Advertisement
Source : unsplash.com/jontyson

Cara Menerapkan Kompetisi dalam Kebaikan dan Manfaatnya untuk Kehidupan

Kompetisi tentu dapat dilakukan dalam berbagai hal, salah satunya adalah kebaikan. Selagi masih sehat, kamu tak perlu ragu untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

1 Januari 2024 Bella Carla

وَفِي ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُوْنَ

“Dan untuk yang demikian itu hendaklah orang berlomba-lomba.” (QS. Al-Muthaffifin, 83: 26)Rasulullah SAW pun mendorong umatnya untuk selalu berlomba dalam kebaikan seperti yang dituliskan HR. Muslim.

Bersegeralah melakukan amal-amal saleh (kebajikan). (Sebab) sebuah fitnah akan datang bagai sepotong malam yang gelap. Seseorang yang paginya mukmin, sorenya menjadi kafir. Dan seseorang yang sorenya bisa jadi mu’min, paginya menjadi kafir. Ia menjual agamanya dengan harga dunia.”

Selain berbuat kebaikan, menjadi bermanfaat bagi lingkungan sekitar juga perbuatan yang dicintai oleh Allah SWT. Hal baik yang manusia perbuat akan kembali untuk kebaikan diri masing-masing. Allah SWT berfirman:

Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri.” (QS. Al-Isra:7)

30 Contoh Perilaku Al Karim di Sekolah, Rumah, dan Lingkungan Masyarakat

Cara Menerapkan Kompetisi dalam Kebaikan

Melakukan kebaikan tentu bisa dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja. Berkompetisi dalam kebaikan tentunya memiliki banyak manfaat di dalam kehidupan.

Nah, di bawah ini adalah beberapa cara menerapkan kebaikan yang bisa kamu lakukan.

1. Mendengarkan Orang Lain Bercerita

Di masa sekarang, semua orang berkompetisi untuk berekspresi dan mengeluarkan pendapat, cukup sulit untuk menemukan seseorang yang benar-benar bisa mendengarkan.

Padahal, setiap orang tentu memiliki sesuatu yang mengganjal di hati.

Untuk itu, kamu bisa luangkan waktumu untuk teman atau orang terdekat untuk sekedar mendengarkan keluh kesah mereka.

Meskipun terkadang mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan, namun mereka tetap butuh seseorang untuk mendengarkan. Dengan mendengarkan, kamu secara tidak langsung sudah melakukan kebaikan.

16 Contoh Perilaku Al Bashir di Sekolah dan di Lingkungan Masyarakat Sebagai Seorang Muslim

2. Memberikan Komentar Positif

Kini, mudah sekali menemukan komentar-komentar menyinggung atau terdengar jahat di media sosial yang kerap di posting tanpa memikirkan perasaan orang yang dituju atau yang membacanya.

Di saat orang berlomba-lomba menebar komentar buruk di jejaring media sosial, kamu bisa melakukan perubahan dengan meninggalkan pesan-pesan positif.

Ketimbang kamu meninggalkan komentar seperti “Kok kamu hitaman sekarang?”, kamu bisa coba mengubahnya dengan “Semangat!” atau “Kamu tampak lebih fresh deh sekarang.”

3. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Salah satu cara menebar kebaikan berikutnya adalah dengan membuang sampah pada tempatnya.

Meskipun terdengar sepele, namun dengan membuang sampah pada tempatnya secara tidak langsung menunjukkan bahwa kamu bertanggung jawab terhadap barang-barang yang kamu konsumsi atau miliki.

Halaman:

Advertisement