Kumpulan Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia beserta Analisisnya
Kasus pelanggaran HAM di Indonesia sudah kerap terjadi bahkan saat negara kita baru berdiri. Simak apa saja kasus pelanggaran HAM di Indonesia beserta analisisnya, yuk!
3. Intoleran terhadap Keberagaman
Terlahir menjadi bagian bangsa Indonesia, harusnya membuat kita tersadar bahwa negara ini merupakan negara yang didirikan oleh keberagaman baik suku, budaya, dan agama.
Meski sudah tercermin dari Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika, nyatanya masih banyak beberapa orang yang bersikap intoleran terhadap perbedaan di masyarakat
Sikap intoleran semacam ini menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pelanggaran HAM di Indonesia.
B. Faktor Eksternal
Faktor-faktor yang bersumber dari luar juga dipandang dapat menjadi dorongan untuk menjalankan pelanggaran HAM. Beberapa faktor eksternal itu antara lain:
1. Kekuasaan yang Disalahgunakan
Kekuasaan yang dimiliki oleh seseorang bisa mengubah hajat hidup orang banyak. Jika si pemilik kekuasaan mampu mengolah kekuasaan yang dimilikinya dengan bijak, maka kesejahteraan bersama akan tercapai.
Namun, apabila kekuasaan diselewengkan untuk kepentingan pribadi maupun golongannya saja, maka hal-hal itu akan menjadi sumber banyak pelanggaran HAM, terutama pada kaum yang lebih lemah atau tidak berkuasa.
2. Aparat Hukum yang Tidak Tegas
Tidak tegasnya aturan serta penegak hukum yang seharusnya menegakkan HAM bisa membuat kasus pelanggaran HAM terjadi karena para pelakunya merasa tidak akan mendapat hukuman atas perbuatannya.
Apalagi jika terjadi praktik korupsi di mana aparat hukum mengabaikan pelanggaran HAM di depan mata karena adanya imbalan yang dijanjikan oleh pelaku pelanggaran.
3. Penggunaan Teknologi yang Keliru
Di zaman modern seperti sekarang banyak sekali kasus pelanggaran HAM yang bermula dari sosial media, deepfake, dan sebagainya.
Pengguna teknologi yang memiliki niat jahat rawan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk melakukan pelanggaran HAM pada orang lain.
4. Ketimpangan Sosial serta Ekonomi
Kesejahteraan sosial serta ekonomi yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang sementara sebagian besar orang hidup di bawah garis kemiskinan rawan mendatangkan pelanggaran HAM.
Untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup yang semakin tinggi, maka orang-orang tidak akan segan melakukan pencurian, perbudakan, serta pembunuhan.
Jenis Pelanggaran HAM
Kita bisa membagi pelanggaran HAM menjadi dua jenis dipandang dari sifatnya, antara lain:
1. Pelanggaran HAM Ringan
Bentuk pelanggaran HAM yang tidak membahayakan nyawa secara langsung, tapi secara berkepanjangan dinilai bisa membahayakan biasanya dikelompokkan sebagai pelanggaran HAM ringan.
Contohnya: Diskriminasi dalam lingkup pekerjaan, dibungkamnya kebebasan pers, dan lain-lain.
Halaman:

