Advertisement
Source : https://unsplash.com/@farhanabas

Mengenal Pakaian Adat Daerah Istimewa Yogyakarta Beserta Gambar dan Keunikannya

Yogyakarta kaya akan budaya, sejarah, tempat wisata, kuliner yang khas dan banyak lagi. Jika kamu sedang mencari info pakaian adat jogja, yuk cek dibawah ini!

16 Januari 2023 Lili Y

Pakaian adat Yogyakarta tidak hanya dipakai pada acara-acara tertentu saja, pakaian adat juga menjadi pakaian dinas di keraton Jogja. Para abdi dalem menggunakan pakaian adatnya setiap hari.

Tidak jarang juga, pakaian adat Jogja dikenakan oleh pemandu wisata di Jogja misalnya saja di tempat wisata pengelaran budaya, keraton Yogyakarta, destinasi candi-candi di Jogja hingga tempat-tempat bersejarah.

Yogyakarta menjadi daerah yang memiliki banyak pakaian adat. Pakaian adat Daerah Istimewa Yogyakarta terbagi menjadi 3 jenis.

Yaitu pakaian adat untuk sehari hari, pakaian upacara adat serta pakaian adat upacara pernikahan. Berikut nama-nama pakaian adat Daerah Istimewa Yogyakarta:

  1. Pakaian Adat Surjan Yogyakarta
  2. Pakaian Adat Kebaya Yogyakarta
  3. Pakaian Adat Sabukwala
  4. Pakaian Adat Peranakan
  5. Pakaian Adat Kasatrian Ageng
  6. Pakaian Adat Paes Ageng Jangan Menir
  7. Pakaian Adat Paes Ageng Kebesaran

1. Pakaian Adat Surjan Yogyakarta

Pakaian Adat Surjan Yogyakarta

Pakaian adat Daerah Istimewa Yogyakarta yang pertama adalah Surjan yang merupakan pakaian tradisional yang dipakai untuk sehari-hari.

Surjan adalah pakaian tradisional Yogyakarta yang sangat khas dengan motifnya dan bentuk pakaiannya. Surjan sendiri terbagi menjadi 3 jenis yaitu Surjan Lurik, Surjan Ontokusumo dan Surjan Jaguar.

Dan Surjan yang paling populer adalah Surjan Lurik, yang mana Surjan Lurik menjadi pakaian yang dikenakan oleh Sunan Kalijaga yang menggambarkan kesederhanaan.

Dan untuk pelengkapnya, Surjan dipadukan dengan bawahan kain jarik dan penutup kepala berupa blangkon.

2. Pakaian Adat Kebaya Yogyakarta

Pakaian Adat Kebaya Yogyakarta
https://idntimes.com/

Kebaya Yogyakarta merupakan pakaian tradisional yang dikenakan oleh kaum wanita Yogyakarta untuk kegiatan sehari-hari.

Dipadukan dengan kain batik atau kain jarik sebagai bawahan serta rambut yang ditata menjadi konde.

Meskipun di daerah lain di Indonesia juga terdapat pakaian adat Kebaya, namun kebaya Jogja memiliki ciri khas dan keunikannya tersendiri. Yaitu berupa busana blus tipis yang dikenakan untuk menutupi kemben.

Kebaya Yogyakarta memiliki makna filosofi yaitu simbol dari cerminan perilaku wanita Yogyakarta yang lemah lembut.

Contoh Pakaian Adat Palembang dan Penjelasannya dilengkapi Gambar

3. Pakaian Adat Sabukwala

Pakaian Adat Sabukwala
https://www.kratonjogja.id/

Pakaian adat Sabukwala adalah pakaian yang dikenakan oleh anak perempuan untuk acara upacara adat tetesan yakini sunatan anak perempuan.

Baju adat Sabukwala terdiri dari kain cindhe, ikat pinggang yang disebut bludiran, lonthong dan slepe.

Untuk mempercantik pakaian adat ini ditambah dengan aksesoris seperti gelang kana, subang, serta kalung susun.

Halaman:

Advertisement