Source : pexels.com

10 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Materialnya Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Sebagai pelindung bangunan, atap rumah dibagi jadi berbagai macam rupa sesuai material penyusunnya. Apa saja keunggulan dan kekurangan setiap jenis atap rumah? Yuk, simak!

8 April 2026 Ikki Riskiana

Saat mengamati rumah atau suatu bangunan, kamu pasti sudah sering menemukan jenis atap rumah yang berbeda.

Hal ini tentu sangat wajar, karena pemilik rumah memiliki pertimbangan yang berbeda dalam membangun rumah impian mereka.

Fungsi utama dari atap rumah adalah untuk melindungi bagian atas suatu bangunan dari terpaan air hujan, terik matahari, dll. Selain itu, perbedaan jenis atap juga ditujukan untuk mengekspresikan nilai seni. 🏠

Jenis Atap Rumah Berdasarkan Material Penyusunnya

10 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Materialnya Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
pexels.com
Rekomendasi Ukuran Kamar Mandi Ideal Untuk Rumah Minimalis

Secara umum, jenis atap rumah atau jenis genteng dapat dibedakan berdasarkan model bentuknya dan berdasarkan material penyusunnya.

Dalam artikel kali ini, Mamikos akan mengulas tentang jenis-jenis atap bangunan berdasarkan bahan penyusunnya serta kelebihan dan kekurangannya.

1. Jenis Atap Rumah: Atap Terakota

10 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Materialnya Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
mataharijaya.co.id

Atap terakota juga sering disebut sebagai atap tanah liat atau atap kodok. Jenis atap bangunan ini, terbuat dari bahan baku tanah liat yang diproses secara tradisional.

Proses pembuatan atap terakota hampir sama dengan cara membuat batu bata yakni dipadatkan, dibentuk menyerupai genteng, dan dibakar sampai berwarna oranye hingga merah terakota.

Setelah dibakar, atap terakota kemudian dijemur dibawah sinar matahari sampai benar-benar mengeras dan tak mudah rapuh.

Kelebihan atap terakota:

  • Harga genteng lebih ekonomis.
  • Bersifat ringan, sehingga dapat mengurangi beban atap.
  • Daya tekan kuat sehingga tidak mudah retak meski diinjak.

Kekurangan atap terakota:

  • Ukurannya tidak seragam.
  • Agak sulit untuk dipasang dan perlu ketelitian yang tinggi.
  • Mudah berlumut, sehingga warna atap jadi tampak kotor

2. Atap Keramik

10 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Materialnya Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
kuhuni.com

Jenis atap rumah ini biasanya sering ditemukan dalam bangunan – bangunan tua. Bahan baku pembuatan atap keramik ini terdiri dari campuran tanah liat, kaolin, dan pasir kuarsa.

Secara umum, proses pembuatan atap keramik hampir sama dengan cara membuat atap terakota yakni dicetak dan dibakar. Namun, pembuatan atap keramik melalui beberapa proses tambahan seperti pabrikasi dan finishing glazur.

Cara Membuat Pondasi Rumah yang Kuat dan Kokoh Anti Gempa, Seperti Apa Pengerjaannya?

Oleh sebab itu, atap keramik jadi tampak licin dan mengkilap. Karena sifatnya yang mengkilap, jenis atap bangunan ini dapat memantulkan cahaya matahari sehingga akan terlihat menyilaukan pada saat hari terik.

Kelebihan atap keramik:

  • Dapat memantulkan panas, sehingga membuat rumah jadi lebih sejuk.
  • Warna menarik.
  • Ukurannya seragam.
  • Memiliki daya tahan yang tinggi (tahan api, tahan angin, tahan benturan).
  • Awet.

Kekurangan atap keramik:

  • Harga relatif lebih mahal.
  • Bobotnya jauh lebih berat.
  • Susah dipasang.
  • Warna mudah pudar.

3. Atap Aluminium

10 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Materialnya Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
kompas.com
Perkiraan Rincian Biaya Membuat Pondasi Rumah Sederhana Per Meter

Jenis atap rumah ini cukup sering digunakan pada rumah-rumah di Indonesia, maupun di beberapa negara lainnya. Atap aluminium juga sering digunakan untuk tujuan lain seperti pembuatan bengkel, tatakan tanaman, dan lain sebagainya.

Kelebihan atap aluminium:

  • Dapat didaur ulang, sehingga lebih ramah lingkungan.
  • Bersifat ringan dan lentur sehingga mudah dipasang.
  • Kuat dan tahan lama.
  • Anti karat.
  • Harga dan biaya perawatanya cukup terjangkau.

Kekurangan atap aluminium:

  • Warna mudah pudar.
  • Mudah penyok karena bentuknya yang tipis.
  • Sering mengeluarkan suara berisik.
  • Mudah mengembang dan menyusut.
  • Mudah menyerap panas sehingga membuat suhu ruangan jadi lebih tinggi.

4. Atap Metal

10 Jenis Atap Rumah Berdasarkan Materialnya Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
rumarumi.com

Jenis atap rumah ini terbuat dari campuran berbagai jenis logam metal, sehingga terciptalah zincalume steel atau baja lapis ringan.

Campuran logam penyusun baja lapis ringan tersebut terdiri dari seng, aluminium, dan silikon yang dibentuk menjadi lembaran yang lebar dan bergelombang. Umumnya, ukuran lebar atap metal ini sekitar 60-120 cm dengan ketebalan sekitar 0,3 mm.

Kelebihan atap metal:

  • Bersifat ringan.
  • Proses pemasangannya mudah dan cepat.
  • Biasanya dilapisi bahan anti karat.
  • Tahan api dan tahan terhadap pertumbuhan lumut.

Kekurangan atap metal:

  • Mudah pecah atau penyok jika terinjak.
  • Sangat mudah menyerap panas matahari, sehingga membuat suhu ruangan jadi lebih panas.
  • Proses pemasangannya memerlukan sekrup, agar atap metal tidak mudah bergeser akibat terbawa angin.

Halaman: