Contoh Klausa dalam Kalimat Bahasa Indonesia Beserta Penjelasannya Subjek, Predikat, Hingga Keterangan

Contoh klausa dalam kalimat bahasa Indonesia beserta penjelasannya subjek, predikat, hingga keterangan – Pernahkah kamu mendengar istilah “klausa” saat belajar bahasa Indonesia?

Klausa atau gabungan kata tersebut diterapkan dalam penggunaan kalimat-kalimat.

Contoh-Contoh Klausa Bahasa Indonesia dan Penjelasannya

https://unsplash.com/@tregubov

Klausa dalam bahasa Indonesia merupakan gabungan kata yang tersusun atas subjek dan predikat. Namun, klausa bukanlah kalimat karena tidak diakhiri dengan intonasi dan tidak mempunyai tanda baca.

Kamu tidak akan mendapati tanda baca seperti tanda seru atau tanda tanya pada klausa. Pun dengan intonasi bernada perintah, berita, ataupun tanya.

Agar semakin paham dengan klausa pada kalimat bahasa Indonesia, pada artikel berikut Mamikos akan memberikan informasi terkait contoh-contoh klausa dan penjelasannya.

Ciri-Ciri Klausa Bahasa Indonesia

Pahami ciri-ciri klausa bahasa Indonesia berikut ini agar kamu tidak kesulitan saat diminta membedakannya dengan kalimat bahasa Indonesia.

  1. Klausa tersusun dari dua kata atau lebih
  2. Pada klausa, unsur penyusunnya minimal adalah subjek dan predikat
  3. Unsur yang bukan inti klausa dapat berupa objek, pelengkap, dan keterangan
  4. Subjek klausa dapat tertulis ataupun tidak tertulis
  5. Klausa mempunyai fungsi gramatikal jika terdapat pada kalimat
  6. Klausa tidak mempunyai intonasi akhir
  7. Apabila ditambah dengan intonasi akhir, klausa akan berubah menjadi kalimat
  8. Klausa tidak mempunyai tanda baca

Contoh-Contoh Klausa dalam Bahasa Indonesia dan Penjelasannya
Sudah paham dengan definisi klausa beserta ciri-cirinya? Simak contoh beserta penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Jenis Klausa Berdasarkan Struktur dan Contohnya

Berdasarkan strukturnya, klausa dibedakan menjadi klausa bebas dan klausa terikat.

Contoh Klausa Bebas

Klausa bebas merupakan klausa yang unsur subjek serta predikatnya lengkap. Umumnya, klausa bebas dapat berdiri sendiri menjadi kalimat utama tanpa kata hubung ataupun keterangan tambahan yang lain.

  1. Adik membaca
    Adik (subjek), membaca (predikat)
  2. Lesti menyanyi
    Lesti (subjek), menyanyi (predikat)
  3. Piring pecah
    Piring (subjek), pecah (predikat)
  4. Bola memantul
    Bola (subjek), memantul (predikat)

Contoh Klausa Terikat

Klausa terikat adalah klausa yang tidak bisa menjadi kalimat karena tidak mempunyai subjek dan predikat. Kedudukan klausa terikat adalah sebagai anak kalimat dengan ciri terdapat konjungsi atau kata hubung.

  1. Paman bekerja di sawah
    Paman (subjek) bekerja (predikat) di sawah (keterangan)
  2. Pemulung masuk ke rumah
    Pemulung (subjek) masuk (predikat) ke rumah (keterangan)
  3. Bayi terbangun saat ayah sedang bernyanyi
    Bayi (subjek) terbangun (predikat) saat ayah sedang bernyanyi (keterangan)

2. Jenis Klausa Berdasarkan Kelengkapan Unsur

Berdasarkan kelengkapan unsur yang dimiliki, klausa dibedakan menjadi klausa lengkap dan klausa tidak lengkap.

Contoh Klausa Lengkap

Klausa lengkap merupakan klausa yang mempunyai unsur penyusun berupa subjek dan predikat.

Peletakan subjek sebelum predikat menjadikan klausa tersebut sebagai klausa lengkap susun biasa, sedangkan jika posisi subjek terdapat setelah predikat maka disebut dengan inversi atau klausa lengkap susun balik.

  1. Kami bermain
    Kami (subjek) bermain (predikat)
  2. Pengemis meminta-minta
    Pengemis (subjek) meminta-minta (predikat)
  3. Koki memasak
    Koki (subjek) memasak (predikat)
  4. Kakak sekolah kemarin
    Kakak (subjek) sekolah (predikat) kemarin (keterangan)

Contoh Klausa Tidak Lengkap

Klausa tidak lengkap merupakan klausa yang tidak mempunyai salah satu unsur utama, yaitu predikat.

  1. Tidak dapat berhenti berlari
  2. Terpaksa makan siang
  3. Sudah berangkat sejak pagi
  4. Sedang bersedih
  5. Menggelinding cepat
  6. Terperosok dalam
  7. Sedang memancing

3. Jenis Klausa Berdasarkan Kata Negatifnya

Klausa berdasarkan kata negatifnya dibedakan menjadi klausa negatif dan klausa positif.

Contoh Klausa Negatif

Klausa negatif merupakan klausa yang mengandung kata-kata negatif, seperti “bukan”, “jangan”, “tidak”, “belum”, dan sebagainya, sehingga membuat predikat menjadi negatif.

  1. Ayah belum berangkat
    Ayah (subjek) belum berangkat (predikat)
  2. Buruh pabrik tidak menerima pesangon
    Buruh pabrik (subjek) tidak menerima pesangon (predikat)
  3. Mobil merah jangan digunakan
    Mobil merah (subjek) jangan digunakan (predikat)

Contoh Klausa Positif

Klausa negatif merupakan klausa yang tidak mengandung kata-kata negatif, seperti “bukan”, “, sehingga membuat predikat menjadi positif.

  1. Dia berhasil menyelesaikannya
    Dia (subjek) berhasil menyelesaikannya (predikat)
  2. Ayah diterima sebagai anggota
    Ayah (subjek) diterima sebagai anggota (predikat)

4. Jenis Klausa Berdasarkan Unsur yang Menjadi Predikat

Pembagian klausa berdasarkan unsur yang menjadi predikat dibedakan menjadi empat, yaitu klausa verbal, klausa transitif, klausa nominal, dan klausa adjektiva.

Contoh Klausa Verbal

Klausa verbal merupakan klausa dengan predikat yang termasuk kategori kata kerja.

  1. Kerbau membajak sawah dengan giat
    Kerbau (subjek) membajak sawah (predikat) dengan giat (keterangan)
  2. Guru mengajar murid dengan sabar
    Guru (subjek) mengajar murid (predikat) dengan sabar (keterangan)
  3. Kita bermain bersama
    Kita (subjek) bermain (predikat) bersama (keterangan)
  4. Anak-anak memancing di laut
    Anak-anak (subjek) memancing (predikat) di laut (keterangan)

Contoh Klausa Transitif

Klausa transitif merupakan klausa yang mengandung kata kerja transitif, sehingga membutuhkan objek.

  1. Ayah mengagumi ibu
    Ayah (subjek) mengagumi (predikat) ibu (objek)
  2. Kakak membelikan adik kue bolu
    Kakak(subjek) membelikan (predikat) adik kue bolu
  3. Dia menghapus tulisan itu
    Dia (subjek) menghapus (predikat) tulisan itu (objek)
  4. Pencuri ditahan polisi
    Pencuri (subjek) ditahan (predikat) polisi (objek)

Contoh Klausa Nominal

Klausa nominal adalah klausa yang predikatnya tergolong kata benda atau frasa nomina.

  1. Karyawan ahli bidang marketing
    Karyawan(subjek) ahli bidang marketing (predikat)
  2. Pak Andi seorang pilot
    Pak Andi (subjek) seorang pilot (predikat)
  3. Berita dari internet
    Berita (subjek) dari internet (predikat)
  4. Baju baru kakak
    Baju baru (subjek) kakak (predikat)
  5. Ayahku seorang masinis
    Ayahku (subjek) seorang masinis (predikat)

Contoh Klausa Adjektiva

Klausa adjektiva adalah klausa yang posisi predikatnya sebagai kata keadaan.

  1. Harga tanah melambung naik
    Harga tanah (kata benda) melambung naik (kata sifat)
  2. Anak baru itu sangat cerdas
    Anak baru itu (kata benda) sangat cerdas (kata sifat)
  3. Bunga mawar harum baunya
    Bunga mawar (kata benda) harum baunya (kata sifat)
  4. Ida lebih tua daripada Adi
    Ida (kata benda) lebih tua (kata sifat) daripada Adi

Penutup

Demikian informasi terkait contoh klausa dalam kalimat bahasa Indonesia beserta penjelasannya subjek, predikat, hingga keterangan yang perlu kamu ketahui.

Masih ada banyak contoh klausa dalam bahasa Indonesia lainnya yang bisa kamu gunakan dalam pembuatan kalimat.

Agar bisa membuat klausa yang baik dan benar, pahami prinsip-prinsip penulisan klausa dan penerapannya dalam suatu kalimat.

Dapatkan informasi tentang klausa dan informasi mata pelajaran bahasa Indonesia yang terbaru melalui blog Mamikos. Selain itu, ada pula info untuk pelajar, mahasiswa, hingga anak kost.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta