Hari dan Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Hitungan Jawa, Ini Hitung-hitungannya
Budaya Jawa masih kental dalam kehidupan sehari-hari. Perhitungannya pun bahkan masih dipakai untuk menentukan hari dan bulan baik mendirikan rumah.
- Dalam adat Jawa, memilih hari dan bulan baik penting untuk mendirikan rumah agar mendatangkan berkah; bulan yang dianggap baik adalah Bakdamulud (Rabingulakir), Ruwah (Sakban), Dulkaidah, dan terutama bulan Besar (setara Dzulhijah) yang dipercaya membawa keselamatan, kebahagiaan, dan rezeki.
- Dari keempat bulan tersebut ada 21 hari baik untuk mulai membangun, dengan 3 hari terbaik menurut hitungan Jawa yakni Jumat Pahing, Sabtu Pon, dan Sabtu Kliwon.
- Cara menghitung: Menggunakan neptu hari (Minggu5, Senin4, Selasa3, Rabu7, Kamis8, Jumat6, Sabtu9) dan neptu pasaran (Kliwon8, Legi5, Pahing9, Pon7, Wage4), dijumlahkan menurut rumus primbon lalu melihat sisa pembagian untuk menentukan apakah hasilnya menguntungkan; praktiknya sering dikonsultasikan pada sesepuh/ahli primbon.
Hari dan Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Hitungan Jawa Hari dan bulan baik untuk mendirikan rumah menurut hitungan Jawa menjadi salah satu hal penting yang perlu diketahui.
Di dalam budaya Jawa, semua hal telah diatur dan ada perhitungannya.
Yuk, pelajari hari dan bulan membangun rumah menurut adat istiadat Jawa di sini! 🏠✨
Daftar Isi
Ini Hari dan Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Hitungan Jawa

Proses pembangunan rumah tentu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena sangat berpengaruh pada keberlangsungan hidup para penghuninya.
Selain menyiapkan konsep dan anggaran, waktu pembangunan rumah juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan.
Hari dan bulan baik menjadi kepercayaan yang masih dipegang teguh oleh masyarakat adat Jawa.
Dalam adat budaya dan tradisi Jawa, bulan hingga weton pemilik rumah menjadi penentu saat terbaik untuk mulai membangun rumah.
Oleh karena itu, proses pembangunan rumah dilakukan teliti, didahului dengan melakukan perhitungan hari.
Sebelum mendirikan rumah, Anda harus mengetahui hari dan bulan baik supaya rumah yang dibuat bisa mendatangkan berkah bagi penghuninya.
Jika pembangunan rumah tidak disesuaikan dengan hari/bulan baik, maka rumah yang dibangun bisa memberikan dampak negatif bagi pemilik/penghuninya.
Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah dalam Hitungan Jawa
Dalam hitungan Jawa terdapat 12 bulan, di antaranya bulan Sura, Sapar, Mulud, Bakdamulud, Jumadilawal, Juadilakir, Rejeb dan bulan Ruwah.
Selain itu, ada juga bulan Pasa, Sawal, Dulkaidah, dan bulan Besar. Dari kedua-belas bulan tersebut, terdapat 4 bulan yang memiliki sebutan lain.
Keempat bulan tersebut adalah bulan Mulud, Bakdamulud, Ruwah, dan bulan Pasa.
Bulan Mulud disebut juga sebagai bulan Rabingulawal dan bulan Bakdamulud disebut juga sebagai bulan Rabingulakir. Kemudian, bulan Ruwah disebut juga bulan Sakban, sedangkan bulan Pasa disebut juga sebagai bulan Ramelan.
Dari kedua-belas bulan tersebut terdapat beberapa hari dan bulan baik untuk mendirikan rumah menurut hitungan Jawa.
Bulan yang baik untuk mendirikan rumah adalah bulan Bakdamulud (Rabingulakir), Ruwah (Sakban), Dulkaidah, dan bulan Besar.
Bulan Bakdamulud dan Ruwah termasuk bulan baik dan bulan Dulkaidah adalah bulan yang cukup baik.
Sedangkan bulan Besar termasuk sebagai bulan yang sangat baik untuk memulai mendirikan rumah.
Bulan besar merupakan bulan terakhir dalam kalender Jawa yang sama dengan bulan Dzulhijah dalam kalender Hijriah.
Mendirikan rumah di bulan Besar dipercaya bisa membuat penghuni rumah mengalami kebahagiaan dan dikaruniai keselamatan.
Selain itu, penghuni rumah yang dibangun di bulan Besar bisa mendapat rezeki yang berlimpah.
Halaman:



