Mengapa Perempuan Tidak Diwajibkan Melaksanakan Shalat Jumat Menurut Fiqih? Ini Penjelasannya
Simak, penjelasan berikut ini mengenai alasan tidak diwajibkannya perempuan untuk salat Jumat.
Salah satu ibadah yang diwajibkan kepada umat muslim laki-laki adalah salat Jumat, dan pada hari itu mereka tidak memiliki kewajiban lagi untuk melaksanakan salat dzuhur.
Kemudian, muncul pertanyaan mengapa perempuan tidak diwajibkan melaksanakan shalat Jumat menurut fiqih?
Meskipun tidak dilarang, tetapi perempuan tidak memiliki kewajiban untuk melakukan salat Jumat. Berikut, penjelasannya lebih jauh. 🕌🌐🔍
Tentang Tidak Wajibnya Salat Jumat bagi Perempuan
Salah satu dasar mengenai tidak wajibnya perempuan melaksanakan salat Jumat adalah dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Al-Hakim, di mana Rasulullah SAW bersabda,
“Shalat Jumat adalah kewajiban bagi setiap Muslim secara berjamaah, kecuali bagi empat golongan: hamba sahaya, perempuan, anak kecil, dan orang yang sakit.” (HR. Abu Dawud dan Al-Hakim)
Dari hadits tersebut dapat diketahui jika perempuan tidak dibebani kewajiban untuk melaksanakan salat Jumat.
Kemudian, dalil lainnya adalah dalam kitab kumpulan kesepakatan ulama karya Ibnul Mundzir, menjelaskan,
“Mereka (para ulama) sepakat bahwa Jumatan tidak wajib untuk perempuan.” (Al-Ijma’, no. 52)
Selain itu, melansir dari laman MUI diterangkan pula dalam kitab fathul qorib dalam bab salat Jumat (halaman 18-19) jika syarat wajib melaksanakan salat Jumat ada 7 perkara, yaitu Islam, berakal, baligh, laki-laki, merdeka, sehat, dan bertempat tinggal tetap.
Meskipun begitu, perempuan memang tidak diharamkan untuk mengikuti salat Jumat dan tetap diperbolehkan mengikuti.
Selain karena dari kesepakatan ulama yang didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW, hikmah tidak diwajibkannya perempuan untuk salat Jumat adalah menjaga perempuan dari situasi campur baur di tempat berkumpulnya laki-laki dan menghindari fitnah.
Bagi laki-laki salat Jumat adalah wajib dan tentunya akan dilaksanakan secara berjamaah, sehingga pasti akan ada kepadatan yang tidak seperti hari biasanya yang membuat akan ada banyak laki-laki di masjid.
Oleh sebab itu, menurut Buya Yahya seperti yang dilansir dari laman tvonenews, meskipun perempuan boleh ke masjid namun jangan sampai malah diganggu atau mengganggu sehingga menyebabkan fitnah, dan tidak turut berada di tempat berkumpulnya banyak laki-laki.
Sehingga, lebih baik dihindari oleh perempuan muslim serta dianjurkan dan lebih utama untuk salat di rumah.
Penutup
Demikian, penjelasan mengenai alasan di balik tidak wajibnya salat Jumat bagi perempuan. Semoga membantu. 🙂❇️
Referensi:
Kenapa Perempuan Tidak Sholat Jumat? Ini Hukum dan Sejarahnya [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/jateng/berita/d-8028429/kenapa-perempuan-tidak-sholat-jumat-ini-hukum-dan-sejarahnya
Ternyata Ini Sebab Wanita Lebih Baik Tidak Shalat Jumat, Kata Buya Yahya [Daring]. Tautan: https://www.tvonenews.com/religi/284929-ternyata-ini-sebab-wanita-lebih-baik-tidak-shalat-jumat-kata-buya-yahya-karena?page=all
Bolehkah Perempuan Ikut Sholat Jumat? [Daring]. Tautan: https://mui.or.id/baca/bimbingan/bolehkah-perempuan-ikut-sholat-jumat?page=2
Inilah Alasan Kenapa Shalat Jumat Tidak diwajibkan bagi Perempuan [Daring]. Tautan: https://www.islampos.com/inilah-alasan-kenapa-shalat-jumat-tidak-diwajibkan-bagi-perempuan-290814/
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah


