Advertisement
Source : Getty Images/amenic181

Doa Sulit Tidur dalam Islam Sesuai yang Diajarkan Rasulullah beserta Terjemahannya

Jika kamu insomnia atau sulit untuk tidur, baca doa sesuai anjuran Rasulullah yang akan Mamikos bagikan dalam artikel ini lengkap dengan terjemahannya. Ketahui doanya dalam artikel ini!

23 Juni 2025 M Ansor

Doa Sulit Tidur dalam Islam Sesuai yang Diajarkan Rasulullah

Bacaan Doa Sulit Tidur Ke-1

Jika kamu merasa kesulitan untuk tidur, kamu dapat membaca doa pertama ini. Doa ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Dimana pada saat itu, salah satu sahabat Nabi yaitu Zaid bin Tsabit merasa gelisah karena kesulitan untuk tidur, ia pun mengadu kepada Rasulullah SAW tentang keluhannya. 

Mendengar hal tersebut, Rasulullah SAW memberikan doa pertama ini kepada Zaid bin Tsabit agar menghilangkan rasa gelisahnya. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut.

اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ أَهْدِئْ لَيْلِيْ وَأَنِمْ عَيْنِي

Allâhumma ghâratin nujûm wa hada’atil ‘uyûn, wa anta hayyun qayyûmun, lâ ta’khudzuhû sinatun wa lâ naum. Yâ hayyu, ya qayyûm, ahdi’ laylî wa anim ‘aynî

Artinya: 

“Tuhanku, bintang-bintang telah ‘tenggelam’, dan banyak bola mata menjadi tenang sementara Kau adalah Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak. Kantuk dan tidur tidak mempengaruhi-Mu. Wahai Zat Maha Hidup dan Zat Maha Tegak, tenangkan malam hamba dan istirahatkan sepasang bola mata hamba.” (HR Ibnu Sunni dan Thabrani dari Zaid bin Tsabit)

Bacaan Doa Sulit Tidur Ke-2

Selain membaca doa di atas, jika kamu ingin membacakan doa yang lebih singkat saat kesulitan untuk tidur. Kamu dapat membacakan doa kedua berikut ini:

أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّآمَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

A’uudzu bi kalimatilllaahit-taammaati min syarri maa kholaq

Artinya: 

“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan ciptaan-Nya.”

Bacaan Doa Sulit Tidur Ke-3:

Kamu juga dapat membacakan doa versi ketiga berikut ini jika merasa kesulitan untuk tidur:

أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.

A’ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ’i, wa min syarri ma ya’ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara’a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thârinin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.”

Artinya: 

“Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimatNya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampauinya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang.”

Bacaan Doa Selamatan Memiliki Kendaraan Baru Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa Sulit Tidur Ke-4:

Selain 3 doa di atas, kamu juga dapat membacakan doa keempat ini saat kesulitan tidur. Adapun bacaannya adalah sebagai berikut:

هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ

Huwallâhu, allâhu rabbî, lâ syarîka lahû. A’ûdzu bikalimâtillâhit tâmmati min ghadhabihi wa min syarri ibâdihi wamin hamazâtis syayâtîni wa an yahdhurûni.

Artinya: 

“Dialah Allah. Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”

Halaman:

Advertisement