Menjaga Kesehatan Mental? Jadi Anak Rantau Aja
Menjadi anak rantau banyak suka duka yang dilewati, jadikan hal tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan di masa yang akan datang kelak. Simak yuk keseruan anak rantau melalui artikel ini!
Jika kamu memiliki visi misi untuk hidup mandiri dan sukses melalui jalur sebagai anak rantau, maka kamu harus berteman dengan orang-orang yang akan memberikan nilai posittif terhadap hidup kamu.
Seperti, memberikan dukungan untuk kamu dalam situasi apapun, mengajak kamu kepada hal-hal yang baik, dan mengingatkan jika kamu melakukan kesalahan.
Ada hal yang harus kamu ingat, bahwa bukan hanya dari asal kota kamu yang merantau di kota tersebut. Tapi, juga ada orang-orang dari kota lain yang memiliki tujuan merantau di kota yang sama dengan kamu.
Jadi, kamu harus tau bahwa culture disetiap daerah akan berbeda. Kamu nggak bakal bisa menebak dari luar, apakah orang tersebut merupakan orang yang baik atau bukan.
Tapi, ingat ya! Bukan berarti kamu harus memilih lingkungan pertemanan berdasarkan agama dan sukunya. Kamu, hanya perlu melihat orang tersebut dari sisi kepribadiannya. Apakah orang tersebut dapat membangun kamu menjadi pribadi yang lebih baik setelah merantau atau tidak?
Jika memang kamu sudah terlanjur masuk ke dalam pertemanan yang nggak bisa memberikan hal yang positif bagi diri kamu, jangan ragu buat segara tinggalin aja ya!
Apalagi lingkungan pertemanan yang buat mental dan pikiran kamu jadi nggak sehat, ditambah kegiatan nggak penting kayak shopping yang berlebihan.
Kata anak rantau, kesehatan mental dan fisik kamu sangat-sangat penting keduanya. Kalau bisa prioritas keduanya, kenapa nggak? Kamu sendiri yang tau kebutuhan dan keinginan kamu, jangan sampai hanya karena ingin kesehatan mental kamu aman, kamu jadi lupain kebutuhan yang jadi prioritas kamu.
Ingat ya! Merantau sesuai dengan tujuan dan niat kamu, juga jaga sikap dan perilaku selama kamu menjadi anak rantau yang baik.
Kontributor: Firda Tri Utami
Halaman:
