Advertisement
Source : freepik.com/rawpixel-com

6 Keutamaan Shalat Idulfitri yang Jarang Diketahui

Shalat Idul Fitri merupakan shalat yang dilaksanakan saat hari Raya Idulfitri atau disebut dengan istilah Lebaran. Shalat pada hari Raya ini memang bukanlah shalat yang bisa kita lakukan rutin.

9 Maret 2026 Nana

4. Merayakan Bersama Kemenangan Umat Islam

Dengan kamu melaksanakan shalat Idulfitri, maka kamu juga bisa merayakan hari kemenangan bersama-sama dengan para umat islam lainnya di seluruh dunia.

Kamu bisa merasakan kebersamaan dan kebahagiaan dari apa yang dilakukan setelah shalat Idulfitri.

Tentunya kebersamaan dan merasakan kebahagiaan bersama adalah hal yang mahal dan tidak tertandingi oleh apapun.

Maka, alangkah luar biasanya jika kamu bisa merayakan hari kemenangan tersebut bersama-sama.

Arti dan Tulisan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim

5. Menunjukkan Ukhuwah Islamiah dan Kekuatan Umat Islam

Karena hukumnya yang sunnah muakkad atau fardhu kifayah, maka shalat Idulfitri pun membuat orang-orang islam menjadi terdorong untuk melaksanakannya saat tidak berhalangan.

Pengertian Ukhuwah Islamiyah, Insaniyah dan Wathaniyah tentunya sangat penting untuk dipahami dan dilakukan oleh seluruh umat islam.

Untuk itu, dengan berkumpulnya umat islam sehabis melaksanakan ibadah puasa Ramadan sebulan penuh, maka akan menimbulkan efek pada ukhuwah islamiah yang terbentuk.

Hal ini juga akan sekaligus menunjukkan bahwa umat islam merupakan sebuah umat yang besar dan padu.

Hendaknya juga menjadi motivasi bagi para umat islam agar saling membantu dalam kebaikan dan juga memberikan dorongan agar memajukan islam bersama.

6. Mengajarkan Tentang Kepedulian

Shalat Idulfitri juga mengajarkan kita untuk menjadi peduli. Sebab Islam memegang adalah agama yang peduli. Oleh karenanya, umatnya pun adalah umat-umat peduli.

Sifat serta karakter kepedulian tersebut begitu tampak nyata dan terbukti secara mencolok selama bulan mulia yang baru saja berlalu dan saat pelaksanaan Shalat Idulfitri tersebut.

Semangat berbagi dan dorongan untuk memberi melalui sunnah berinfak dan bersedekah serta kewajiban berzakat begitu kental dan melekat.

Di samping itu di hari yang Fitri tersebut, sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga keistiqamahan dengan melanjutkan semangat berbagi dan karakter memberi sebagai bukti taqwa ini, pasca Ramadan pada hari-hari kehidupan kita selanjutnya.

Keutamaan Khutbah Idulfitri

Dalil tentang khutbah Idulfitri sudah tertuang pada hadis yang dapat kamu baca sebagai berikut ini:

“Pada hari raya Idulfitri dan Adha, Rasulullah SAW ke luar menuju tempat sholat. Maka, hal yang pertama-tama beliau lakukan ialah sholat, kemudian berlalu. Terus menghadap kepada orang banyak, sedang orang-orang itu duduk bershaf-shaf. Lalu beliau menasihati mereka dan memberi perintah. Jika beliau berkehendak mengirim suatu utusan maka beliau lakukan, atau hendak menyuruh sesuatu maka beliau perintahkan, sesudah itu beliau pun berlalu.”

Idulfitri dan IdulAdha adalah waktu yang sangat istimewa. Karenanya, Rasulullah memerintahkan seluruh umat Islam untuk keluar rumah merayakan hari tersebut.

Hal ini tertuang pada hadits Rasulullah yang berbunyi:

“Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] berkata, telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu ‘Adi] dari [Ibnu ‘Aun] dari [Muhammad] berkata, ” [Ummu ‘Athiyyah] berkata, “Kami diperintahkan untuk keluar, maka kami keluarkan pula para wanita yang sedang haid, gadis remaja dan wanita-wanita yang dipingit dalam rumah.” Ibnu Aun menyebutkan, “Atau gadis-gadis remaja yang dipingit. Adapun wanita haid, maka mereka dapat menyaksikan (menghadiri) jama’ah kaum Muslimin dan mendo’akan mereka, dan hendaklah mereka menjauhi tempat shalat mereka (kaum laki-laki).” (HR Bukhari 928)

Halaman:

Advertisement