4 Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna beserta Penjelasannya

4 Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna beserta PenjelasannyaDi bumi yang kita tempati sekarang, terdapat flora dan fauna atau tumbuhan dan hewan.

Flora dan fauna memberikan banyak sekali manfaat bagi kehidupan manusia. Flora dan fauna terdiri dari berbagai macam jenis atau spesies yang berbeda dan tersebar di seluruh penjuru dunia. 

Ada yang hanya bisa ditemukan di daerah-daerah tertentu saja, ada juga yang bisa ditemukan di manapun. Hal ini dikarenakan beberapa faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna. Yuk, pelajari!

Apa Itu Flora Dan Fauna?

Sumber: Pexels.com / @Diana Chaplin

Sebelum mengulas lebih lanjut terkait faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna. Hal pertama yang perlu dilakukan memahami apa itu flora dan fauna terlebih dahulu.

Dengan memahami kedua hal ini, maka dapat membantumu untuk semakin mudah mempelajari faktor atau pengaruh penyebarannya.

Lalu, apa itu yang dimaksud dengan flora dan fauna? Berikut penjelasan singkatnya.

1. Flora 

Apa itu flora? Secara garis besar, flora adalah kelompok tumbuhan atau tanaman. Dimana flora merupakan semua jenis tumbuhan atau tanaman yang ada di bumi.

Secara etimologis, flora diambil dari kata floral yang artinya adalah dewi. Hal ini dapat juga diartikan bahwa flora merupakan sekelompok tanaman asli yang ada pada ekosistem di suatu wilayah geografis.

Flora mempunya beragam jenis yang berbeda, ada banyak sekali jenis-jenis flora yang ada di muka bumi ini. Jenis-jenis tersebut kemudian dibagikan ke dalam beberapa kelompok.

Dimana di Indonesia flora terbagi ke dalam empat kelompok yaitu hutan musim, hutan hujan tropis, sabana, dan hutan bakau atau mangrove. Berikut adalah masing-masing penjelasan kelompoknya:

Jenis-Jenis Flora

  • Hutan Musim: Flora yang tergabung dalam kelompok ini berada di sebuah wilayah yang mempunyai suhu udara yang tinggi. Dimana kondisi flora atau tumbuhan yang berada di hutan musim akan mempunyai perbedaan antara saat musim kemarau atau penghujan. Dimana, pada saat kemarau tumbuhan akan meranggas, kemudian pada musim hujan akan menjadi hijau kembali.
  • Hutan Hujan Tropis: Flora yang tergabung dalam kelompok ini berada di wilayah yang mempunyai curah hujan tinggi. Hutan tropis di Indonesia umumnya banyak ditemui di beberapa pulau seperti Papua, Kalimantan, Sumatra, hingga Sulawesi.
  • Sabana: Flora yang tergabung ke dalam kelompok ini berada di padang rumput yang diselingi juga dengan pohon-pohon yang bergerombol. Biasanya, sabana berada di wilayah dengan curah hujan yang rendah.
  • Hutan Bakau: Flora yang tergabung ke dalam kelompok ini ada di daerah pantai yang berlumpur.

Selain dibagi berdasarkan beberapa kelompok, flora juga mempunyai beberapa ciri-ciri atau karakteristiknya sendiri yaitu dapat membuat makanan sendiri, mempunyai dinding sel, mewakili semua kehidupan dari tumbuhan yang ada di bumi, serta tidak terjadi mobilitas yang tinggi.

2. Fauna

Apa itu fauna? Secara garis besar fauna adalah hewan atau binatang. Dimana fauna sendiri merupakan sejala jenis hewan atau binatang yang hidup di bumi.

Kemudian, dalam mitologi Romawi, fauna sendiri mengacu pada kesuburan. Serta secara Bahasa, fauna berasal dari kata fauns yang mempunyai arti roh hutan.

Sama seperti flora, fauna juga terbagi ke dalam beberapa jenis berbeda yang ada di bumi.

Jenis-jenis tersebut adalah fauna daerah padang rumput, fauna daerah hutan basah, fauna daerah hutan gugur, dan fauna daerah taiga.

Kemudian secara karakteristik atau ciri-cirinya, fauna mewakili semua kehidupan dari binatang, memerlukan tumbuhan atau binatang lainnya sebagai sumber makanan, bisa bergerak secara bebas, serta tidak mempunyai dinding sel.

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, penyebaran flora dan fauna dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dimana, tidak semua flora dan fauna dapat ditemukan di banyak tempat.

