Materi Perubahan Lingkungan Kelas 10 Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya
Dalam artikel ini dijelaskan tentang perubahan lingkungan, penyebab, dan dampaknya. Yuk, langsung aja ya kita simak rangkuman materi perubahan lingkungan berikut ini.
Contoh Perubahan Lingkungan
Perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh manusia akan berdampak pada keseimbangan alam.
Hal ini akan membuat manusia merasakan pula akibat dari perilakunya terhadap alam selama ini.
Lantas, apa saja sih contoh dari perubahan lingkungan? Nah, berikut adalah beberapa contohnya yang mungkin juga kamu rasakan.
1. Pencemaran Air
Pencemaran air merupakan suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti sungai, lautan, danau, dan air tanah akibat masuknya zat tertentu atau organisme yang menyebabkan menurunya kualitas air tersebut.
Mengutip dari Cottam (1969), pencemaran air merupakan suatu material atau bahan dan setiap tindakan manusia yang mempengaruhi kondisi perairan sehingga mengurangi atau merusak daya guna perairan.
Sungai, danau, lautan dan air anah adalah bagian penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi yang juga mengalirkan sedimen dan polutan.
Ada berbagai macam fungsi sungai, lautan, danau, dan air tanah yang sangat membantu kehidupan manusia.
Salah satu pemanfaatan terbesar danau, sungai, lautan dan air tanah adalah untuk irigasi pertanian, menjadi bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya berpotensi sebagai objek wisata.
Air merupakan kebutuhan vital bagi seluruh makhluk hidup, termasuk manusia.
Untuk dapat dikonsumsi air harus memenuhi syarat fisik, kimia maupun biologis.
Akan tetapi apabila air tersebut tidak baik dan tidak layak untuk dikonsumsi, maka air tersebut bisa dikatakan tercemar.
Penyebab pencemaran air di antaranya:
- Pembuangan limbah industri ke perairan (sungai, danau, laut).
- Pembuangan limbah rumah tangga (domestik) kesungai, seperti air cucian, air kamar mandi.
- Penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan.
- Terjadinya erosi yang membawa partikel-partikel tanah ke perairan.
- Penggunaan racun dan bahan peledak dalam menangkap ikan.
- Pembuangan limbah rumah sakit, limbah peternakan ke sungai.
- Tumpahan minyak karena kebocoran tanker atau ledakan sumur minyak lepas pantai.
2. Pencemaran udara
Pencemaran udara adalah masuknya atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfer yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan pada kesehatan manusia secara umum serta menurunkan kualitas lingkungan.
Udara dimana di dalamnya terkandung sejumlah oksigen, merupakan komponen esensial bagi kehidupan, baik manusia maupun makhluk hidup lainnya.
Udara merupakan campuran dari gas, yang terdiri dari sekitar 78 % Nitrogen, 20 % Oksigen; 0,93 % Argon;0,03 % Karbon Dioksida (CO2) dan sisanya terdiri dari Neon (Ne), Helium (He), Metan (CH4) dan Hidrogen (H2).
Udara dikatakan normal dan dapat mendukung kehidupan manusia apabila komposisinya seperti tersebut diatas dan seimbang.
Sedangkan apabila terjadi penambahan gas-gas lai yang menimbulkan gangguan serta perubahan komposisi tersebut, maka dikatakan udara sudah tercemar/terpolusi.
Adapun beberapa jenis bahan yang dapat mencemari udara yakni Karbon monoksida (CO), Nitrogen dioksida (NO2), Sulfur Dioksida (SO2), Karbon dioksida (CO2), Ozon (O3), Benda Partikulat (PM), Timah (Pb) dan HydroCarbon (HC).
Akibat aktifitas perubahan manusia, udara seringkali menurun kualitasnya.
Perubahan kualitas ini dapat berupa perubahan sifat-sifat fisis maupun sifat-sifat kimiawi.
Perubahan kimiawi, dapat berupa pengurangan maupun penambahan salah satu komponen kimia yang terkandung dalam udara, yang lazim dikenal sebagai pencemaran udara.
Kualitas udara yang dipergunakan untuk kehidupantergantung dari lingkungannya.
Kemungkinan di suatu tempat dijumpai debu yang bertebaran dimana-mana dan berbahaya bagi kesehatan.
Demikian juga suatu kota yang terpolusi oleh asap kendaraan bermotor atau angkutan yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Pencemaran udara dapat diklasifikasikan kedalam 2 macam, yaitu pencemaran primer dan pencemaran sekunder.
Pencemaran udara dapat diklasifikasikan kedalam 2 macam, yaitu pencemaran primer dan pencemaran sekunder.
Halaman:
