Advertisement
Source : cdns.diadona.id

10 Jenis Tanah di Indonesia dan Persebarannya Lengkap dengan Penjelasannya

Tanah yang dijumpai di suatu tempat bisa saja berbeda dengan tanah lainnya. Ada berbagai jenis tanah dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda di Indonesia.

20 November 2023 Bella Carla

6. Podsolik Merah Kuning

Tak hanya tanah podsol saja yang termasuk jenis tanah kuarsa, ada pula tanah podsolik merah kuning.

Ciri khas dari tanah podsolik merah kuning adalah strukturnya gumpal, kandungan kuarsa tinggi, dan konsistensinya lekat.

Sama seperti namanya, jenis tanah podsolik merah kuning ini juga memiliki ciri berwarna kuning dan merah.

Selain itu, tanah podsolik merah kuning juga memiliki tekstur yang beragam mulai dari kasar hingga halus.

Tingkat pH jenis tanah yang satu ini pun rendah sehingga tingkat kesuburannya rendah.

Wilayah persebarannya berada di iklim basah dengan curah hujan > 2500 mm/tahun, seperti di daerah pegunungan di Jawa Barat dan Sumatera.

7. Tanah Grumosol

Tanah grumosol adalah jenis tanah yang berasal dari pelapukan batuan karst dan vulkanik.

Ciri khas tanah grumosol antara lain memiliki warna coklat hingga kehitaman, bertekstur halus, memiliki konstitensi lekat pada saat basah dan retak pada saat kering.

Sebagai informasi tambahan, tanah grumosol ternyata memiliki dua lapisan, lho!

Dimana lapisan atas memiliki struktur granular sedangkan lapisan bawah memiliki struktur gumpal.

Nah, kamu dapat menemukan tanah grumosol di wilayah dengan curah hujan rendah, vulkanik dan karst seperti di Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur.

8. Tanah Mediteran Merah Kuning

Selain tanah grumosol, tanah merah kuning juga berasal dari pelapukan batuan karst dan vulkanik, lho.

Jenis tanah ini memiliki ciri khas berwarna coklat atau putih, memiliki horizon B argilik, teksturnya halus, dan struktur gumpal.

Untuk tingkat konsistensinya sendiri lekat dan memiliki pH basa. Persebaran tanah mediteran merah kuning dapat ditemukan di daerah vulkanik atau karst yang mempunyai ketinggian < 400 m.

9. Tanah Litosol

Tanah litosol adalah jenis tanah yang terbentuk dari pelapukan yang intensitasnya rendah.

Ciri khas dari tanah litosol antara lain berwarna coklat, struktur remah, solumnya dangkal, dan teksturnya yang beragam.

Kamu dapat menemukan persebaran tanah litosol di wilayah pegunungan dengan lereng miring, seperti di daerah Jawa Timur, Maluku Selatan, dan Papua.

10. Tanah Latosol

Terakhir, ada tanah latosol yang merupakan jenis tanah yang terbentuk dari pelapukan yang intensitasnya tinggi.

Tanah latosol ini memiliki ciri khas antara lain berwarna coklat-merah, memiliki horizon, solumnya dalam, dan teksturnya lempung.

Selain itu, tanah latosol juga memiliki konsistensi gembur dan struktur remah.

Persebaran tanah latosol berada di wilayah vulkanik dengan curah hujan > 2500 mm, seperti di daerah Papua, Kalimantan Timur, dan Maluku.

15 Contoh Interaksi Antar Ruang dalam Ilmu Geografi beserta Penjelasannya

Oke, itulah deretan jenis tanah di Indonesia lengkap dengan infor persebarannya yang bisa Mamikos rangkumkan untuk kamu.

Jenis tanah di Indonesia memang sangatlah beragam, itu sebabnya Indonesia merupakan negara yang kaya akan berbagai jenis tanah.

Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, seperti Proses Terbentuknya Stalaktit dan Stalagmit pada Gua, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos. Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui. 


Halaman:

Advertisement