Terkadang, hanya di tempat-tempat tertentu saja. Namun, ada juga beberapa flora dan fauna dapat dengan mudah di temui hampir di seluruh wilayah.

Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan penyebaran flora dan fauna dipengaruhi oleh beberapa faktor. Adapun faktor-faktor tersebut yaitu faktor klimatik, faktor edafik, faktor fisiologis, hingga faktor biotik.

Nah untuk lebih memahaminya, berikut Mamikos berikan penjelasan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran flora dan fauna.

1. Faktor Klimatik Lingkungan

Faktor yang mempengaruhi penyebaran flora dan fauna pertama adalah faktor klimatik.

Adapun yang dimaksud dengan faktor lingkungan klimatik yaiut merujuk pada unsur-unsur cuaca dan iklim di suatu daerah atau lingkungan yang dapat berpengaruh terhadap keberadaan flora dan fauna lokal di daerah tersebut. 

Suhu udara, kelembapan, sinar matahari, curah hujan, dan pola angin adalah beberapa faktor utama dalam lingkungan klimatik.

Di antara faktor-faktor ini, suhu udara mempunyai pengaruh yang paling signifikan dibandingkan dengan faktor lainnya. 

Kondisi suhu yang ekstrem, baik itu sangat panas ataupun sangat dingin dapat membatasi variasi jenis tumbuhan dan hewan yang dapat hidup dalam wilayah tertentu.

Contohnya, gurun dengan suhu yang sangat tinggi hanya mendukung kehidupan beberapa spesies seperti unta, kadal gurun, dan kaktus.

Sebaliknya, di wilayah kutub yang sangat dingin, hanya hewan-hewan seperti beruang kutub dan tumbuhan seperti lumut yang mampu bertahan.

2. Faktor Lingkungan Tanah (Edafik)

Faktor yang dapat mempengaruhi persebaran flora dan fauna yang kedua adalah faktor edafik atau faktor lingkungan tanah.

Faktor edafik, mencakup karakteristik tanah dalam suatu wilayah yang mempengaruhi kehidupan flora dan fauna lokal yang berada di wilayah tersebut. 

Kondisi seperti pH, tekstur, struktur, jenis, kandungan air, dan sirkulasi udara dalam tanah mempunyai dampak yang penting terhadap keberagaman makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

Daerah yang mempunyai tanah subur umumnya akan mendukung keragaman tumbuhan dan hewan yang jauh lebih besar.

Sebagai contoh, tanah aluvial yang subur cenderung mempunyai keanekaragaman tumbuhan yang lebih tinggi daripada tanah kapur yang kurang subur.

3. Faktor Geografi Fisik (Fisiologis)

Faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna ketufa adalah fisiologis atau faktor geografi fisik.

Maksud dari faktor geografi fisik yaitu berkaitan dengan karakteristik fisik di suatu wilayah, khususnya ketinggian dan bentuk lahan. 

Faktor ini memainkan peranan yang sangat penting dalam menentukan jenis flora dan fauna apa saja yang dapat ditemui di suatu daerah.

Contohnya, flora dan fauna di daerah pegunungan akan berbeda dengan yang ada di wilayah pesisir.

Sebagai contoh, kambing gunung dapat ditemukan di daerah pegunungan, sementara kelomang umumnya ditemukan di wilayah pesisir.

4. Pengaruh Makhluk Hidup (Biotik)

Faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna terakhir adalah pengaruh makhluk hidup atau biotik.

Adapun yang dimaksud dengan faktor biotik yaitu mengacu pada peran makhluk hidup dalam penyebaran flora dan fauna. 

Sebagai contoh, kelelawar yang mengonsumsi buah-buahan dan kemudian menyebar biji buah yang dimakan melalui tinja saat terbang, yang kemudian biji tersebut tumbuh menjadi tanaman baru di tempat lain. 

Tidak hanya kelelawar, manusia juga mempunyai peran penting dalam penyebaran flora dan fauna.

Misalnya seperti dalam penyebaran spesies invasif ke berbagai belahan dunia. Akibatnya, kita dapat mengamati flora dan fauna dari berbagai negara di seluruh dunia.

Penutup

Demikian informasi yang bisa Mamikos sampaikan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran flora dan fauna.

Semoga kamu dapat memahami penjelasan masing-masing faktornya dengan baik, ya.

Serta, jangan lupa untuk kunjungi blog Mamikos Info dan baca artikel-artikel terbaru lainnya tentang flora dan fauna.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta