Malam 1 Suro 2025 Jatuh pada Tanggal 1 Muharram 1447 Hijriyah
Pada penanggalan Jawa, malam satu Suro dianggap penting karena malam tersebut adalah hari pertama di sistem kalender Jawa.
Kepercayaan terkait malam Satu Suro juga masih beredar di masyarakat dan terus diwariskan turun-temurun.
Pada malam Satu Suro, dipercaya terjadi kelahiran huruf Jawa. Ada pula yang beranggapan bahwa Satu Suro adalah malam yang angker. Mitos-mitos yang beredar di masyarakat terkait malam Satu Suro antara lain:
- Arwah leluhur pulang ke rumah untuk mendatangi anggota keluarga. Kepercayaan lainnya juga mengatakan bahwa arwah manusia yang meninggal karena ditumbalkan akan dilepas serta dibebaskan sebagai wujud hadiah karena pengabdiannya selama satu tahun.
- Tidak boleh ke luar rumah agar nasibnya tidak sial.
- Berjalan kaki dari rumah ke keraton agar mendapatkan berkah dalam menikmati malam satu suro
- Tidak diizinkan melakukan aktivitas-aktivitas tertentu di malam Satu Suro agar terhindar dari sial. Contoh aktivitas yang dipercaya membawa kesialan jika dilakukan pada Satu Suro adalah memancing di malam hari.
- Malam Satu Suro adalah hari raya lebaran untuk makhluk gaib, sehingga akan muncul penampakan hingga gangguan.
Mitos-mitos yang beredar tersebut memang tidak untuk dipercayai semuanya. Namun, ada baiknya jika kita selalu berhati-hati ketika mendekati malam Satu Suro, apalagi saat ini sedang ada pandemi Covid-19.
Pentingnya Tanggal 1 Muharram
Memperingati 1 Muharram dapat menjadi sarana pengingat bagi umat muslim terhadap peristiwa hijrah Rasulullah SAW pada 622 Masehi dari Mekah ke Madinah. Meskipun pada masa Rasulullah SAW hidup belum ada tahun baru Islam, adanya tahun baru tersebut dicetuskan 6 tahun setelah beliau wafat pada masa khalifah Umar bin Khattab. Tahun Baru Islam yang dirayakan umat muslim menjadi hari libur nasional.
Tanggal-tanggal Penting Kalender Islam
Selain perlu mengetahui tanggal penting yang mengawali tahun baru Islam, yaitu tanggal 1 Muharram, masih ada tanggal dan acara penting lainnya yang perlu diketahui di tahun 2025:
- 14 – 16 Januari 2025: Puasa Ayyamul Bidh Jumadil Akhir 1446 H
- 1 Februari 2025: Awal bulan Rajab 1446 H
- 13 – 15 Februari 2025: Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1446 H
- 27 Februari 2025: Isra Mi’raj (27 Rajab 1446 H)
- 2 Maret 2025: Awal bulan Sya’ban 1446 H
- 14 – 16 Maret 2025: Puasa Ayyamul Bidh Sya’ban 1446 H
- 16 Maret 2025: Nisfu Sya’ban (15 Sya’ban 1446 H)
- 1 April 2025: Awal bulan Ramadhan 1446 H
- 17 April 2025: Nuzulul Qur’an (17 Ramadhan 1446 H)
- 21 – 30 April 2025: 10 hari terakhir bulan Ramadhan 1446 H
- 1 Mei 2025: Hari Raya Idul Fitri dan awal bulan Syawal 1446 H
- 13 – 15 Mei 2025: Puasa Ayyamul Bidh Syawal 1446 H
- 30 Mei 2025: Awal bulan Dzulkaidah 1446 H
- 11 – 13 Juni 2025: Puasa Ayyamul Bidh Dzulkaidah 1446 H
- 29 Juni 2025: Awal bulan Dzulhijjah 1446 H
- 7 Juli 2025: Puasa Arafah (9 Dzulhijjah 1446 H, wukuf di Arafah)
- 8 Juli 2025: Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah 1446 H)
- 9 – 11 Juli 2025: Hari Tasyriq (11 – 13 Dzulhijjah 1446 H)
- 12 – 14 Juli 2025: Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 1446 H
- 26 Juni 2025: Awal bulan Muharram 1447 H (Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah)
- 4 Juli 2025: Puasa Tasua (9 Muharram 1447 H)
- 5 Juli 2025: Puasa Asyura (10 Muharram 1447 H)
- 8 – 10 Juli 2025: Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1447 H
- 27 Juli 2025: Awal bulan Shafar 1447 H
- 8 – 10 Agustus 2025: Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1447 H
- 25 Agustus 2025: Awal bulan Rabiul Awal 1447 H
- 5 September 2025: Maulid Nabi Muhammad SAW (12 Rabiul Awal 1447 H)
- 7 – 9 September 2025: Puasa Ayyamul Bidh Rabiul Awal 1447 H
- 24 September 2025: Awal bulan Rabiul Akhir 1447 H
- 6 – 8 Oktober 2025: Puasa Ayyamul Bidh Rabiul Akhir 1447 H
- 23 Oktober 2025: Awal bulan Jumadil Awal 1447 H
Halaman:

