Doa Ziarah Kubur untuk Orang Tua Singkat beserta Artinya sesuai Urutan Tulisan Arab dan Latin
Ingin tahu doa ziarah kubur untuk orang tua yang sesuai dengan urutannya? Yuk, temukan jawabannya di sini!
4. Menghadap ke Kiblat
Ketika sedang berziarah ke makam orang tua, tentunya kita akan mendoakan supaya mereka yang sudah meninggal bisa diterima amal kebaikannya dan diampuni dosa-dosanya, sehingga bisa diterima di sisi Allah SWT.
Adapun doa-doa yang paling umum dibaca adalah surat-surat pendek yang terdapat di dalam al qur’ an, membaca tasbih, tahmid, takbir, dan juga zikir.
Makanya, seperti yang disunahkan Nabi Muhammad SAW, saat membaca kalimah-kalimah suci ini disunahkan menghadap ke arah kiblat.
5. Membaca Doa Ziarah
Setelah selesai membaca tahmid, tasbih, dan zikir selanjutnya kamu bisa membacakan doa ziarah khusus untuk orang tua yang sudah meninggal.
Secara garis besarnya, doa ini berisi tentang permohonan kepada Allah SWT supaya orang tua kamu yang sudah meninggal mendapatkan ampunan atas segala dosa yang telah dilakukan selama hidupnya, serta diterima kebaikannya dan dilapangkan kuburnya.
6. Membaca Surat-surat Pendek
Setelah selesai membaca doa ziarah, kamu bisa melanjutkan membaca surat-surat pendek yang terdapat di dalam Al Quran.
Ketika sedang membaca surat-surat pendek, awalilah dengan membaca surat Al Fatihah, hal ini harus kamu lakukan karena surat ini merupakan pembuka dari Al Quran.
Setelah kamu selesai membaca Al Fatihah, kamu bisa melanjutkan dengan membaca surat-surat pendek seperti An Naas, Al-Falaq, dan Al Ikhlas.
Selanjutnya apabila kamu sudah selesai membaca surat-surat pendek tersebut, kamu bisa menutupnya dengan surat Al Fatihah lagi.
Usahakan ketika membaca surat Al Fatihah dan surat-surat pendek seperti yang telah disebutkan di atas niatkan pahalanya untuk si mayit.
Sebab, dalam sebuah hadis dikatakan bahwa pahala dari membaca surat-surat itu dapat menjadi pahala bagi almarhum.
7. Jangan Duduk di Atas Makam
Perlu diingat bahwa makam merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi seorang muslim. Kamu bisa membayangkan makam itu ibarat rumah terakhir milik orang yang kamu sayangi yang dalam hal ini adalah orang tua kita.
Maka dari itu, ketika sedang berada di makam sebaiknya kita harus menjaga adab dan tata krama dengan cara jangan duduk di atas makam.
Selain tidak sopan, duduk di atas makam dapat berpotensi membuat makam menjadi rusak atau tanah makamnya ambles.
Tak hanya itu, ketika sedang berziarah ke pemakaman umum. Usahakan kamu selalu berhati-hati dalam melangkah supaya kamu tidak menginjak makam orang lain.
8. Jangan Berkata Tidak Sopan
Selain menjaga perilaku, ketika sedang berziarah ke makam orang tua. Sebaiknya, kamu juga selalu menjaga lisan.
Maksud menjaga lisan di sini bukannya takut akan terjadinya sesuatu, tetapi untuk memberikan kenyamanan kepada peziarah lain.
Sebab, dapat dipastikan seluruh orang yang berziarah ke pemakaman membutuhkan suasana yang tenang untuk memohonkan ampunan atas kesalahan yang pernah dilakukan oleh orang yang paling dikasihinya.
9. Jangan Berlebihan
Ketika sedang berziarah ke makam orang tua atau ke makam kerabat, sebaiknya melakukan hal-hal kebaikan yang biasa saja dan jangan sampai berlebihan.
Hal ini dikarenakan makam merupakan tempat yang digunakan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal, mengajikan orang yang sudah meninggal, dan bertasbih yang pahalanya ditujukan kepada mereka yang sudah meninggal.
Melalui ziarah kubur ke makam orang tua diharapkan dapat meningkatkan iman dan ketaqwaan kita karena dapat mengingat kematian itu pasti akan tiba dan tidak ada seorang pun yang tahu kapan datangnya.
Makanya, dengan senantiasa mengingat kematian yang kapan saja bisa datang akan membuat kita selalu berhati-hati dalam bertindak dan berucap.
Amalan Ketika Berziarah
Berikut ini beberapa amalan yang bisa kamu lakukan ketika sedang berziarah ke makam orang tua.
1. Menabur Bunga dan Menyiram Air
Dalam sebuah riwayat, dikatakan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah berziarah ke makam Ibrahim lalu menyiramkan air dan meletakkan kerikil di atas pusara.
Beberapa ulama membolehkan meniru apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, tetapi ada pula ulama yang melarang karena menganggap bahwa hanya Rasul saja yang boleh melakukannya.
2. Mengingat Kematian
Saat sedang berziarah ke makam, ada baiknya kalau kamu mengingat bahwa hidup di dunia itu hanyalah sementara.
Semua yang hidup di dunia ini pasti akan meninggal dan kematian itu tidak akan pernah menunggu kamu selesai dengan urusanmu atau belum.
Bisa jadi kematian akan datang di saat kamu sudah mendapatkan kesuksesan atau bahkan datang di saat kamu mengalami kegagalan.
Dengan selalu mengingat kematian yang bisa datang kapan saja akan membuat kamu lebih arif dan bijaksana dalam berperilaku.
3. Motivasi Menjadi Lebih Baik
Seperti kata pepatah bahwa gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang. Sementara manusia mati meninggalkan nama baik.
Makanya, sebelum kematian itu tiba sebisa mungkin kita harus berbuat baik dengan harapan ketika kita sudah meninggal. Orang-orang mengingat kita dalam keadaan baik.
Demikian informasi tentang doa ziarah kubur lengkap dengan urutannya yang dapat Mamikos berikan untuk kamu jadikan panduan. 🤲☪️
Referensi:
10 Adab Ziarah Kubur yang Perlu Diperhatikan [Daring]. Tautan: https://jombang.nu.or.id/amaliyah-nu/10-adab-ziarah-kubur-yang-perlu-diperhatikan-KSBQT
Doa Ziarah Kubur Beserta Adab dan Amalannya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/doa-ziarah-kubur/
Ziarah Kubur Mengandung Banyak Manfaat [Daring]. Tautan: https://muhammadiyah.or.id/2021/11/ziarah-kubur-mengandung-banyak-manfaat/
Ziarah Kubur: Tata Cara, Doa dan Waktunya [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7789212/ziarah-kubur-tata-cara-doa-dan-waktunya
Halaman:

