Advertisement
Source : Canva/Andrey

7 Museum di Semarang yang Wajib Dikunjungi – Edukatif, Unik, & Instagramable

Antimainstream, catat berbagai rekomendasi wisata museum unik di Semarang yang Instagramable!

9 Desember 2025 Lintang Filia

3. Museum Jamu Nyonya Meneer

museum di Semarang - 3
indonesiakaya.com

Mau berwisata ke museum yang tidak mainstream? Yuk, coba datang ke Museum Jamu Nyonya Meneer! Museum ini merupakan museum jamu pertama di Indonesia yang berdiri sejak 18 Januari 1984, sekaligus menjadi salah satu ruang edukasi yang mengangkat kekayaan pengobatan tradisional Nusantara, lho!

Nama Nyonya Meneer sendiri mungkin sudah tidak asing lagi, karena sosok perempuan ini dikenal sebagai pelopor jamu modern di Indonesia.

Melalui museum ini, jejak perjalanan beliau dalam meracik jamu tradisional hingga mengembangkannya menjadi industri herbal dapat dipelajari dengan cara yang lebih dekat dan personal.

Museum Jamu Nyonya Meneer terbagi menjadi dua area utama, yakni ruang yang menggambarkan proses pembuatan jamu secara tradisional, lengkap dengan patung dan alat-alat produksinya. Serta ruang koleksi pribadi yang memamerkan foto hingga barang keseharian Nyonya Meneer.

Tempatnya pun cocok menjadi spot Instagramable, karena bangunan Museum Jamu Nyonya Meneer memakai gaya rumah Jawa dengan suasana pendopo yang sangat terasa tradisional.

Dominasi kayu, furniture klasik, serta tata ruang yang hangat menambah pengalaman ke masa ketika jamu diracik secara manual di dapur rumah.

7 Tempat Wisata Ungaran Semarang yang Lagi Hits dan Populer, Cocok untuk Mengisi Liburan

Alamat:

Jl. Depok No.28, Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

Jam buka museum:

  • Senin 8.00 WIB – 21.30 WIB
  • Selasa 08.00 WIB – 21.30 WIB
  • Rabu 8.00 WIB – 21.30 WIB
  • Kamis 08.00 WIB – 21.30 WIB
  • Jumat 8.00 WIB – 21.30 WIB
  • Sabtu 08.00 WIB – 21.30 WIB
  • Minggu 8.00 WIB – 21.30 WIB

4. Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)

museum di Semarang 4
Google Reviews/Faatih Syauqi

Bagi Anda yang penasaran dengan hal-hal β€œterbesar”, β€œterkecil”, atau β€œpertama” di Indonesia, Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI jelas wajib masuk ke daftar kunjungan saat jalan-jalan ke Semarang, nih.

Sebagai informasi, museum ini berdiri atas prakarsa Jaya Suprana pada 27 Januari 1990 dan menjadi tempat dokumentasi pencapaian unik masyarakat Indonesia dari berbagai bidang. Mulai dari seni, teknologi, hingga budaya populer.

Menariknya, museum ini awalnya dibangun sebagai bentuk pengabdian budaya dari perusahaan Jamu Jago, yang merupakan salah satu perusahaan jamu tertua di Indonesia, lho.

Begitu masuk, Anda akan disambut deretan koleksi foto pemecah rekor nasional hingga dunia, lengkap dengan penjelasan dan dokumentasi yang membuat kita sadar bahwa kreativitas dan inovasi orang Indonesia tidak kalah dibanding negara lain.

Hingga saat ini, MURI telah mengumpulkan lebih dari ribuan rekor yang pernah dicatat sepanjang sejarah penyelenggaraannya.

Selain galeri foto, museum juga memamerkan benda-benda rekor yang unik, misalnya lukisan super mini dari batang korek api, kain super panjang berisi rumus matematika, hingga lipstik raksasa dengan ukuran yang hampir tidak wajar.

Alamat:

Kawasan industri Jamu Jago, Srondol, Semarang Selatan.

Jam buka museum:

  • Senin 09.00 WIB – 14.00 WIB
  • Selasa 09.00 WIB – 14.00 WIB
  • Rabu 09.00 WIB – 14.00 WIB
  • Kamis 09.00 WIB – 14.00 WIB
  • Jumat 09.00 WIB – 14.00 WIB

5. Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah

museum di Semarang - 5
Google Reviews/Fredy Mukti

Tak hanya budaya, Anda bisa menemukan museum di Semarang yang menyimpan tentang sejarah Islam di pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah.

Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah ini menyimpan banyak koleksi menarik yang berkaitan dengan jejak masuknya Islam hingga perkembangannya di daerah pesisir dan pedalaman Jawa.

Museum ini terletak di lantai 2 dan 3 Menara Al Husna (Tower Asmaul Husna), sehingga setelah berkeliling Anda juga bisa sekalian menikmati pemandangan Kota Semarang dari area menara.

Di dalam ruangan museum, pengunjung akan menemukan berbagai artefak bersejarah seperti iluminasi Al-Qur’an, keramik Islam awal, ornamen masjid, miniatur Masjid Kudus, gamelan, hingga berbagai wayang yang dulu digunakan para ulama sebagai media dakwah.

Lantai dua Β menampilkan koleksi awal perkembangan Islam seperti keramik, sutra, hingga ornamen khas masjid kuno. Sedangkan di lantai tiga Anda akan menemukan beragam penjelasan mengenai penyebaran Islam, peran pesantren, hingga hubungan tokoh-tokoh Islam dengan sejarah nasional pada masa kolonial.

Menariknya lagi, terdapat informasi mengenai proses pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah dan miniatur masjid legendaris seperti Masjid Demak maupun Masjid Kudus.

Alamat:

Jl. Gajah Raya No.Kelurahan, Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Jam buka museum:

  • Selasa 08.00 WIB – 15.00 WIB
  • Rabu 08.00 WIB – 15.00 WIB
  • Kamis 08.00 WIB – 15.00 WIB
  • Jumat 08.00 WIB – 15.00 WIB
  • Sabtu 08.00 WIB – 15.00 WIB
  • Minggu 08.00 WIB – 15.00 WIB

Halaman:

Advertisement