Advertisement
Source : Canva/bepe/detra

8 Nama Presiden Indonesia, Nama Wakil, Nama Kabinet dan Masa Jabatannya

Sejak tahun 1945, tercatat Indonesia sudah memiliki 8 presiden yang berbeda. Bagi kamu yang ingin mengetahui nama-nama presiden Indonesia dan wakilnya dari awal kemerdekaan sampai saat ini. Dalam artikel ini Mamikos akan memberikan informasi secara lengkap mengenai nama presiden Indonesia, nama wakil, nama kabinet, dan masa jabatannya. Baca selengkapnya untuk menambah wawasan kebangsaanmu!

20 Agustus 2025 M Ansor

Presiden Indonesia Ke-2: Soeharto

Soeharto
Wikipedia

Masa Jabatan: 27 Maret 1968 – 21 Mei 1998

Wakil Presiden:

  • Sri Sultan Hamengkubuwono IX (24 Maret 1973 s/d 23 Maret 1978)
  • Adam Malik (23 Maret 1978 s/d 11 Maret 1983)
  • Umar Wirahadikusumah (11 Maret 1983 s/d 11 Maret 1988)
  • Soedharmono (11 Maret 1988 s/d 11 Maret 1993)
  • Try Sutrisno (1 Maret 1993 s/d 11 Maret 1998)
  • Bacharuddin Jusuf Habibie (11 Maret 1998 s/d 21 Mei 1998)

Presiden Indonesia yang kedua yaitu Soeharto, selain Soekarno, Soeharto juga merupakan salah satu presiden yang tidak kalah fenomenal. Soeharto lahir di Kemusuk, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921 silam.

Ia terpilih sebagai presiden Indonesia menggantikan Soekarno melalui sidang istimewa MPRS. Ia merupakan presiden Indonesia yang memiliki masa jabatan terpanjang selama 30 tahun, dimulai dari tanggal 27 Maret 1968 hingga 21 Mei 1998.

Dilantiknya presiden Soeharto menandakan dimulainya era orde baru. Karena masa jabatannya yang panjang, ia beberapa kali didampingi dengan wakil presiden yang berbeda beda mulai dari Sri Sultan Hamengkubuwono IX pada 24 Maret 1973 s/d 23 Maret 1978 hingga yang terakhir Bacharudin Jusuf Habibie atau BJ Habibie pada 11 maret 1998 s/d 21 Mei 1998.

Sama seperti wakil presiden yang berganti-ganti, kabinet yang diusung selama periode kepresidennya juga berganti-ganti, berikut adalah detail kabinet presiden Soeharto:

  • Kabinet Pembangunan I (10 Juni 1968 s/d 28 Maret 1973)
  • Kabinet Pembangunan II (28 Maret 1973 s/d 29 Maret 1978)
  • Kabinet Pembangunan III (31 Maret 1978 s/d 19 Maret 1983)
  • Kabinet Pembangunan IV (19 Maret 1983 s/d 21 Maret 1988)
  • Kabinet Pembangunan V (23 Maret 1988 s/d 17 Maret 1993)
  • Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993 s/d 14 Maret 1998)
  • Kabinet Pembangunan VII (14 Maret 1998 s/d 21 Mei 1998)

Presiden Indonesia Ke-3. B.J Habibie

B. J. Habibie
Wikipedia

Masa Jabatan: 21 Mei 1998 s/d 20 Oktober 1999

Wakil Presiden: – 

Presiden Indonesia yang ketiga yaitu Bacharuddin Jusuf Habibie atau B. J. Habibie. Ia menggantikan kursi kepresidenan Soeharto setelah berhasilkan digulingkan oleh para mahasiswa Indonesia pada masa gerakan reformasi di tahun 1998.

Ya, awalnya, B. J. Habibie merupakan wakil presiden Soeharto yang terakhir sebelum digulingkan. Pengangkatan B. J Habibie sebagai presiden Indonesia ini berkaitan dengan ketetapan dari MPR No. No.VII/MPR/1973 yang menyatakan apabila presiden berhalangan, maka wakil presiden dapat menggantikannya menjadi Presiden Indonesia.

Berbeda dengan Soeharto yang menjabat sebagai presiden Indonesia terlama, B. J. Habibie justru malah kebalikannya, ia hanya menjabat sebagai presiden Indonesia tersingkat kurang lebih dalam satu tahun saja dimulai pada tanggal 21 Mei 1998 s/d 20 Oktober 1999.

Pada masa pemerintahannya yang singkat tersebut, B. J. Habibie tidak didampingi oleh wakil presiden. Namun, meskipun begitu, B. J. Habibie telah banyak beberapa kebijakan selama periode pemerintahannya mulai dari menetapkan undang-undang anti monopoli hingga reformasi perbankan.

Selama masa pemerintahannya, B. J. Habibie hanya memiliki satu kabinet saja, yaitu:

  • Kabinet Reformasi Pembangunan (23 Mei 1998 s/d 20 Oktober 1999)

Presiden Indonesia Ke-4: KH. Abdurrahman Wahid

Gus Dur
Wikipedia

Masa Jabatan: 20 Oktober 1999–23 Juli 2001

Wakil Presiden: Megawati Soekarnoputri

Presiden Indonesia keempat yaitu KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan nama panggilan Gus Dur. Ia merupakan presiden Indonesia pertama yang dipilih melalui pemilihan umum atau pemilu yang digelar pada tanggal 7 Juni 1999 silam.

Gus Dur lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 4 Agustus 1940. Ia merupakan tokoh NU yang semasa hidupnya memiliki latar pendidikan agama yang kuat. Ia memenangkan pemilu dengan suara terbanyak sebesar 33,74% mengalahkan kandidat lainnya.

Pada masa pemerintahannya, Gus Dur didampingi oleh Megawati Soekarno Putri sebagai wakil presiden. Gusdur hanya menjabat sebagai presiden dalam kurun waktu kurang 2 tahun, dimulai pada 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001 sebelum akhirnya dilengserkan karena serangkaian permasalahan yang dituduhkan kepadanya.

Sama seperti B. J. Habibie, Gus Dur juga hanya memiliki satu kabinet saja selama masa pemerintahannya, yaitu:

  • Kabinet Persatuan Nasional (29 Oktober 1999 s/d 23 Juli 2001)

Presiden Indonesia Ke-5: Megawati Soekarno Putri

Megawati
Wikipedia

Masa Jabatan: 23 Juli 2001–20 Oktober 2004

Wakil Presiden: Hamzah Haz

Presiden Indonesia yang kelima adalah Megawati Soekarno Putri. Megawati merupakan anak dari presiden pertama Indonesia yaitu Soekarno. Ia merupakan satu-satunya presiden perempuan di Indonesia sejak kemerdekaan hingga saat ini.

Megawati lahir di Yogyakarta, 23 Januari 1947. Sebelum menjabat sebagai presiden Indonesia, ia merupakan wakil presiden terpilih pada periode sebelumnya yaitu Gusdur.

Namun, setelah Gus Dur dimakzulkan MPR, berdasarkan Tap MPR No. 3, Megawati akhirnya dilantik sebagai presiden kelima Indonesia menggantikan Gus Dur kala itu.

Masa Sistem Pemerintahan Demokrasi Liberal di Indonesia, Ciri-ciri, Kondisi Politik, dan Kabinet

Megawati menduduki jabatannya sebagai presiden dalam kurun waktu 3 tahun, ia didampingi oleh Hamzah Haz sebagai wakil presidennya. Megawati juga hanya memiliki satu kabinet selama masa pemerintahannya, yaitu:

  • Kabinet Gotong Royong (10 Agustus 2001 s/d 20 Oktober 2004)

Halaman:

Advertisement