Bagaimana Nasib Jika Lulus SNBT 2026 Tapi Tidak Diambil
Berikut hal-hal yang akan peserta alami saat lolos SNBT namun memilih untuk tidak mengambil program studi yang kamu pilih.
Jika Tetap Ingin Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri, Harus Mencari Seleksi atau Program Alternatif yang Tidak Menggunakan Nilai UTBK 2026
Konsekuensi lain yang harus dijalani peserta yang lolos UTBK 2026 namun memilih untuk tidak mengambil program studi di PTN yang dipilih adalah harus berusaha lebih mencari informasi PTN yang tidak menggunakan nilai UTBK sebagai bahan pertimbangan penerimaan.
Konsekuensi ini berlaku apabila peserta tetap ingin menjadi mahasiswa di perguruan tinggi negeri.
Jenis program yang diseleksi lewat SNBP dan UTBK SNBT 2026 biasanya berupa program studi untuk jenjang sarjana atau S1 Reguler.
Secara garis besar, perguruan tinggi unggulan di Indonesia tidak hanya memiliki jenjang sarjana S1 saja untuk mereka yang merupakan lulusan SMA, SMK, atau sederajat.
Masih ada juga program D3 atau Sekolah Vokasi serta Kelas Internasional yang bisa jadi pilihan. Namun demikian, program studi yang ditawarkan tentu berbeda dengan program studi S1 Reguler.
Salah satu PTN unggulan yang menyediakan program studi dengan kelas internasional adalah Universitas Indonesia.
Pada laman resmi simak.ui.ac.id, disebutkan bahwa Universitas Indonesia memiliki kelas internasional untuk beberapa program studi setara S1. Beberapa program studi UI yang memiliki kelas internasional diantaranya:
- Pendidikan Dokter Kelas Khusus Internasional (Gelar Ganda)
- Pendidikan Dokter Gigi (Gelar Tunggal)
- Teknik Metalurgi (Gelar Tunggal dan Gelar Ganda)
- Teknik Kimia (Gelar Tunggal dan Gelar Ganda)
- Teknik Sipil (Gelar Tunggal dan Gelar Ganda)
- Ilmu Hukum (Gelar Tunggal)
- Ilmu Ekonomi (Gelar Tunggal dan Gelar Ganda)
- Psikologi (Gelar Ganda)
- Ilmu Komunikasi (Gelar Ganda)
Sebagai kelas internasional, tentu nominal biaya semester yang harus dibayarkan lebih besar apabila dibandingkan dengan program S1 Reguler.
Misalnya saja, besar uang pangkal mahasiswa Program Sarjana Kedokteran untuk kelas internasional adalah sekitar Rp80 Jutaan untuk WNI.
Sementara biaya per semesternya mencapai Rp20 Jutaan untuk WNI. Besaran biaya untuk WNA tentu lebih besar lagi.
Di samping itu, masih ada juga biaya tambahan untuk berkuliah selama setahun di Universitas Mitra yang berada di luar negeri seperti Monash University (Australia), Melbourne University (Australia), dan University of Newcastle Upon Tyne (Inggris).
Masih Ada Kesempatan untuk Kuliah di Perguruan Tinggi Swasta
Selain mengambil kelas internasional di PTN atau mencari jalur seleksi yang tidak menggunakan nilai UTBK, peserta yang lolos UTBK 2026 namun tidak melakukan pendaftaran ulang di PTN terkait dapat juga mendaftarkan diri untuk kuliah di perguruan tinggi swasta.
Apabila mengacu pada nilai akreditasi perguruan tinggi yang ada di laman resmi BAN-PT, saat ini sudah cukup banyak perguruan tinggi swasta yang memiliki status akreditasi A.
Artinya, kualitas pendidikan di sebuah institusi pendidikan tidak berpatok pada posisi universitas tersebut baik sebagai perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi swasta.
Halaman:

