15 Dongeng Sebelum Tidur LDR, Manja, dan Kocak Bisa Bikin Pacar Ketawa Ngakak
Jika kamu sedang mencari dongeng sebelum tidur untuk pacar dengan berbagai tema, baca beberapa contohnya dalam artikel berikut.
2. Si Raja Pose Aneh
Nara dan Geri punya satu kebiasaan unik: setiap kali kencan, mereka selalu foto bareng. Namun Geri adalah orang yang tidak bisa pose normal. Ia selalu membuat ekspresi aneh atau gaya super konyol. Mulai dari muka kembung, mata melotot, sampai gaya superhero gagal.
Awalnya Nara kesal karena fotonya jadi jelek semua. Namun suatu hari, ketika ia melihat kembali foto-foto itu, ia tertawa terbahak-bahak. “Kamu tuh kenapa nggak bisa normal?” tanya Nara. Geri menjawab, “Karena kalau aku normal, kamu bosan.”
Akhirnya, mereka membuat album berjudul “Pose Aneh Geri Season 1”. Setiap foto membuat mereka kembali tertawa ketika kenangan itu dibuka ulang. Dan bagi Geri, selama bisa membuat Nara tertawa, ia akan terus menjadi “Raja Pose Aneh”.
3. Misi Rahasia: Menghindari Mantan
Suatu hari, Lala dan pacarnya, Zidan, sedang makan di mall. Tiba-tiba Lala melihat mantannya berjalan mendekat. Tanpa pikir panjang, ia berkata, “Zid, misi rahasia! Cepat sembunyi!”
Zidan, yang tidak mengerti apa-apa, panik dan langsung bersembunyi di balik pot besar. Lala ikut berjongkok sambil menahan tawa. Namun mantannya melihat pot itu goyang dan berkata, “Kalian ngapain?”
Lala dan Zidan muncul dengan wajah merah. Zidan berkata, “Misi gagal, Kapten.” Mereka akhirnya tertawa bersama, bahkan mantannya ikut tertawa.
Sejak itu, setiap ada situasi memalukan, Zidan selalu berkata, “Kapten, apakah kita harus masuk mode misi?” dan Lala langsung tertawa keras.
4. Tukang Tidur Profesional
Riko terkenal suka tidur di mana pun: di kursi, sofa, bahkan saat menunggu pesanan makanan. Pacarnya, Shira, sering menjadikannya bahan candaan. Suatu hari, Shira membuat sertifikat bertuliskan “Tukang Tidur Profesional – Level Dewa.”
Ketika memberikannya, Riko malah bangga. “Akhirnya bakatku diakui dunia!” katanya dengan gaya dramatis. Shira tertawa sampai air mata keluar.
Di setiap tempat, Shira selalu berkata, “Jangan tidur dulu.” Namun lima menit kemudian, Riko pasti sudah terlelap. Suatu kali, ia tertidur di taman, dan Shira mengambil foto sambil menutupi wajahnya dengan daun, membuatnya terlihat seperti bagian dari dekorasi taman.
Riko baru sadar ketika melihat foto itu. “Kamu jahat,” katanya, tapi tetap tertawa. Sejak itu, tidur Riko jadi hiburan gratis bagi Shira. Dan meskipun kocak, kebersamaan mereka selalu penuh tawa dan cinta.
5. Kisah Monyet dan Lutung
Suatu hari Monyet dan Lutung yang sedang kelaparan sedang duduk di sebuah ranting yang berada tepat di atas sungai. Tiba-tiba Monyet melihat ada buah semangka yang hanyut.
Ia kemudian meminta Lutung mengambil buah semangka tersebut. Tanpa banyak cakap, Lutung segera melompat ke sungai untuk mengambil buah semangka tadi.
Setelah semangka berhasil dibawa ke pinggir. Monyet segera datang mendekat Lutung untuk meminta buah semangka miliknya.
“Berikan semangka itu kepadaku!” pinta Monyet.
“Apa kamu bilang? Milikmu? Kita sama-sama tahu semangka ini hanyut. Jadi semangka ini tidak ada pemiliknya,” ba;as Lutung.
“Iya, semangka ini milikku. Karena aku yang pertama melihatnya,” kata Monyet.
“Tidak bisa. Semangka ini aku yang mengambilnya. Jadi aku juga punya hak untuk memiliki semangka ini.”
“Tidak bisa. Pokoknya semangka ini milikku,” paksa Monyet.
“Kalau kamu memaksa semangka ini tetap milikmu. Aku akan melempar semangka ini ke sungai lagi supaya diantara kita tidak ada yang memilikinya.”
“Jangan. Bagaimana kalau kita bagi dua semangka ini?” Monyet menawarkan solusi.
“Baiklah kalau begitu. Aku setuju. Tapi, harus dibagi rata, ya?” tanya Lutung.
“Wah, ya tidak bisa. Aku harus mendapat sepertiga sedangkan kamu dapat seperempatnya saja,” kata monyet.
Tawaran monyet ini membuat Lutung marah. Mereka kemudian berkelahi hingga datanglah Kancil yang melerai pertengkaran antara Lutung dan Monyet.
Kancil lalu bertanya kepada Monyet dan Lutung mengenai apa yang membuat mereka berdua bertengkar dengan hebat.
Monyet kemudian menceritakan apa yang terjadi tanpa ada yang ditutup-tutupi. Kancil yang paham lantas membagi semangka itu menjadi dua dengan ukuran yang tidak sama besar.
“Nah, ini bagianmu,” kata Kancil menyerahkan bagian yang lebih besar kepada Lutung. Sementara bagian yang lebih kecil diberikan kepada Monyet.
Merasa Kancil tidak bisa berbuat adil Monyet berkata, “Mana boleh begini. Seharusnya bagianku lebih besar dari Lutung?”
Kancil kemudian menggigit semangka yang diberikan kepada Lutung.
“Nah, sekarang semangkamu lebih besar daripada milik Lutung.”
Sekarang giliran Lutung yang tidak terima. Lutung berkata, “Mana boleh seperti ini. Aku yang sudah susah-susah mengambil semangka ini di sungai. Sudah seharusnya aku mendapat bagian yang lebih besar.”
Kancil kemudian menggigit lagi semangka bagian Monyet.
Nah, sekarang semangka bagianmu lebih besar dari Monyet.”
Monyet kembali tidak terima. Kancil kemudian menggigit semangka itu lagi. setelah itu Lutung yang tidak terima. Dan Kancil kembali menggigit semangka bagian Monyet lagi.
Karena terus merasa tidak terima. Lama-lama semangka yang dibagi tadi habis dilahap Kancil. Setelah semangka habis. Barulah Monyet dan Lutung sadar bahwa keduanya sudah ditipu Kancil.
Alih-alih mengejar Kancil yang telah menipu mereka berdua. Monyet dan Lutung malah bertengkar karena mereka salah meminta tolong kepada Kancil untuk membagi semangka yang telah ditemukannya.
Penutup
Demikian contoh cerita pengantar tidur dengan berbagai tema. Semoga artikel ini membantu kamu yang sedang kesulitan membuat cerita pengantar tidur untuk pacar.
Halaman:
