Advertisement
Source : Thirdman / Pexels.com

Hadis tentang Niat “Innamal A’Malu Binniyat” Sesungguhnya Amal itu Tergantung dengan Niat, Ini Tulisan dan Penjelasannya

Bagi kamu yang ingin mengetahui apa makna dari hadist arbain ke-1 yang berbunyi “innamal a’malu binniyat”, dalam artikel ini Mamikos akan bagikan informasinya beserta tulisan arab dan artinya. Baca, yuk!

3 Desember 2025 M Ansor

Adapun sejarah hadis ini memiliki keterkaitan dengan peristiwa hijrah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Kota Madinah.

Dimana disebutkan bahwa ada seseorang yang ikut berhijrah bersama Rasulullah namun niatnya bukan didasarkan karena Allah SWT tetapi untuk menikahi seorang wanita. Karena hal tersebut, Rasulullah menjelaskan terkait perbedaan tujuan hijrah yang sejati. 

Namun, kemudian pesana dalam hadis ini meluas untuk semua amalan termasuk perbuatan yang sangat besar sekalipun akan sia-sia jika tidak didasari oleh niat yang benar.

Imam Bukhari sendiri menyusun hadist tersebut sebagai sebuah pengantar kitab shahih-nya. Ia mengingatkan bahwa amalan tanpa didasari oleh niat yang ikhlas untuk Allah SWT akan berakhir sia-sia dan percuma.

Ulama salaf pun menyatakan bahwa hadis tentang niat ini bagaikan sepertiga agama karena niat memang memiliki faktor penting dalam setiap aspek agama Islam.

8 Contoh Hikmah Beriman kepada Hari Akhir (Kiamat) beserta Dalil dan Jenisnya

Seperti Apa Hadis tentang Niat “Innamal A’Malu Binniyat” dalam Bahasa Arab?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa hadis tentang niat “Innamal a’malu binniyat” merupakan potongan atau penggalan dari hadis Arbain yang ke satu. Adapun teks lengkap dari hadis ini adalah sebagai berikut:

عَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى. فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ إِلَى امْرَأَةٍ يُرِيدُ أَنْ يَتَزَوَّجَهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ.”

Yang artinya:

“Dari Umar bin al-Khattab r.a., ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan apa yang diniatkannya. Barangsiapa hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya; tetapi barangsiapa hijrahnya demi dunia yang ingin diraihnya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya hanya kepada apa yang ia hajati.’”

Apa Makna dari Hadis tentang Niat “Innamal A’Malu Binniyat” 

Secara garis besar, dari arti yang sudah disampaikan berulang di atas, kita dapat memahami bahwa hadis Innamal a’malu binniyat atau hadis arbain ke-1 ini membahas tentang niat yang dapat menentukan sebuah amalan seseorang.

Maksudnya, manfaat atau pahala yang dapat dihasilkan dari sebuah tindakan seorang muslim itu sangat bergantung pada niat atau tujuan batin dari seseorang yang melakukannya.

Hal tersebut sudah secara jelas disampaikan dalam hadis arbain ke-1 yaitu Innamal a’malu binniyat yang artinya bahwa sesungguhnya amal itu tergantung dengan niat.

Sebuah perbuatan atau ibadah seseorang akan dianggap sah dan memiliki nilai apabila didasarkan pada niat karena Allah SWT.

Begitupun sebaliknya, apabila niat tercampur dengan hal lain atau hanya untuk mencari dunia saja, maka pahala yang dihasilkan akan disesuaikan dengan tujuan niat tersebut.

Sebagaimana yang dijelasankan dalam lanjutan hadis tersebut mengenai hijrah yaitu “ “Barang siapa hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya…”, tetapi jika hanya demi urusan dunia atau menikah, maka perhijrahannya hanya bernilai sesuai tujuan itu saja.

Kemudian, para ulama juga telah membandingkan hadis tentang niat tersebut dengan berbagai macam analogi. 

Seperti yang dilakukan oleh Imam Bukhari dalam mukadimah Shahih-nya, ia menekankan bahwa amalan tanpa niat yang ditunjukan kepada Allah SWT merupakan sia-sia.

Halaman:

Advertisement