Advertisement
Source : Pngtree/@yayimage

Gambar Mekanisme Kerja Otot pada Manusia beserta Penjelasannya Lengkap

Ingin belajar tentang mekanisme kerja otot? Kalau begitu kamu berkunjung di artikel yang tepat. Yuk, simak penjelasannya sampai akhir, ya!

25 Maret 2024 Zakiyah

Tipe-tipe Kontraksi Otot

Gambar Mekanisme Kerja Otot pada Manusia Beserta Penjelasannya Lengkap
alokindia.tw

Setelah belajar gambar mekanisme kerja otot pada manusia, kamu juga harus memahami beberapa tipe kontraksi otot sebagai berikut, ya.

Kontraksi Konsentrik

Salah satu jenis kontraksi ini umumnya terjadi ketika otot digunakan untuk mengangkat atau memindahkan benda tertentu. 

Pada awalnya, kontraksi dimulai dengan terbentuknya ketegangan pada otot, yang menyebabkannya menjadi lebih pendek.

Setelah itu, otot menjadi cukup kuat untuk mengangkat benda tersebut. Jenis kontraksi ini termasuk yang paling umum terjadi. 

Dalam mekanisme kontraksi ini, gaya yang dihasilkan oleh otot selalu lebih rendah dari kekuatan maksimumnya.

Ketika kebutuhan akan kekuatan otot untuk mengangkat benda menurun, kecepatan kontraksi otot justru meningkat. 

Proses ini berlangsung sampai otot mencapai kecepatan kontraksi maksimumnya.

Kontraksi Eksentrik

Jenis kontraksi berikutnya dikenal sebagai kontraksi eksentrik, di mana otot mengalami pemanjangan atau peregangan. 

Mekanisme kerja otot saat terjadi kontraksi ini adalah serabut otot akan meregang karena kekuatan yang diberikan dari luar otot lebih besar daripada yang dapat dihasilkan oleh otot itu sendiri.

Dua hal yang perlu diingat tentang mekanisme kerja otot pada kontraksi eksentrik ini. 

Pertama, tekanan yang dihasilkan oleh kontraksi ini sangat tinggi dibandingkan dengan kekuatan maksimum otot itu sendiri.

Salah satu contoh kontraksi eksentrik adalah saat kamu meletakkan benda berat secara perlahan. 

Kontraksi eksentrik terjadi karena otot fleksor lengan harus aktif untuk mengendalikan penurunan benda. 

Hal ini berarti kamu dapat meletakkan barang yang berat meskipun tidak mampu mengangkatnya.

Kedua, ketegangan otot yang dihasilkan tidak tergantung pada kecepatan peregangan otot. 

Ini berarti, otot rangka mampu menahan gaya yang dihasilkan saat otot memanjang.

Ketika kamu melakukan latihan kekuatan dengan menggunakan dumbbell misalnya, kontraksi ini akan terjadi ketika kamu menurunkan dumbbell dari bahu menuju ke arah sejajar dengan paha depan. Kamu mungkin merasakan otot memanjang pada saat itu.

Kontraksi Isometrik

Tipe kontraksi otot ini juga dikenal sebagai kontraksi statis karena otot tidak mengalami pemendekan atau pemanjangan dan tetap pada panjang normalnya.

Contoh kontraksi isometrik terjadi saat membawa benda di depan kamu.

Pada saat itu, berat dari benda yang kamu angkat akan menarik ke bawah, sementara tangan dan lengan kamu bertahan dengan kekuatan yang sama ke arah atas. 

Karena kamu tidak mengangkat atau menurunkan lengan, otot bisep akan mengalami kontraksi isometrik.

Kekuatan yang dihasilkan dalam kontraksi isometrik sepenuhnya bergantung pada panjang otot saat kontraksi terjadi.

Halaman:

Advertisement