5 Jenis-Jenis Konflik dalam Organisasi beserta Contohnya Lengkap

5 Jenis-Jenis Konflik dalam Organisasi beserta Contohnya Lengkap – Konflik dalam organisasi ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor umumnya dipengaruhi oleh adanya perbedaan pendapat.

Perbedaan karakteristik juga bisa menjadi penyebab timbulnya sebuah konflik dalam sebuah organisasi yang menyebabkan perpecahan.

Jenis-jenis konflik dalam organisasi cukup banyak. Bahkan konflik ini cukup sering terjadi dalam organisasi. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Jenis-Jenis Konflik dalam Organisasi beserta Contohnya

nevadasmallbusiness.com

Konflik dalam sebuah organisasi ini bisa terjadi antar individu dalam kelompok atau antar kelompok dalam sebuah organisasi.

Adanya konflik ini tentunya harus bisa disikapi dengan baik karena jika tidak hal ini akan cukup berdampak bagi organisasi sendiri.

Terlebih dalam sebuah organisasi tentunya tidak setiap individu memiliki karakter yang sama hal ini justru dapat memicu perselisihan.

Karena biasanya setiap karakter pasti memiliki pendapat tersendiri namun, tidak semua individu dapat menerima masing-masing pendapat.

Biasanya setiap konflik ini memiliki bentuk yang bermacam-macam dan memberikan dampak yang berbeda baik positif maupun negatif.

Dengan mengetahui jenis-jenis konflik ini,membantu sebuah organisasi agar dapat mengelola atau mencegah terjadinya sebuah konflik.

Konflik memang tidak mungkin terjadi secara mendadak karena biasanya sebuah konflik muncul pasti ada penyebabnya.

Nah, lebih jelasnya berikut ini beberapa contoh konflik dalam sebuah organisasi beserta penjelasannya yang harus kamu tahu sebagai pembelajaran.

1. Konflik Intrapersonal

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya yang pertama adalah konflik intrapersonal. Biasanya dialami oleh seseorang yang saling berhubungan dalam sebuah organisasi atau sebuah kelompok.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor seperti adanya tekanan dalam sebuah pekerjaan atau adanya tuntutan tertentu.

Sehingga, setiap orang dalam organisasi tersebut membuat mereka merasa tertekan dan memicu timbulnya konflik yang akhirnya memecah belah individu dalam organisasi tersebut.

Contohnya seorang karyawan mendapatkan tekanan dalam sebuah pekerjaan melebihi batas dan kemampuannya.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya setiap organisasi harus memperhatikan setiap karyawannya agar tidak mengalami tekanan dalam pekerjaannya.

2. Konflik Antar Individu

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya yang selanjutnya adalah konflik antar individu. Biasanya konflik ini dipicu oleh perbedaan pendapat atau perbedaan kepribadian dalam sebuah organisasi.

Biasanya setiap organisasi pasti memiliki berbagai peranan dan tidak semua perawan akan memiliki pendapat yang sama terhadap sesuatu.

Nah, hal ini lah yang memicu timbulnya perselisihan dalam sebuah organisasi dan akhirnya menyebabkan konflik.

Contohnya seperti konflik antara manajer dan bawahan yang disebabkan oleh perbedaan pendapat dalam suatu hal di organisasi tersebut.

Sudah seharusnya perbedaan ini bisa diatasi dengan beberapa cara salah satunya adalah musyawarah untuk memutuskan yang terbaik.

3. Konflik Antara Individu dan Kelompok

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya adalah sebuah konflik yang berada dalam individu.

Hal ini berhubungan dengan cara individu dalam menanggapi tekanan karena adanya tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan organisasi.

Padahal pastinya dalam sebuah kelompok setiap individu memiliki perbedaan sendiri-sendiri yang tidak semua dapat dengan mudah diseragamkan.

Namun, terkadang organisasi terlalu memaksakan agar adanya keragaman individu dalam kelompok tersebut.

Contohnya seperti seorang individu yang diasingkan atau dikucilkan karena dianggap melanggar norma-norma yang berlaku dalam kelompok.

Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh karena, menyebabkan tekanan kepada salah satu individu tersebut.

