunia Artis

Contoh teks anekdot singkat dan analisisnya tentang dunia artis

Di pagi hari yang sejuk, ada sepasang muda mudi sedang menghabiskan waktu berdua di sekitar taman.

Rendra : ”Nabila, kalau boleh tahu lagu apa yang kamu suka?”

Nabila : “Aku suka lagu Indonesia sih, yang lagi trend, liriknya mudah dipahami, sama melodinya enak banget didengerin.”

Rendra : “Kok aku malah nggak begitu suka ya sama musik Indonesia apalagi kalau lagi trend begini.”

Nabila : “Kenapa? Kurang cocok dengan genrenya? Terus kamu sukanya lagu apa?”

Rendra : “Iya, banyak banget lagu galau sekarang, aku sukanya lagu gombal. Gimana kalau kita berdua bikin lagu sendiri aja, ceritanya tentang aku dan kamu yang mulai saling mencintai dan ingin berkomitmen hidup bersama selamanya.”

Nabila : “Rendra? Kamu lagu nembak aku ya? Aku jadi terharu.”

Semenjak momen itu, Nabila dan Rendra menjalin hubungan sepasang kekasih. Mereka memutuskan untuk menikah dan berkomitmen sebagai suami istri. Setahun kemudian, keduanya memutuskan untuk bercerai dengan alasan sifat pasangannya berubah.”

Analisis:

Dunia artis sering dipenuhi oleh kontroversi sepasang kekasih yang mudah jatuh cinta, memutuskan menikah, tapi tidak lama kemudian bercerai.

Fenomena nikah cerai seakan menunjukkan betapa gemarnya orang mengambil keputusan dengan cepat.

Hal ini ditunjukkan pada koda bagian narasi akhir yang menceritakan keduanya berpisah dengan alasan sifat pasangan berubah.

Maka dari itu, penting untuk saling mengenal karakter pasangan terlebih dahulu sebelum memutuskan menikah.

Contoh Teks Anekdot 5 – Sinetron Abadi

Contoh teks anekdot singkat dan analisisnya tentang sinetron tak kunjung tamat.

Di suatu sore, seorang Ibu dan anak sedang berbincang-bincang.

Anak : “Ibu, Ibu sedang nonton apa sih? Asik banget.”

Ibu : “Ini sinetron Ikatan Kasih.”

Anak : “Astaga, ini sinetron dari aku mulai jadi mahasiswa sampai sekarang udah kerja nggak tamat-tamat. Udah kelarnya lama, ceritanya nggak jelas, nggak mendidik lagi!”

Ibu : “Ya namanya juga sinetron, tamatnya lama.”

Analisis:

Yang ditonjolkan dari teks anekdot tersebut adalah situasi tayangan sinetron di Indonesia.

Dengan skrip yang masih belum tuntas, hasil tayangan jauh dari standar, menjadi tayangan bodoh, tidak mendidik sama sekali.

Close