Advertisement
Source : Pexels/Marta Branco

7 Judul Novel Bahasa Jawa dan Nama Pengarangnya Lengkap

Pada artikel ini Mamikos akan memberikan informasi tentang beberapa novel Bahasa Jawa yang wajib kamu baca. Simaklah baik-baik, ya!

11 Desember 2025 Zuly Kristanto

3. Carang-carang Garing

Karya sastra ini merupakan karya dari sastrawan Tulungagung bernama asli Suwignyo Adi atau yang dalam dunia sastra lebih sering memakai nama pena Tiwiek S.A.

Ketulusan dan keseriusan Tiwiek S.A dalam menjaga dan menyemai bibit-bibit baru yang ikut menjaga kelestarian Jawa tidak perlu diragukan.

Berpuluh-puluh tahun hidupnya bahkan hingga akhir hayatnya digunakan untuk menjaga kelestarian sastra Jawa.

Sudah tak terhitung lagi karya yang telah dihasilkannya. Belasan novel dan berpuluh-puluh cerkak telah dihasilkannya.

Berkat dedikasinya yang besar dalam menjaga kelestarian Jawa. bukanlah suatu hal yang mengherankan apabila banyak penghargaan yang telah diraihnya.

Carang-carang Garing merupakan salah satu karya Tiwiek S.A yang memotret tentang kemisikinan yang kadang kala dapat merubah perangai seseorang.

Tiwiek, SA memakai kisah pasangan Suyatman Darminah dengan empat anaknya. Pasangan seorang tukang becak dan pedagang bumbon.

Anaknya yang tertua, hamil di luar nikah karena dibohongi oleh seorang lelaki kota. Si lelaki tak mau bertanggung jawab yang kemudian memaksa Darmini harus menggugurkan kandungannya.

Setelah menggugurkan kandungannya Darmini tertarik dengan tetangganya yang menjadi kaya raya setelah bekerja di kota.

Darmini yang masih lugu  terkejut saat tahu bahwa pekerjaan yang dilakukan tetangganya tersebut adalah usaha pelacuran.

Sebab, tidak ada pilihan lain Darmini pun mengikuti pekerjaan tetangganya tersebut. Suatu saat Darmini berjumpa dengan lelaki yang dulu pernah menghamilinya.

Si lelaki lantas memesannya. Ia tidak tahu kalau yang dia pesan adalah Darmini. Pertemuan ini membuat dendam Darmini memuncak. Saat mendapat kesempatan Darmini membunuh lelaki tersebut dan kemudian melarikan diri.

Selama pelarian ini banyak masalah yang dihadapi Darmini dan keluarganya. Jalinan cerita yang menawan pernah membuat novel ini diadaptasi menjadi sinetron yang tayang di TVRI di tahun 1990-an.

3 Contoh Teks MC Formal Singkat untuk Berbagai Acara yang Menarik

4. Donyaning Wong Culika

Salah satu judul novel bahasa Jawa yang ini merupakan karya salah satu begawan sekaligus legenda sastra jawa modern yakni Suparta Brata.

Semasa hidupnya telah banyak karya yang dihasilkan putra pasangan suami istri yang bernama Raden Suratman Bratanaya dan Raden Ajeng Jembawati ini.

Suparta Brata lahir pada 23 Februari 1932. Ia memulai karir menulisnya saat bekerja di Kantor Telegraf Surabaya sebagai seorang operator teleprinter.

Dalam dunia penulisan sastra Jawa, ada banyak nama samaran yang dipakainya. Salah satunya adalah Peni.

Berbagai karya sastra baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jawa yang telah dihasilkannya.

Suparta Brata termasuk salah satu orang yang menggerakkan sastrawan jawa untuk membukukan karya-karyanya.

Hal ini dikarenakan sebagian besar novel berbahasa Jawa saat ini awalnya adalah cerita bersambung yang dimuat dalam majalah mingguan berbahasa Jawa.

Dalam suatu kesempatan Suparta Brata mengatakan kalau sastra itu haruslah berbentuk buku. Dan semenjak saat itu, sastrawan jawa yang karya cerita bersambungnya telah dimuat di majalah mingguan mulai mengumpulkan dan membukukan karyanya.

Tentang Donyane Wong Culika

Salah satu dari sekian banyak karya Suparta Brata yang terkenal ada novel berbahasa jawa yang berjudul Donyaning Wong Culika.

Dalam novel yang mengangkat latar belakang kisaran tahun 1965 pasca terjadinya pemberontakan PKI ini menampilkan sisi lain dari orang Jawa.

Dalam kebanyakan novel lain orang Jawa yang digambarkan sebagai masyarakat yang santun dan taat terhadap aturan yang ada justru digambarkan sebaliknya.

Pada novel ini digambarkan pula bagaimana perubahan sosial antara sebelum meletusnya peristiwa Oktober 1965 dan sesudahnya.

Di samping itu nilai-nilai kesusilaan yang selama ini digambarkan dijaga orang Jawa, justru digambarkan sebaliknya.

Novel ini menggambarkan bagaimana perselingkuhan dan kejahatan-kejahatan digunakan untuk mencapai suatu ambisi dan keinginan dari tokoh-tokohnya.

Melalui novel ini Suparta Brata seolah ingin membuka sesuatu yang selama ini disembunyikan masyarakat Jawa dari khalayak umum.

Selain itu novel ini juga memberikan bagaimana kemelaratan akan dapat mempengaruhi seseorang mampu bertindak di luar nalar. Dan bahkan menghilangkan sisi manusianya.

5. Gumuk Sandhi

Bagi penggemar novel bergenre romantis, novel karangan Poerwadhie Atmodiharjo sangat disarankan untuk dibaca.

Meski judul novel bahasa Jawa ini telah ditulis hampir setengah abad yang lalu, tetapi novel ini masih menarik untuk dibaca.

Kepiawaian pengarang dalam menggambarkan kehidupan masyarakat di masa itu ditambah dengan rumitnya lika-liku kehidupan tokoh-tokoh yang ada membuat novel ini sangat menarik untuk dibaca.

Novel berjudul Gumuk Sandhi ini mengisahkan tentang kisah cinta segitiga yang dialami oleh tiga orang sahabat yakni Prawita, Marsini, dan Sudira.

Halaman:

Advertisement