4. Konflik Antara Kelompok dalam Organisasi yang Sama

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya yang selanjutnya adalah konflik antara kelompok yang terjadi dalam organisasi yang sama.

Konflik ini bisa terjadi karena adanya pertentangan dalam sebuah kelompok sehingga memicu timbulnya konflik.

Hal ini mungkin saja terjadi mengingat pastinya dalam sebuah organisasi terdapat individu yang saling berkelompok dan memiliki beragam kepentingan tersendiri.

Nah, antar kepentingan ini lah yang dapat memicu sebuah perselisihan sehingga mengakibatkan munculnya sebuah konflik.

Contoh konflik dalam organisasi ini yaitu seperti antar kelompok yang saling berselisih akibat memiliki kepentingan yang berbeda-beda dan akhirnya berkonflik.

Adanya hal ini tentu juga dapat memicu munculnya sebuah perselisihan dalam sebuah kelompok tersebut.

5. Konflik Antara Organisasi

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya selanjutnya adalah konflik antara organisasi satu dengan yang lain.

Konflik ini biasanya timbul sebagai bentuk persaingan antara satu organisasi dengan organisasi lainnya.

Misalnya dalam sebuah perekonomian tentunya terdapat beragam organisasi, setiap organisasi ini lah yang saling bersaing dalam bidang perekonomian.

Dengan tujuan agar masing-masing organisasi tersebut dapat unggul dari yang lain dan merupakan usaha saling mengalahkan.

Konflik ini juga dapat memicu timbulnya barang-barang baru, teknologi baru, harga yang jauh lebih rendah hingga penggunaan sumber daya yang lebih efisien.

Sebenarnya, konflik satu ini bisa berdampak positif dan berdampak negatif bagi sebuah organisasi.

Penyebab Timbulnya Konflik dalam Organisasi

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya sudah dipasarkan contoh seperti di atas namun, ada baiknya kamu juga mengetahui beberapa penyebabnya.

Kenyataannya ada beberapa faktor yang menyebabkan sebuah organisasi tersebut mengalami sebuah konflik. Berikut adalah alasan atau penyebab yang bisa kamu ketahui, antara lain:

1. Kurangnya Komunikasi

Kurangnya komunikasi yang baik bisa menyebabkan timbulnya sebuah konflik dalam organisasi karena, kenyataannya komunikasi memang cukup penting.

Terlebih dalam sebuah organisasi yang terdapat beragam individu dengan berbagai sikap pastinya diharuskan memiliki komunikasi yang baik.

Apalagi jika dalam organisasi tersebut terdapat perbedaan bahasa jika tidak diimbangi dengan komunikasi yang baik dapat memicu timbulnya kesalahpahaman.

Bisa saja masing-masing individu dalam kelompok tersebut justru tidak bisa saling memahami informasi yang disampaikan.

2. Struktur

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya seperti di atas bisa saja dipengaruhi oleh adanya struktur dalam organisasi.

Dalam hal ini, struktur bisa menyebabkan konflik seperti pertarungan kekuasaan antar departemen dalam sebuah organisasi atau persaingan memperebutkan SDA yang terbatas.

Tentunya, hal ini bisa mengakibatkan kelompok dalam organisasi tersebut saling berselisih dan akhirnya timbul sebuah konflik yang merugikan.

Hal ini sudah pasti akan sangat berdampak buruk bagi organisasi tersebut bahkan bisa menyebabkan timbulnya perpecahan.

3. Pribadi

Jenis konflik dalam sebuah organisasi sebenarnya tidak hanya dipicu oleh pertentangan antara individu karena masalah pekerjaan.

Karena, kenyataannya konflik ink biasa saja terjadi karena adanya permasalahan pribadi antara individu dalam organisasi.

Meskipun sebenarnya hal seperti ini dilarang untuk masuk dalam sebuah organisasi karena pasti akan sangat mengganggu pekerjaan.

Namun, kenyataannya masalah seperti ini masih cukup sering terjadi dan akhirnya menyebabkan sebuah konflik.

4. Kelangkaan Sumber Daya

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya adanya kelangkaan sumber daya. Ternyata hal ini juga dapat memicu timbulnya konflik.

Sumber daya yang langka terlebih soal keuangan dapat memicu ketegangan karena membuat setiap kelompok dalam organisasi akan saling berebut.

Karena itulah keterbatasan sumber daya maupun dana bisa saja memicu timbulnya sebuah konflik dan akhirnya menyebabkan perpecahan.

Kemungkinan hal ini masih cukup sering terjadi dalam sebuah organisasi terlebih tidak semua yang dibutuhkan memang dapat diperoleh.

5. Ketidakjelasan Tanggung Jawab

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya ketidakjelasan tanggung jawab dalam sebuah organisasi juga dapat memicu timbulnya sebuah konflik yang berkepanjangan.

Apalagi pada dasarnya setiap individu memang tidak mau bertanggung jawab untuk hal-hal yang kurang menguntungkan untuk mereka.

Ketidakjelasan tanggung jawab ini bisa memicu sikap saling melempar tugas dan kewajiban sehingga memicu timbulnya konflik.

Sudah pasti hal ini akan sangat merugikan organisasi dan mengakibatkan timbulnya perpecahan dalam sebuah organisasi.

6. Sikap Saling Tidak Percaya

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya adanya sikap saling tidak percaya juga bisa mengakibatkan timbulnya sebuah konflik.

Karena pastinya ketika setiap individu saling tidak percaya akan mengakibatkan mereka saling berselisih atau saling menuduh.

Bahkan kondisi ini dapat memicu perselisihan hingga pertengkaran antar individu yang tentunya akan mengurangi kinerjanya.

Karena itu, setiap individu dalam sebuah kelompok memang harus dituntut untuk saling percaya satu sama lain dengan tujuan mencegah perselisihan.

7. Pemimpin yang tidak Responsif

Dalam sebuah organisasi, konflik tidak hanya bisa terjadi antar individu karena, nyatanya konflik juga bisa terjadi antara pemimpin dan bawahan.

Hal ini sudah pasti akan sangat mempengaruhi kinerja dalam sebuah kelompok karena atasan dan bawahan yang berselisih.

Padahal seharusnya seorang pemimpin harus bisa responsif dengan bawahannya demi kemajuan sebuah organisasi.

Jika hal ini tidak ada tentunya tujuan organisasi juga akan sulit tercapai karena antara atasan dan bawahan yang tidak kompak.

8. Ketidakjelasan Pengambilan Keputusan

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya juga bisa terjadi karena adanya ketidakjelasan dalam pengambilan keputusan.

Misalnya dalam pengambilan keputusan pembagian kerja jika tidak ada kejelasan pasti akan menghambat pekerjaan.

Ketidakjelasan ini akan membuat setiap individu merasa bingung dalam mengerjakan pekerjaannya dan membuat pekerjaan tidak tertata.

Apalagi jika ada perebutan kerja dalam sebuah organisasi yang melibatkan masing-masing individu.

9. Sikap Saling Mempertahankan Pendapat

Terkadang sikap saling mempertahankan pendapat satu sama lain juga bisa memicu timbulnya sebuah konflik dalam sebuah organisasi.

Biasanya setiap individu pasti memiliki pendapat masing-masing dan saling bertentangan hal ini bisa memicu timbulnya konflik.

Apalagi jika dalam hal mempertahankan sebuah pendapat tidak jarang setiap individu melakukan berbagai cara untuk mempertahankan pendapatnya.

Sikap kurang mengalah dan memusyawarahkan pendapat terbaik ini bisa memicu timbulnya perselisihan.

10. Adanya Rasa Ketidakpuasan

Ketidakpuasan yang dirasakan oleh seorang individu dalam sebuah kelompok nyatanya juga salah satu pemicu sebuah konflik.

Mereka pasti akan merasa kurang puas dan jengkel dengan kinerja atau sebuah keputusan sehingga memicu saling adu pendapat.

Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya ini bisa saja terjadi dan membuat masing-masing individu saling berseteru.

Jika hal ini terjadi otomatis juga dapat memicu timbulnya sebuah konflik dan memecah belah individu dalam kelompok tersebut. 


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta