Gaji 12 Juta Bisa Beli Rumah Harga Berapa? Ini Perhitungan dan Contoh Simulasinya
Bagi kamu yang ingin membeli rumah namun hanya memiliki gaji atau pendapatan di angka 12 jutaan saja. Simak perhitungannya dalam artikel ini untuk mengetahui harga rumah yang cocok untuk dibeli. Pelajari, yuk!
Simulasi Perhitungan Kemampuan Bayar Cicilan Rumah untuk Gaji 12 Juta Per Bulan
Ketika merencanakan untuk mulai mencicil KPR, sebaiknya biaya cicilan yang dapat diambil tidak membebani. Artinya, kamu harus mengambil cicilan dengan biaya maksimal 30% – 35% saja dari total pendapatan setiap bulannya.
Jika gajimu 12 juta perbulan, maka cicilan maksimal yang dapat diambil hanya berkisar Rp3,6 – Rp4,2 setiap bulannya. Selain itu, kamu juga harus memperhatikan tenor atau waktu cicilan. Biasanya, tenor yang dapat diambil cukup fleksibel antara 10-25 tahun.
Kamu juga harus memperhatikan suku bunga yang akan diterapkan pada cicilanmu. Hal ini sangatlah krusial karena dapat berpengaruh pada nominal yang harus kamu bayarkan setiap bulannya. Biasanya, suku bunga yang umum diterapkan untuk cicilan KPR yaitu 8% untuk fixed rate dan 12% untuk floating rate.
Nah, untuk membantu kamu mengetahui berapa cicilan KPR yang ideal untuk gaji 12 juta. Berikut Mamikos berikan simulasi contoh perhitungannya dengan tenor 15 tahun dan cicilan maksimal 30%.
Simulasi 1: KPR Tanpa DP (0%)
Dengan simulasi KPR tanpa DP (0%), gaji 12 juta bisa beli rumah harga berapa? Berikut perhitungannya:
Jika kamu mengambil cicilan KPR tanpa DP dengan suku bunga fixed 8% dan tenor selama 15 tahun, maka harga rumah yang bisa kamu beli adalah Rp377,000,000 dengan cicilan per bulannya kurang lebih di angka Rp3,600,000.
Perlu diperhatikan, metode cicilan tanpa DP ini membuat plafon pinjaman menjadi maksimal. Hal tersebut membuat beban bunga yang akan kamu tanggung menjadi lebih besar dan cicilannya semakin tinggi.
Simulasi 2: KPR dengan Efek Suku Bunga Floating (12%)
Untuk KPR dengan efek suku bunga floating sebesar 12% dalam tenor 15 tahun, gaji 12 juta bisa beli rumah harga berapa? Berikut simulasi perhitungannya:
Jika kamu mengambil cicilan KPR dengan bunga floating sebesar 12%, hal tersebut akan berdampak pada penurunan harga rumah yang drastis dari yang awalnya Rp377,000,000 jika tanpa DP menjadi Rp300,000,000 saja. Kurang lebih Rp77,000,000 turun harganya.
Untuk menghindari resiko yang mungkin akan muncul dengan model cicilan ini, kamu dapat mencari bank yang memberikan penawaran sistem bunga cap atau plafon dengan bunga maksimal yang terbatas. Kamu uga dapat melakukan take over KPR kepada bank lain apabila suku bunga naik agar tidak memberatkan tanggungan finansialmu.
Halaman:

