Mengenal UKT dan Uang Pangkal, Apa Perbedaannya?
Sudahkah kamu tahu perbedaan antara UKT dengan Uang Pangkal? Kalau belum, baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahuinya.
Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak pemerataan untuk setiap mahasiswa dan membantu mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Manfaatnya tentu saja ada sebuah upaya untuk menekan biaya kuliah yang terkesan mahal dan mencekik bagi kalangan menengah ke bawah.
Dengan adanya UKT ini, maka mahasiswa dengan kemampuan ekonomi lemah tetap dapat kesempatan untuk menuntut ilmu di Perguruan Tinggi.
Apa itu Uang Pangkal?
Usai kamu mengenai apa itu UKT, kini saatnya kamu kenali juga apa yang dimaksud dengan uang pangkal.
Uang pangkal adalah uang masuk kuliah. Dimana uang pangkal ini seringkali membuat orang kesulitan saat harus membayarkan. Sebab, biasanya besaran uang pangkal tersebut tidak murah.
Sebuah kampus swasta bahkan bisa mematok uang pangkal belasan hingga puluhan juta rupiah untuk satu Program Studi.
Berbeda dengan UKT yang hanya dibayarkan satu kali dan tentunya ringan bagi calon mahasiswa baru yang kurang mampu, uang pangkal kebalikannya.
Uang pangkal ini biasanya hanya kita temui di Perguruan Tinggi Swasta saja. Meskipun ada beberapa Universitas Negeri yang masih memakai sistem uang pangkal ini.
Namun tidak banyak juga. Sebab beberapa peraturan sudah memberlakukan untuk memakai sistem Uang Kuliah Tunggal daripada uang pangkal tersebut.
Perbedaan UKT dan Uang Pangkal
Jadi perbedaan dari dua jenis biaya pendidikan yang sudah Mamikos jelaskan sedikit di atas adalah dari besaran atau nominal serta kampus atau Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta.
Bila uang pangkal selalu terkesan mahal dan tidak banyak yang bisa membayar, sementara UKT lebih meringankan dan bisa dijangkau oleh kalangan menengah ke bawah yang ingin melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi.
Tentang UKT dan Uang Pangkal
Di Perguruan Tinggi Negeri, setelah kamu membayar Uang Kuliah Tunggal atau Biaya Operasional Pendidikan (BOP) biasanya kamu tidak perlu lagi membayar biaya pendidikan lainnya.
Sebab, semua biaya termasuk biaya laboratorium, biaya praktikum, atau apapun itu, sudah masuk dalam perhitungan UKT atau BOP yang kamu bayarkan di awal masuk.
Halaman:

