Memahami Struktur Ribosom beserta Ciri-ciri, Cara Kerja, dan Gambarnya Lengkap dengan Penjelasannya
Protein bukan hanya berasal dari makanan yang kita konsumsi, lho. Tubuh makhluk hidup pun sebenarnya bisa memproduksi protein sendiri secara alami yang dibantu oleh ribosom.
Yuk, kita pelajari lebih lanjut tentang struktur ribosom yang terdiri dari beberapa bagian, seperti:
1. RNA Ribosom (rRNA)
Menjadi komponen terbesar dari ribosom, rRNA menyusun sekitar 62–65% massa ribosom. Molekul ini berperan langsung dalam membaca kode genetik dan membentuk ikatan peptida saat menyusun protein.
2. Protein Ribosom
Membentuk sekitar 35–38% massa ribosom. Protein ini menjaga stabilitas bentuk ribosom dan membantu mengatur proses translasi bersama rRNA.
3. Subunit Kecil
Bagian ini menjadi tempat mRNA menempel dan dibaca. Di sinilah informasi genetik dari DNA diterjemahkan menjadi urutan asam amino.
4. Subunit Besar
Berfungsi menggabungkan asam amino yang dibawa tRNA menjadi rantai polipeptida. Kedua subunit besar dan kecil akan bergabung saat proses sintesis protein berlangsung.
Ukuran dan Bentuk Ribosom
Kalau sudah memahami bagaimana ribosom tersusun, sekarang kita akan belajar tentang seperti apa bentuk dan ukuran dari ribosom.
Menariknya, ukuran ribosom tidak selalu sama yang diakibatkan oleh perbedaan jenis sel, seperti eukariotik dan prokariotik, yang membuat ukurannya sedikit berbeda.
1. Ribosom pada Sel Eukariotik
Ribosom eukariotik dapat ditemukan bebas di dalam sitoplasma atau menempel pada permukaan retikulum endoplasma kasar.
Oh, ya, sel eukariotik sendiri termasuk pada sel hewan, tumbuhan, jamur, dan protista, yang semuanya memiliki inti sel yang dibungkus membran.
Ukuran ribosom eukariotik sekitar 32 × 22 nanometer dengan massa ± 4.220.000 Dalton. Ribosom ini memiliki koefisien sedimentasi gabungan sebesar 80S yang tersusun atas sekitar 40% RNA dan 60% protein.
Nah, perbedaan inilah yang membuat ribosom eukariotik cenderung lebih besar dibandingkan ribosom prokariotik, meskipun fungsi ribosom pada keduanya tetap sama.
2. Ribosom pada Sel Prokariotik
Berbeda dengan eukariotik, ribosom prokariotik hanya ditemukan bebas di sitoplasma. Sel prokariotik contohnya adalah bakteri dan archaebacteria yang tidak memiliki inti sel maupun organel bermembran.
Ukuran ribosom prokariotik juga cenderung lebih kecil, sekitar 29 × 21 nanometer dengan massa ± 2.520.000 Dalton. Subunitnya memiliki koefisien sedimentasi 50S (subunit besar) dan 30S (subunit kecil), yang jika digabungkan menghasilkan ribosom berukuran 70S.
Fungsi Ribosom pada Makhluk Hidup
Lalu, apa sih fungsi ribosom yang sebenarnya terhadap sel yang ada pada makhluk hidup? Baik sel yang ada pada manusia, tumbuhan, ataupun hewan memiliki fungsi yang sama. Hanya terdapat perbedaan pada lokasi, jumlah, dan kondisi kerjanya.
Berikut adalah beberapa penjelasan dari kegunaan ribosom bagi kehidupan sel-sel yang ada di makhluk hidup:
1. Menyintesis protein
Ribosom adalah tempat berlangsungnya proses penerjemahan kode genetik dari mRNA menjadi rantai polipeptida.
Fungsi ribosom menjadi begitu penting karena protein yang dihasilkan akan digunakan untuk berbagai fungsi sel, mulai dari membentuk enzim hingga komponen struktural.
2. Membantu perbaikan sel
Protein yang diproduksi ribosom juga berperan dalam mengganti atau memperbaiki bagian sel yang rusak. Hal ini membuat ribosom berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup sel.
3. Mendukung pertumbuhan sel
Pertumbuhan sel memerlukan banyak protein baru, baik untuk membentuk organel baru maupun memperbanyak komponen sel. Nah, ribosom yang menjadi pusat produksi protein tersebut, sehingga pertumbuhan dapat berlangsung optimal.
4. Menghasilkan enzim
Sebagian besar enzim adalah protein, dan ribosom-lah yang bertugas membuatnya. Enzim ini kemudian mengatur berbagai reaksi kimia di dalam sel agar berlangsung cepat dan efisien.
5. Membantu fungsi metabolisme
Fungsi ribosom secara tidak langsung berperan dalam metabolisme karena protein dan enzim yang dihasilkannya digunakan dalam proses pemecahan dan penyusunan molekul di dalam sel.
Halaman:


