5 Jenis-jenis Konflik dalam Organisasi beserta Contohnya Lengkap
Konflik bukan hanya terjadi di lingkungan sosial, tetapi juga rentan terjadi di lingkungan organisasi karena beberapa penyebab.
- Jenis konflik: intrapersonal, antar individu, individu vs kelompok, antar kelompok dalam organisasi, dan antar organisasi — umumnya muncul dari perbedaan pendapat, karakter, kepentingan, atau persaingan.
- Penyebab utama: komunikasi yang buruk, struktur organisasi dan perebutan sumber daya, ketidakjelasan tugas/keputusan, perbedaan nilai/prioritas, ketidakpercayaan, pemimpin tidak responsif, dan ekspektasi yang tidak realistis.
- Dampak dan penanganan singkat: konflik bisa berdampak positif atau negatif; pencegahan/penanganan lewat komunikasi transparan, pembagian tugas jelas, kepemimpinan responsif, dan musyawarah untuk mencapai solusi bersama.
Konflik dalam organisasi ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor umumnya dipengaruhi oleh adanya perbedaan pendapat.
Perbedaan karakteristik juga bisa menjadi penyebab timbulnya sebuah konflik dalam sebuah organisasi yang menyebabkan perpecahan.
Jenis-jenis konflik dalam organisasi cukup banyak. Bahkan konflik ini cukup sering terjadi dalam organisasi. Simak ulasan lengkapnya berikut ini. 📖✨
Daftar Isi
Jenis-jenis Konflik dalam Organisasi beserta Contohnya

Konflik dalam sebuah organisasi ini bisa terjadi antar individu dalam kelompok atau antar kelompok dalam sebuah organisasi.
Adanya konflik ini tentunya harus bisa disikapi dengan baik karena jika tidak hal ini akan cukup berdampak bagi organisasi sendiri.
Terlebih dalam sebuah organisasi tentunya tidak setiap individu memiliki karakter yang sama hal ini justru dapat memicu perselisihan.
Karena biasanya setiap karakter pasti memiliki pendapat tersendiri namun, tidak semua individu dapat menerima masing-masing pendapat.
Biasanya setiap konflik ini memiliki bentuk yang bermacam-macam dan memberikan dampak yang berbeda baik positif maupun negatif.
Dengan mengetahui jenis-jenis konflik ini,membantu sebuah organisasi agar dapat mengelola atau mencegah terjadinya sebuah konflik.
Konflik memang tidak mungkin terjadi secara mendadak karena biasanya sebuah konflik muncul pasti ada penyebabnya.
Nah, lebih jelasnya berikut ini beberapa contoh konflik dalam sebuah organisasi beserta penjelasannya yang harus kamu tahu sebagai pembelajaran.
1. Konflik Intrapersonal
Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya yang pertama adalah konflik intrapersonal. Biasanya dialami oleh seseorang yang saling berhubungan dalam sebuah organisasi atau sebuah kelompok.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh berbagai faktor seperti adanya tekanan dalam sebuah pekerjaan atau adanya tuntutan tertentu.
Sehingga, setiap orang dalam organisasi tersebut membuat mereka merasa tertekan dan memicu timbulnya konflik yang akhirnya memecah belah individu dalam organisasi tersebut.
Contohnya seorang karyawan mendapatkan tekanan dalam sebuah pekerjaan melebihi batas dan kemampuannya.
Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya setiap organisasi harus memperhatikan setiap karyawannya agar tidak mengalami tekanan dalam pekerjaannya.
2. Konflik Antar Individu
Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya yang selanjutnya adalah konflik antar individu. Biasanya konflik ini dipicu oleh perbedaan pendapat atau perbedaan kepribadian dalam sebuah organisasi.
Biasanya setiap organisasi pasti memiliki berbagai peranan dan tidak semua perawan akan memiliki pendapat yang sama terhadap sesuatu.
Nah, hal ini lah yang memicu timbulnya perselisihan dalam sebuah organisasi dan akhirnya menyebabkan konflik.
Contohnya seperti konflik antara manajer dan bawahan yang disebabkan oleh perbedaan pendapat dalam suatu hal di organisasi tersebut.
Sudah seharusnya perbedaan ini bisa diatasi dengan beberapa cara salah satunya adalah musyawarah untuk memutuskan yang terbaik.
3. Konflik Antara Individu dan Kelompok
Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya adalah sebuah konflik yang berada dalam individu.
Hal ini berhubungan dengan cara individu dalam menanggapi tekanan karena adanya tekanan untuk keseragaman yang dipaksakan organisasi.
Padahal pastinya dalam sebuah kelompok setiap individu memiliki perbedaan sendiri-sendiri yang tidak semua dapat dengan mudah diseragamkan.
Namun, terkadang organisasi terlalu memaksakan agar adanya keragaman individu dalam kelompok tersebut.
Contohnya seperti seorang individu yang diasingkan atau dikucilkan karena dianggap melanggar norma-norma yang berlaku dalam kelompok.
Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh karena, menyebabkan tekanan kepada salah satu individu tersebut.
4. Konflik Antara Kelompok dalam Organisasi yang Sama
Jenis-jenis konflik dalam organisasi beserta contohnya yang selanjutnya adalah konflik antara kelompok yang terjadi dalam organisasi yang sama.
Konflik ini bisa terjadi karena adanya pertentangan dalam sebuah kelompok sehingga memicu timbulnya konflik.
Hal ini mungkin saja terjadi mengingat pastinya dalam sebuah organisasi terdapat individu yang saling berkelompok dan memiliki beragam kepentingan tersendiri.
Halaman:



