Hari dan Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Hitungan Jawa, Ini Hitung-hitungannya
Budaya Jawa masih kental dalam kehidupan sehari-hari. Perhitungannya pun bahkan masih dipakai untuk menentukan hari dan bulan baik mendirikan rumah.
Hari yang Baik untuk Mendirikan Rumah dalam Hitungan Jawa
Setelah mengetahui bulan-bulan baik sesuai hitungan Jawa, maka Anda juga harus mengetahui hari-hari baiknya.
Hari dan bulan baik untuk mendirikan rumah menurut hitungan Jawa harus mulai Anda pertimbangkan sebelum mulai mendirikan rumah.
Hari-hari baik pada umumnya terdapat dalam 4 bulan baik, yakni di bulan Bakdamulud, Ruwah, Dulkaidah, dan bulan Besar.
Dalam keempat bulan baik ini, terdapat 21 hari baik yang cocok dijadikan waktu untuk membuat rumah.
Hari baik tersebut diantaranya hari Selasa Pon, Jumat Wage, Minggu Legi, Rabu Kliwon, Kamis Pon, dan Jumat Pahing.
Kemudian ada hari Senin Pon, Selasa Kliwon, Rabu Wage, Jumat Legi, Rabu Pahing, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon.
Hari dan bulan baik untuk mendirikan rumah menurut hitungan Jawa selanjutnya ada hari Selasa Wage, dan Senin Kliwon.
Hari-hari baik yang terakhir adalah Selasa Pahing, Rabu Legi, Kamis Wage, Minggu Pon, Kamis Pahing, dan Sabtu Kliwon.
Berdasarkan 21 hari baik dari bulan Bakdamulud, Ruwah, Dulkaidah, dan bulan Besar, terdapat 3 hari terbaik.
Ketiga hari terbaik untuk membangun rumah menurut hitungan Jawa adalah hari Jumat Pahing, Sabtu Pon, dan Sabtu Kliwon.
Dalam praktiknya, pemilihan hari baik ini biasanya juga melibatkan orang yang dianggap memahami perhitungan Jawa, seperti sesepuh atau ahli primbon. Mereka akan membantu memastikan bahwa hari yang dipilih benar-benar sesuai dengan perhitungan yang tepat.
Dengan begitu, proses pembangunan rumah diharapkan dapat berjalan lancar sejak awal hingga selesai, tanpa hambatan berarti menurut kepercayaan yang dianut.
Cara Menghitung Hari dan Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Hitungan Jawa
Jika sudah mengetahui hari dan bulan baik untuk mendirikan rumah menurut hitungan Jawa, Anda juga harus mengetahui proses perhitungannya.
Berikut beberapa cara yang bisa digunakan untuk menghitung hari baik untuk mendirikan rumah.
1. Neptu Hari
Selain hari dan bulan baik untuk mendirikan rumah menurut hitungan Jawa, neptu juga termasuk sebagai komponen penting.
Neptu adalah nilai dari sebuah hari, dan masing-masing hari memiliki jumlah neptu yang berbeda dan memiliki peran penting. Neptu tiap hari adalah Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6 dan Sabtu 9.
2. Neptu Pasaran
Selanjutnya ada neptu Pasaran yang merupakan nilai dari kelima hari dalam Primbon Jawa.
Sama seperti neptu hari, neptu Pasaran juga memiliki peran penting dalam menentukan hari baik untuk mendirikan rumah. Nilai 5 hari Jawa atau neptu Pasaran diantaranya Kliwon 8, Legi 5, Pahing 9, Pon 7, dan Wage 4.
Dalam neptu Pasaran, hari Pasaran kelahiran ayah atau suami dan hari Pasaran kelahiran ibu atau istri diangkakan.
Dengan angka hasil penjumlahan, pilihlah hari Pasaran untuk mengawali pembangunan rumah dengan angka sisa yang bernilai positif.
3. Hitung Jumlah Neptu
Setelah mengetahui nilai neptu hari dan Pasaran, selanjutnya Anda harus menjumlahkan keduanya untuk mengetahui hari baik yang tepat.
Untuk menghitung jumlah neptu, Anda bisa menggunakan rumus (neptu hari + neptu Pasaran) : 4.
Atau Anda bisa menggunakan rumus (hari-Pasaran kelahiran suami + hari-Pasaran kelahiran istri + hari-Pasaran awal pendirian rumah) : 5.
Jika sudah menghitung jumlah neptu menggunakan rumus tadi, maka Anda bisa mendapat acuan untuk mengetahui hari baik.
Halaman:

