Memahami Struktur Ribosom beserta Ciri-ciri, Cara Kerja, dan Gambarnya Lengkap dengan Penjelasannya
Protein bukan hanya berasal dari makanan yang kita konsumsi, lho. Tubuh makhluk hidup pun sebenarnya bisa memproduksi protein sendiri secara alami yang dibantu oleh ribosom.
Mempelajari Cara Kerja Ribosom
Setelah tadi memahami berbagai hal tentang ribosom, mulai dari pengertian, ciri, struktur, bentuk, hingga fungsi ribosom, pada bagian ini Mamikos akan mengajakmu untuk mempelajari cara kerjanya.
Proses kerja ribosom ini menarik karena melibatkan koordinasi yang sangat rapi antara berbagai komponen sel. Mulai dari DNA, RNA, dan berbagai enzim, dimulai dari inti sel (nukleus) hingga berakhir di sitoplasma.
Meskipun ukurannya kecil, tetapi ribosom dapat memproduksi protein sesuai instruksi genetik, lho. Coba simak penjelasan berikut tentang cara kerja ribosom:
1. Pembukaan DNA oleh Enzim
Proses dimulai di dalam nukleus, ketika enzim tertentu membuka bagian DNA yang menyimpan kode genetik untuk suatu protein. Uniknya, bagian DNA dibuka hanya pada lokasi spesifik yang mengandung instruksi pembuatan protein yang dibutuhkan.
2. Transkripsi DNA menjadi mRNA
Setelah terbuka, informasi genetik pada DNA disalin menjadi messenger RNA (mRNA). Proses penyalinan ini disebut transkripsi. mRNA berfungsi sebagai aturan yang akan dibaca oleh ribosom untuk merangkai protein sesuai urutan yang benar.
3. Pengiriman mRNA ke Sitoplasma
Setelah selesai disalin, mRNA meninggalkan nukleus melalui pori-pori inti sel dan menuju sitoplasma. Di sinilah ribosom baik yang bebas di sitoplasma maupun yang menempel pada retikulum endoplasma kasar akan mulai bekerja.
4. Penerjemahan Kode mRNA oleh Ribosom
Ribosom menempel pada mRNA dan membaca kode genetiknya tiga huruf sekaligus (kodon). Setiap kodon menunjukkan asam amino tertentu yang harus disusun.
Transfer RNA (tRNA) kemudian membawa asam amino yang sesuai ke ribosom, lalu ribosom menghubungkannya membentuk rantai polipeptida.
5. Pembentukan Protein Selesai
Proses penerjemahan ini berlanjut hingga ribosom menemukan kodon akhir (stop codon). Pada titik ini, rantai polipeptida dilepaskan, lalu mengalami pelipatan dan modifikasi agar menjadi protein yang aktif dan siap digunakan oleh sel.
Hasil akhir dari seluruh proses tersebut adalah protein fungsional yang berperan dalam berbagai aktivitas sel, mulai dari memperbaiki jaringan, mengatur metabolisme, hingga membentuk struktur tubuh.
Penutup
Wah, ternyata fungsi ribosom sangat penting bagi sel-sel yang ada dalam tubuh makhluk hidup, ya, meskipun ukurannya kecil. Tanpa ribosom, proses pembentukan protein tidak akan terjadi dan berbagai aktivitas sel pun bisa terhenti. 🥀
Setelah ini kalau kamu ingin belajar materi Biologi lainnya seperti DNA, proses fotosintesis atau perkembangbiakan makhluk hidup, jangan lupa mampir ke blog Mamikos. ✨
Referensi:
Buku Ajar Biologi Sel [Daring/PDF]. Tautan: https://repository.um-surabaya.ac.id/9094/1/25.%20B%20Ajar_Biologi%20Sel.pdf
Fungsi Ribosom: Pengertian, Struktur, Bentuk, Cara Kerja, Hingga Ciri-Cirinya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/ribosom/?srsltid=AfmBOopVRxW7XOdV31Mv9yc8FqCPP_iQI1dwd8ypvJQ83X1w_1TkmnSh#Bentuk_dan_Ukuran_Ribosom
Pengertian Ribosom : Sejarah, Fungsi, Struktur Bagian dan Jenis Ribosom [Daring]. Tautan: https://www.pelajaran.co.id/fungsi-ribosom/
Halaman:

