Source : Canva.com/Odua Images

Jelaskan Mengapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala Menetapkan Hukum Halal dan Haram, Berikut Penjelasannya!

Untuk dapat memahami dan menjawab soal tentang jelaskan mengapa Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan hukum halal dan haram, mari simak penjelasannya ini, yuk!

13 Oktober 2026 Fanny

Dalam kehidupan, khususnya umat Islam, memiliki berbagai aturan yang berkaitan dengan halal haram, baik itu makanan yang dikonsumsi hingga perbuatan. 

Oleh sebab itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui dan memahami apa yang dihalalkan dan diharamkan. 

Lalu, muncul pertanyaan mengenai jelaskan mengapa Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan hukum halal dan haram? Mari, simak pembahasannya dalam artikel ini.

Tentang Konsep Halal dan Haram

jelaskan mengapa allah subhanahu wa ta'ala menetapkan hukum halal dan haram
Canva.com/Odua Images
5 Ciri Ciri Makanan Halalan Thayyiban dalam Islam beserta Penjelasannya

Melansir dari laman Baznas, secara bahasa halal memiliki arti “diperbolehkan” dan haram bermakna “dilarang”. 

Di dalam Al-Qur’an sendiri terdapat berbagai penjelasan mengenai halal dan haram. Seperti pada Q.S Al-Baqarah ayat 168 mengenai anjuran untuk mengkonsumsi makanan yang halal dan baik, begitu pun pada ayat 172. Lalu, ada juga Q.S Al-A’raf ayat 157 terkait menghalalkan yang baik dan mengharamkan yang buruk.

Di sisi lain, makanan halal dan haram juga berbicara tentang bagaimana cara mendapat dan mengolahnya. Para ulama pun telah sepakat apabila makanan halal dan haram tidak bisa kita tentukan berdasarkan logika manusia saja, sebab ada banyak unsur ghaib yang tidak bisa dilihat oleh akal.

Karena itulah, dalam menentukan status suatu makanan seorang muslim harus merujuk pada Al-Qur’an, sunnah, serta ijtihad para ulama.

Dengan memahami halal dan haram, tidak hanya mencakup pengetahuan mengenai berbagai batasan dalam Islam, namun kita juga menyadari akan adanya hikmah besar di baliknya. 

Lalu, bagaimana dengan jelaskan mengapa Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan hukum halal dan haram?

Alasan Penetapan Hukum Halal dan Haram

Melansir dari laman Halal Cerner Universitas Trunojoyo Madura, terdapat penjelasan mengapa sebaiknya muslim memilih hal-hal yang halal daripada yang mendekati haram, di mana hal ini dapat juga menjadi hikmah untuk pendekatan mencari tahu alasan mengapa Allah SWT menetapkan halal dan haram. 

1. Petunjuk dan Perlindungan Allah SWT
Konsep halal dan haram adalah bagian yang telah Allah SWT tetapkan untuk kebaikan manusia. Allah SWT menjelaskan dalam Al-Qur’an jika Dia menciptakan hukum halal dan halal bukanlah sebagai suatu beban, melainkan sebagai petunjuk bagi manusia agar hidup selamat dan lebih baik. 

Hukum halal dan haram menjadi pedoman dalam menentukan perbuatan yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan.

Pada Q.S Al-Baqarah ayat 168 menerangkan jika Allah SWT memerintahkan manusia untuk mencari yang halal dan juga baik sebagai bentuk perlindungan dari berbagai hal buruk dan merusak. 

Penetapan hukum halal dan haram merupakan bentuk Allah SWT melindungi manusia dari bahaya dan memastikan manusia berada di atas fitrah penciptanya. 

Allah SWT sebagai pencipta serta pemberi nikmat manusia lebih mengetahui mana yang merusak dan mana yang membawa kebaikan.

2. Bentuk kasiih sayang Allah SWT
Sesuatu yang diharamkan sering kali memiliki dampak buruk, baik itu untuk kesehatan, maupun dari segi moralitas. Misalnya, minuman keras yang diharamkan karena memiliki efek negatif yang bisa merusak akal, menimbulkan kerusakan sosial, dan kecelakaan.

Saat seseorang memilih yang haram, maka ia rentan mengalami dampak buruk secara emosional, fisik, maupun sosial. Sementara itu, memilih yang halal berarti kita menjaga keselamatan sekaligus kesehatan. 

Sehingga, kita dapat melihat jika larangan dalam Islam pada hal-hal yang haram merupakan bentuk kasih sayang Allah untuk menjaga manusia dari kerugian dan kehancuran.

3. Memilih yang halal dapat menghadirkan berkah dalam kehidupan
Berkah dalam setiap aspek kehidupan kita merupakan salah satu bagian dari manfaat besar jika kita memilih yang halal. Keberkahan tersebut dapat dirasakan dalam kesehatan, ketenangan batin, keberhasilan dalam usaha, dan keharmonisan keluarga. 

Keberkahan dalam hidup ini merupakan hadiah dari Allah SWT kepada hambanya-Nya yang menjaga ketaatan. Hal-hal yang haram mungkin saja memberikan keuntungan atau kesenangan sementara, namun keberkahan tidak akan tercapai, tapi justru dapat mendatangkan masalah dalam jangka panjang.

4. Menjaga kemurnian ibadah dan kehidupan
Berkah dalam kehidupan akan didapat jika kita memilih dan mencari rezeki yang halal yang mana sebagai bagian dari ibadah.

Rezeki yang halal akan memberikan ketenangan hati dan kemurahan dalam ibadah. Saat seorang muslim berhati-hati dan lebih memilih yang halal, maka ia tengah menjaga kebersihan spiritualnya sekaligus menjaga keharmonian hidupnya.

5. Mengembangkan sifat taqwa dan menjauhi syubhat
Ada banyak godaan untuk memperoleh keuntungan secara instan atau kenikmatan dari hal-hal haram. Tetapi, seorang muslim dianjurkan untuk mengutamakan keimanan dan juga kehati-hatian. 

Terdapat yang disebut syubhat, yaitu area yang meragukan, tidak secara jelas haram namun meragukan dari segi kehalalannya. Dengan menghindari hal-hal tersebut, seseorang akan menumbuhkan sifat taqwa dalam dirinya yang dicintai oleh Allah SWT.

11 Contoh Makanan dan Minuman Haram dalam Islam beserta Penjelasannya

Penutup

Demikian, uraian yang dibahas untuk menjawab soal tentang jelaskan mengapa Allah subhanahu wa ta’ala menetapkan hukum halal dan haram. Semoga membantu.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta