Advertisement
Source : Pexels/Alena Darmel

3 Khutbah Jumat Bulan Ramadhan 2025 Singkat dan Menyentuh Hati

Jika kamu hendak menyampaikan khutbah Jumat di bulan Ramadhan, berikut ini Mamikos punya contohnya yang bisa kamu pelajari.

4 Maret 2025 Fajar Laksana

Marilah kita memanfaatkan waktu yang Allah berikan kepada kita untuk meningkatkan kualitas spiritual dan moral kita.

Semoga Allah memberkahi kita semua dalam bulan Ramadhan ini. Semoga Dia menerima semua ibadah kita dan mengampuni dosa-dosa kita. Amin.

Akhir kata, marilah kita tingkatkan kesadaran dan keimanan kita, serta jadikan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik di mata Allah SWT dan di hadapan sesama manusia.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَاكْفِنَا عَذَابَ النَّارِ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوْبَنَا وَاعْفُ عَنَّا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ

Allahumma ghfir lana dhunubana wa kaffina ‘adhaba annar, Allahumma ghfir lana dhunubana wa ‘fu ‘anna warhamna, Anta Mawlaana fanshurna ‘ala al-qawmi al-kafirin.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5+ Contoh Ceramah Singkat tentang Puasa Ramadan beserta Dalilnya

Contoh Khutbah Jumat Bulan Ramadhan 2025 – 2

Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan yang Membawa Keberkahan

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan nikmat iman dan Islam kepada kita semua. 

Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang setia hingga hari kiamat.

Saudara-saudara yang dirahmati Allah,

Hari ini, kita berkumpul di hadapan-Nya dengan penuh rasa syukur dan kekhusyukan. Kita mendekati malam-malam yang penuh berkah, dan salah satunya adalah Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan. 

Malam yang tersembunyi di dalam sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, yang keberkahannya melebihi seribu bulan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ * وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ * لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ

” Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar. Dan tahukah kamu apakah malam Lailatul Qadar itu? Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 1-3)

Saudara-saudara,

Lailatul Qadar adalah malam yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah. Di malam ini, pintu-pintu surga dibuka, dosa-dosa diampuni, dan setiap doa yang tulus akan dikabulkan. 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berdiri (shalat) di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Kita tidak pernah tahu dengan pasti kapan Lailatul Qadar terjadi di antara sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. 

Oleh karena itu, marilah kita berusaha semaksimal mungkin untuk memanfaatkan setiap malam tersebut dengan amal ibadah yang baik, seperti shalat, dzikir, tilawah Al-Qur’an, bersedekah, dan berdoa.

Saudara-saudara yang dirahmati Allah,

Selain berdoa untuk diri kita sendiri, mari juga kita ingatkan satu sama lain untuk berdoa bagi umat Islam di seluruh dunia yang sedang menghadapi berbagai cobaan dan ujian. 

Doakanlah saudara-saudara kita yang tertindas, yang sedang mengalami kesulitan, yang terlantar, dan yang membutuhkan pertolongan.

Saat kita merenungkan kebesaran Lailatul Qadar, mari juga kita renungkan pentingnya menjaga hubungan kita dengan Allah di setiap waktu dan kesempatan.

Janganlah kita hanya berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan Ramadan saja, tetapi mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk mendekatkan diri kepada-Nya.

Saudara-saudara yang dirahmati Allah,

Kita tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Allah kepada kita, terutama dalam malam-malam berkah seperti Lailatul Qadar. 

Mari tingkatkan amal ibadah kita, perbaiki akhlak kita, dan berbuat baik kepada sesama. Sebab, setiap kebaikan yang kita lakukan akan menjadi investasi bagi kebahagiaan dan keberkahan di dunia dan akhirat.

Sekian khutbah Jumat kali ini, semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan manfaat darinya.

Marilah kita berdoa kepada Allah agar Dia memberikan keberkahan dalam hidup kita, menjaga dan memberkahi umat Islam di seluruh dunia, serta memberikan kita kekuatan untuk terus berada di jalan-Nya.

Bismillahi ar-Rahmani ar-Rahim

Alhamdu lillahi nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruhu, wanauzubillahi min shururi anfusina wa min sayyi’ati a’malina. Man yahdih Illahu falaa mudillala wa man yudlil falaa hadiya lah. Wa asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.

Amma ba’du:

Inna alhamdulillah nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruhu, wanu’minu bihi wanatawakkalu ‘alayhi. Wanauzubillahi min shururi anfusina wa min sayyi’ati a’malina. Man yahdih Illahu falaa mudillala wa man yudlil falaa hadiya lah. Wa asyhadu an laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluh.

Ya ayyuha alladzina amanu at-taqullaha haqqa tuqatihi wa laa tamutunna illa wa antum muslimun.

Ayyuha an-nasu ittaqoo rabbakum alladzi khalaqakum min nafsin wahidatin wa khalaqa minha zawjaha wa baththa minhumaa rijaalan katsiiran wa nisa’a. Wattaqullaha alladzi tasaa’aluna bihi wal arham. Inna Allah kana ‘alaykum raqiba.

Ya ayyuha alladzina amanu at-taqullaha wa qulu qaulan sadida. Yuslih lakum a’malakum wa yaghfir lakum dhunubakum. Waman yuti’illaha wa rasulahu faqad faaza fawzan ‘adziiman.

Halaman:

Advertisement