Daftar Contoh Kata Sifat dalam Kalimat Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Posted in: Pelajar

Kata
sifat memang bermanfaat dalam pembentukan kalimat dalam bahasa Indonesia.
Terdapat banyak contoh kata sifat yang lazim kamu gunakan sehari-hari. Meskipun begitu,
ada baiknya kamu juga mengetahui contoh penggunaan yang baik dan benar agar
maknanya jelas.

Umumnya,
kata sifat punya tujuan untuk menerangkan adanya sifat, keadaan, watak, kondisi
dari subjek seperti manusia, hewan, maupun benda. Sebelum melangkah menuju
contoh pemakaian, ketahui dan pahami pengertiannya terlebih dahulu.

Pengertian Kata Sifat

https://unsplash.com/@aaronburden

Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, adjektiva atau kata sifat merupakan
kata yang menerangkan nomina atau kata benda. Umumnya, kata sifat dapat
bergabung dengan kata sangat atau lebih.

Berdasarkan
buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia edisi yang ketiga, pendapat dari Alwi et
al. soal adjektiva merupakan kata dengan pemberian makna lebih khusus. Biasanya
mengenai sesuatu yang dinyatakan lewat nomina pada kalimat.

Nahu
Melayu Moden, Liaw memiliki buah pikiran bahwa nama atau kata sifat adalah seluruh
perkataan yang memberikan keterangan soal nama maupun kata ganti nama.

Fungsi dari Contoh Kata Sifat

Selain
punya makna yang melekat dengan kata sifat atau adjektiva, kamu juga harus tahu
berbagai fungsi khusus dalam bahasa Indonesia. Beberapa di antaranya adalah
sebagai berikut:

1. Atributif

Sebagai
atribut, pelengkap, atau penjelas dari subjek. Terjadi penerangan terhadap
sifat nomina serta senantiasa terikat pada nomina yang ada

2. Predikatif

Sebagian
besar contoh kata sifat punya fungsi sebagai predikat

3. Predikatif inversi

Sebagai
predikat yang letaknya sebelum atau di depan subjek

4. Substantif

Menjadi pelengkap yang mendampingi subjek utama sekaligus letaknya ada di depan subjek

Jenis-Jenis Contoh Kata Sifat

1. Kata Sifat Menurut Makna atau Semantik

Berdasarkan
makna atau semantis, kata sifat terbagi menjadi dua, yaitu kata sifat bertaraf
dan tak bertaraf. Jenis kata sifat bertaraf:

  • Pemberi sifat: Memaparkan
    intensitas atau kualitas yang nilainya secara mental atau fisik
  • Ukuran: Penerangan kualitas
    yang diwujudkan dengan ukuran kuantitatif atau bisa dijelaskan memakai bilangan
    atau nominal
  • Warna: Untuk menerangkan warna
  • Waktu: Melukiskan periode atau
    masa dari sebuah peristiwa maupun pekerjaan
  • Jarak: Menerangkan adanya
    ruang antara dua tempat atau benda
  • Sikap: Menjelaskan adanya
    suasana hati atau emosi
  • Serapan: Menunjukkan adanya
    sesuatu yang mampu dirasakan oleh panca indera

Sedangkan, kata sifat tak bertaraf menjadi jenis kata sifat yang memiliki makna penjelasan keanggotaan terhadap suatu golongan.

2. Kata Sifat Menurut Sintaksis

Sintaksis
berarti berdasarkan fungsi atau peletakannya pada kalimat. Beberapa di antaranya
terbagi menjadi jenis-jenis di bawah ini:

  • Atribut: Mempunyai fungsi
    sebagai penjelas atau pelengkap terhadap suatu kalimat. Bila keberadaannya
    setelah subjek, maka fungsinya menjelaskan subjek yang bersangkutan
  • Predikatif: Contoh kata sifat yang
    berfungsi sebagai predikat pada sebuah kalimat
  • Predikatif inversi: Memiliki
    fungsi predikat, tetapi letaknya berada di depan subjek atau awal kalimat

3. Kata Sifat Menurut Bentuknya

Terdiri
dari kata sifat dasar dan turunan. Kata sifat dasar adalah kata sifat yang asli
dan tidak mengalami pembentukan melalui imbuhan atau afiksasi. Cenderung tidak
mampu diurai menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi. Contoh kata sifat dasar
adalah baru, lama, indah, tinggi, dan banyak.

Sedangkan,
kata sifat turunan atau polifermis menjadi kata sifat yang telah melewati
proses penambahan imbuhan atau afiksasi, reduplikasi atau pengulangan,
penyerapan, serta pemajemukan. Contoh kata sifat turunan terdiri dari empat jenis lagi, yaitu:

  • Turunan yang mengalami afiksasi atau pengimbuhan
  • Turunan yang memperoleh pengulangan. Sering memakai pola se- ditambah kata dasar dan diakhiri dengan -nya
  • Adjektiva dengan turunan majemuk. Asalnya dari penggabungan dua atau lebih kata sifat dasar hingga menghasilkan makna baru atau berbeda dari adjektiva dasar tersebut
  • Kata sifat serapan. Berasal dari bahasa asing yang telah mengalami penyerapan sampai menjadi bahasa Indonesia

Contoh Kata Sifat dan Penggunaan yang Baik dan Benar

1. Adjektiva Atribut

  • Hak Asasi Manusia sudah
    disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Dasar 1945.
  • Sifat tinggi hati akan membawa
    masalah bagi kehidupan.
  • Presentasi dipaparkan secara
    singkat disertai dengan foto dan ilustrasi.
  • Kultur jaringan dilakukan pada
    media yang steril.
  • Pohon cemara memiliki daun
    yang hijau dan rimbun.
  • Rumah antik itu terpaksa akan
    dijual olehnya.
  • Di sini, warga sudah tahu
    bahwa dia adalah orang yang keras kepala.
  • Dia memakai gaun biru di pesta
    tersebut.
  • Ani adalah anak baik.
  • Jangan menaiki tangga tua itu.
  • Ayah membawa sepeda motor
    rusak ke bengkel untuk diperbaiki.
  • Rudi membeli mobil mewah
    dengan harga yang sangat mahal.
  • Kucing liar itu berkeliaran di
    wilayah perumahan kami.
  • Ibu guru meminta murid baru
    untuk memperkenalkan diri.
  • Pak Dodo adalah lurah termuda
    yang pernah menjabat di kelurahan ini.
  • Polisi berhasil menangkap
    maling lihai itu.
  • Masakan nenek adalah makanan
    terenak yang aku nantikan saat liburan tiba.
  • Pak Abu dikenal sebagai orang
    kaya di desanya.
  • Runa dikenal sebagai anak
    cerdas di kelasnya.
  • Perusahaan tersebut mencari
    banyak karyawan baru.
  • Pasir putih yang lembut
    terhampar di sepanjang tepi pantai.
  • Kakak membawa payung cokelat
    karena gerimis sudah datang.

2. Contoh Kata Sifat Predikatif

  • Celana adik kepanjangan.
  • Permainan itu sangat menyenangkan.
  • Baju dan tasnya basah terkena
    air hujan.
  • Sekolahku jauh dari rumah.
  • Hatinya sedih ketika hujan
    turun.
  • Rumah lama itu tetap nyaman
    untuk ditinggali keluarga kami.
  • Kami kecewa terhadap sikapnya
    yang sombong.
  • Adina sangat senang karena memperoleh
    juara pertama lomba puisi tingkat provinsi.
  • Paman Toni begitu panik
    setelah mengetahui mobilnya hilang.
  • Pohon itu sangat kokoh, angin
    kencang pun tidak mampu untuk menumbangkannya.
  • Makanan itu asin sekali karena
    ditambahkan terlalu banyak garam.
  • Perempuan itu sangat manis.
  • Gedung itu sangat tinggi.
  • Halte umum tersebut masih
    rusak setelah peristiwa unjuk rasa kemarin sore.
  • Kakak masih sakit sehingga
    belum bisa belajar di sekolah.
  • Wajahnya sangat seram sehingga
    membuat banyak orang ketakutan melihatnya.
  • Roti itu enak sekali rasanya,
    membuat anak-anak dan orang dewasa menyukainya.
  • Lampu kota itu sangat indah
    bila dilihat dari ketinggian.

3. Contoh kata sifat substantif

  • Evolusi adalah perubahan yang
    bersifat alamiah.
  • Secara cepat langit menjadi
    gelap karena akan turun hujan.
  • Perkembangan aplikasi jual
    beli online telah terjadi sangat pesat.
  • Kedewasaan pemikiran seseorang
    tampak saat ia mengalami kesulitan.
  • Perilakunya kekanak-kanakan
    meskipun dia sudah dewasa.
  • Buku yang kecil sudah dibawa
    oleh bunda kemarin.
  • Yang remaja dipimpin, yang
    lansia ditemani saja.

4. Contoh Kata Sifat Inversi

  • Indahnya pemandangan gunung
    ini.
  • Mudahnya soal ujian penempatan
    ini.
  • Kecilnya hamster peliharaanmu
    itu.
  • Kayanya hasil bumi negara
    Indonesia ini.
  • Kotornya baju kamu setelah
    terkena debu dan lumpur.
  • Sepinya Surabaya menjelang
    liburan Idul Fitri.
  • Cepatnya dia berlari dan
    meninggalkan tempat ini.
  • Sombongnya tante setelah
    mendapatkan banyak harta.
  • Pahitnya rasa jamu tersebut.
  • Manisnya senyum perempuan di
    seberang jalan itu.
  • Gelapnya kamar tidurmu ini.
  • Sulitnya memenuhi permintaan
    para pelanggan.
  • Letihnya aku setelah seharian
    berkegiatan di luar rumah.
  • Gurihnya masakan buatan kamu.
  • Lezatnya aroma sate kambing
    milik penjual itu.
  • Sakitnya perutku sekarang.
  • Malunya Antono karena ketahuan
    mencuri uang dan perhiasan.
  • Besarnya tubuh paman itu.
  • Tingginya pohon jati itu.
  • Luasnya kolam renang di rumah
    Pak Budi.
  • Jernihnya air laut di pantai
    tersebut.
  • Beraninya anak-anak bersikap
    seperti itu kepadamu.
  • Bersihnya ruangan istirahat
    yang aku tempati saat ini.
  • Ramainya jalan raya di hari
    Senin.

5. Contoh Kata Sifat Bertaraf

  • Kalina merasa sangat nyaman
    tinggal di rumah besar tersebut.
  • Kamar Lina sangat bersih dan
    rapi.
  • Kamu harus menyiapkan tali
    rafia yang sangat panjang.
  • Aku melihat Ana memakai rok
    berwarna kuning.
  • Rumah Pak Anto sangat jauh
    dari stasiun kereta.
  • Pak Iko sangat marah terhadap
    sikap istrinya.
  • Anita sangat sedih mendengar
    kabar dari gurunya.
  • Nino merasa sangat resah dan
    tidak tenang.
  • Mereka sangat kagum dengan
    penampilan perwakilan kelas.
  • Rani sangat takut dengan ular.
  • Rahma dan Rahmi begitu sayang
    dengan keluarganya.
  • Semua penduduk semakin gelisah
    setelah mendengar informasi bahwa akan terjadi banjir.
  • Roti ini begitu lembut ketika
    digigit.
  • Aku menunggu kedatangan kakak
    begitu lama.
  • Budi tidak lolos seleksi
    penerimaan karena badannya terlalu tinggi.
  • Bola ini lebih besar daripada
    sebelumnya.
  • Pemandangannya sangat indah
    sekali.

6. Contoh Kata Sifat Tak Bertaraf

  • Ia adalah pemuda tampan yang
    berwajah bulat.
  • Bertha menjadi istri sah dari
    seorang dokter.
  • Para ilmuwan mencoba meneliti
    dunia gaib di alam semesta yang luas ini.
  • Kayu yang rapuh dan bengkok
    kurang bagus diambil sebagai bahan bangunan.
  • Dia suka beramal dengan
    tunggal hati.
  • Edwin diberi kuasa mutlak
    untuk menyelesaikan masalah besar tersebut.
  • Tingkah lakunya tidak ada yang
    ganjil, semuanya terasa biasa saja.
  • Karto sering melakukan
    perbuatan yang lancang.
  • Teknik pengambilan gambar
    tertentu bisa menghasilkan foto ganda.
  • Bentuk mukanya hati, bukan
    bulat.
  • Kita akan hidup kekal di surga.
  • Marni setengah sadar melakukan
    aktivitas tersebut.
  • Nenek genap berusia 70 tahun.
  • Umur manusia tidak abadi.

7. Contoh Kata Sifat Turunan

  • Pertandingan yang mereka lakukan malam ini tidak sebaik malam sebelumnya.
  • Tangannya gemetar dan tubuhnya menggigil karena kedinginan.
  • Cantiknya penampilanmu sore ini.
  • Sepintar-pintarnya kamu membohongi kami, pasti akan ketahuan juga.
  • Dia berjiwa besar untuk menerima kekalahan timnya.
  • Para penari bergerak dengan lemah gemulai di atas panggung festival.
  • Banyak pejabat struktural yang diberi denda karena terlambat datang ke tempat kerja.
  • Dia aktif menangani bidang teknologi.
  • Banyak perempuan yang ingin memasak dengan mudah dan praktis.
  • Tari kecak sering dianggap sebagai tarian yang sakral.
  • Talita sedang asyik bermain bersama teman-temannya di lapangan.
  • Pak Karto dan keluarganya adalah orang-orang baik hati.
  • Banyak orang menyukainya karena tutur kata yang lemah lembut dan penuh petuah.
  • Prapto adalah pria setia dan sejati.
  • Kamu adalah wanita terindah yang pernah aku miliki.
  • Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan tergelincir juga.
  • Meskipun tergolong orang kaya dan lebih dari berkecukupan, Santi punya kepribadian rendah hati.
  • Jangan hanya mementingkan hal-hal duniawi, namun pikirkanlah juga soal akhirat!

Pengertian dan berbagai contoh kata sifat di atas dapat menjadi salah satu acuan dalam berbahasa. Keberagaman aspek kata sifat dapat mendukung pembentukan kalimat dan bermanfaat bagi komunikasi maupun pembentukan karya. Kamu dapat mempelajarinya dengan baik sesuai kaidah yang berlaku.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah