Advertisement
Source : Canva/@pixelshot

Doa Ziarah Kubur Pendek Arab dan Latin untuk Orang Tua Sebelum Puasa Ramadan Tiba 2026

Apakah kamu sedang mencari doa ziarah kubur yang pendek dengan bahasa Arab dan latin untuk orang tua sebelum puasa Ramadhan tiba? Yuk, temukan rekomendasinya di sini!

13 Februari 2026 Zuly Kristanto

2. Usahakan Menata Niat

Saat kamu sedang melakukan ziarah kubur, sebaiknya kamu selalu niat yang ada di dalam hati supaya yang kamu lakukan ini dihitung sebagai pahala.

Usahakan kedatanganmu ke pemakaman ini benar-benar untuk berziarah dan hanya untuk mendoakan almarhum supaya diberikan ampunan atas segala kesalahan dosa-dosanya dan bisa diterima seluruh amal kebaikannya.

Jangan pernah terbesit keinginan di hati kita bahwa ziarah yang kita lakukan bisa menjadi wasilah atas doa-doa yang kita panjatkan supaya bisa lebih cepat diterima dan dikabulkan Allah SWT.

Selain itu, kamu tidak diperbolehkan meminta apapun kepada pemilik makam karena kalau kamu sampai melakukannya, hitungannya kamu sudah melakukan perbuatan syirik.

Makanya, saat kamu berziarah ke makam saja, termasuk orang tua sendiri usahakan untuk selalu menjaga niat agar tidak menimbulkan masalah dan dosa besar di kemudian hari.

3. Mengucapkan Salam

Beberapa ulama memiliki pandangan bahwa semua umat muslim yang akan ke dalam areal pemakaman dianjurkan untuk mengucapkan salam.

4. Menghadap Ke Kiblat

Saat kamu sedang berziarah ke makam orang tua, pastinya kamu tidak hanya datang untuk menaburkan bunga semata, tetapi juga akan membacakan doa-doa pendek dengan harapan almarhum bisa mendapatkan rahmat dari Allah SWT sehingga diampuni segala dosa yang telah diperbuat selama hidup.

Biasanya doa-doa yang paling sering dibaca para peziarah adalah surat-surat pendek yang terdapat di dalam al qur’ an, yang sebelumnya telah diawali dengan membaca tasbih, tahmid, takbir, dan juga zikir.

Makanya, seperti sunnah Nabi Muhammad tentang cara membaca doa, bahwa arah terbaik saat membaca doa adalah dengan menghadap ke barat.

5. Membaca Doa Ziarah

Setelah kamu selesai membaca tahmid, tasbih, dan zikir, sekarang kamu bisa mulai membacakan doa ziarah khusus bagi orang tua atau sanak famili yang sudah meninggal lebih dulu.

Biasanya doa-doa yang dibacakan saat ziarah merupakan doa-doa pendek yang apabila  doa ini berisi tentang permohonan kepada Allah SWT supaya orang tua kamu yang sudah meninggal mendapatkan ampunan atas segala dosa yang telah dilakukan selama hidupnya, serta diterima kebaikannya dan dilapangkan kuburnya.

6. Membaca Surat-surat Pendek

Setelah selesai membaca doa-doa ziarah, sekarang kamu dapat melanjutkan membacakan beberapa -surat pendek yang ada di dalam Al Quran.

Saat sedang membaca surat-surat pendek, usahakan untuk mengawalinya dengan membaca surat Al Fatihah.

Setelah itu kamu selesai membaca Al Fatihah, kamu bisa meneruskannya dengan membacakan surat-surat pendek seperti Al-Falaq,An Naas, dan Al Ikhlas.

Selanjutnya apabila kamu sudah selesai membaca surat-surat pendek tersebut, kamu bisa menutupnya dengan surat Al Fatihah lagi.

Upayakan saat membaca surat Al Fatihah dan surat-surat pendek seperti yang telah disebutkan di atas kamu sudah diniatkan pahalanya untuk si jenazah.

7. Jangan Duduk di Atas Makam

Perlu kamu ingat bahwa makam adalah sebuah tempat yang menjadi peristirahatan terakhir bagi seorang muslim.

Sehingga kita harus memperlakukan makam dengan baik, bukan untuk mengkultuskannya, tetapi untuk menghormatinya.

Salah satu tindakan yang tidak boleh kamu lakukan adalah dudu di atas makam saat sedang melakukan ziarah.

Di sisi lain, tidak duduk di atas makam akan membuat makam tidak mengalami kerusakan. Sebab, beberapa makam ambles saat diduduki oleh peziarah.

8. Jangan Berkata-kata Tidak Sopan

Selain menjaga tindakan, saat kamu sedang berziarah ke makam orang tua. Sebaiknya, kamu dianjurkan untuk selalu menjaga lisan.

Maksud menjaga lisan di sini bukannya untuk mengkultuskan makam, tetapi untuk menciptakan kenyamanan bersama bagi sesama peziarah.

Sebab, pastinya semua orang yang sedang berziarah memerlukan suasana yang tenang untuk bisa mendoakan sanak familinya dengan khusuk.

9. Bersikap Sewajarnya

Saat kamu sedang mengunjungi makam orang tua atau kerabat, hendaknya kamu bersikap tenang dan tetap melakukan kegiatan yang masih dalam batas wajar.

Hindari perilaku yang berlebihan, karena hakikat ziarah adalah untuk mendoakan ahli kubur, membacakan Al-Qur’an, serta bertasbih yang pahalanya diniatkan untuk almarhum/almarhumah.

Ziarah kubur mampu menjadi salah satu sarana untuk mempertebal iman dan takwa. Dengan melihat nisan, kita diingatkan bahwa kematian adalah kepastian yang waktunya rahasia.

Kesadaran akan kematian ini seharusnya mendorong kita untuk lebih berhati-hati dalam setiap ucapan dan tindakan sehari-hari.

Amalan Ketika Berziarah

Berikut ini beberapa amalan yang bisa kamu lakukan ketika sedang berziarah ke makam orang tua.

1. Menabur Bunga dan Menyiram Air

Dalam sebuah riwayat, dikatakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berziarah ke makam Ibrahim lalu menyiramkan air dan meletakkan kerikil di atas pusara.

Beberapa ulama membolehkan meniru apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi ada pula ulama yang melarang karena menganggap bahwa hanya Rasul saja yang boleh melakukannya.

2. Mengingat Kematian

Saat sedang berziarah ke makam, ada baiknya kalau kamu mengingat bahwa hidup di dunia itu hanyalah sementara.

Semua yang hidup di dunia ini pasti akan meninggal dan kematian itu tidak akan pernah menunggu kamu selesai dengan urusanmu atau belum.

Bisa jadi kematian akan datang di saat kamu sudah mendapatkan kesuksesan atau bahkan datang di saat kamu mengalami kegagalan.

Demikian informasi tentang doa ziarah kubur pendek Arab dan Latin yang dapat Mamikos berikan untuk kamu jadikan panduan saat berziarah. 🤲🧑

Referensi:


Halaman:

Advertisement