Karya Tulis Ilmiah: Cara Penulisan, Struktur dan Metode Penelitian
Dalam menulis karya ilmiah, tentunya ada sistematika dan metode yang harus kamu ketahui. Yuk, simak ulasan berikut!
5. Metode Survei
Metode survei dilakukan dengan cara terjun langsung ke lapangan untuk mencari data yang sudah ditetapkan. Tujuan metode survei adalah mendapatkan informasi sesuai variabel yang dicari.
Namun, peneliti akan membatasi area survei dengan adanya populasi dan sampel penelitian.
6. Metode Kuesioner (Angket)
Perolehan data pada karya tulis ilmiah juga dapat dilakukan dengan metode kuesioner.
Peneliti akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sesuai tema karya tulis ilmiah.
Cara pemberiannya pun bisa menggunakan kertas atau dilakukan secara online.
Jawaban yang sudah didapatkan kemudian dianalisis dan dicari kesimpulannya.
Kesalahan dalam Penulisan Karya Tulis Ilmiah
Setelah membaca artikel di atas, apakah kamu sudah lebih paham terkait karya tulis ilmiah?
Sebenarnya masih ada informasi terkait kesalahan yang sering dibuat ketika menulis karya ilmiah.
Dengan membaca poin penjelasan berikut, harapannya kamu bisa menghindari kesalahan dan bisa membuat karya tulis ilmiah dengan baik.
1. Tidak Mencantumkan Sumber
Karena ingin dianggap keren, seringkali kutipan atau data penting pada karya tulis ilmiah tidak menyertakan sumber.
Padahal, hal ini sangat berbahaya dan dapat dianggap sebagai bentuk plagiasi.
Setiap kalimat yang ditulis pada karya ilmiah harus mencantumkan sumber, apalagi jika berkaitan dengan teori.
Gunakan teknik kutipan langsung atau kutipan tidak langsung apabila ingin mengutip banyak kalimat.
Selain itu, kamu bisa menggunakan catatan perut atau catatan kaki untuk memudahkan penelusuran.
2. Menggunakan Referensi Blog
Deadline karya tulis ilmiah yang sudah mendekati batas akhir ditambah dengan tugas karya ilmiah dengan tema sulit seakan menjadi beban. Tidak jarang akhirnya penulisan karya tulis ilmiah pun dilakukan asal-asalan.
Jika seharusnya mengambil sumber tulisan dari jurnal atau buku pun tidak dilakukan. Alhasil penulisan karya tulis ilmiah pun hanya copy paste dari blog yang tidak bisa dipercaya.
Mulai saat ini, hindari pengambilan sumber dari blog meskipun terlihat meyakinkan.
Namun, kamu bisa menjadikan tulisan di blog sebagai referensi dan mencari rujukan langsung dari buku atau jurnal. Dengan demikian, data pada karya tulis ilmiahmu dapat dipertanggungjawabkan.
Halaman:

