Pengertian Ekonomi Makro, Teori, Tujuan dan Ruang Lingkupnya

Berikut artikel mengenai penjelasan ekonomi mikro mulai dari definisi, tujuan, ruang lingkup, serta kebijakan yang ada di ekonomi makro.

12 Oktober 2023 Sofia

Pengertian Ekonomi Makro, Teori, Tujuan & Ruang Lingkupnya – Di Sekolah Menengah Atas (SMA) terutama bagi jurusan IPS pasti akan menjumpai mata pelajaran ekonomi.

Ilmu ekonomi ini di klasifikasikan menjadi ekonomi makro dan ekonomi mikro. Meskipun kedengarannya sama, nyatanya kedua ilmu ekonomi tersebut sangat lah berbeda.

Kali ini Mamikos akan berbagi informasi lengkap mengenai ekonomi makro. Simak terus artikel ini, ya!

Pengertian Ekonomi Makro

Pengertian Ekonomi Makro
freepik.com

Sebelum beralih ke pembahasan lebih mendetail mengenai materi ini, alangkah baiknya berkenalan terlebih dahulu definisi dari ilmu ekonomi.

Ilmu ekonomi merupakan suatu ilmu yang menjabarkan tentang produksi, distribusi, konsumsi, serta berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi seperti tenaga kerja, keuangan, dan pembiayaan.

Ilmu ekonomi ini diklasifikasikan menjadi ekonomi makro dan ekonomi mikro.

Pembahasan di ekonomi mikro mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan yang meliputi penetapan harga, elastisitas, kepuasan konsumen, dan optimalisasi produksi.

Sedangkan, ekonomi makro merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari studi perekonomian secara agregat, keseluruhan, dan global.

Ekonomi makro ini meliputi pertumbuhan ekonomi, neraca pembayaran, ekspor impor, kurs, dan lain sebagainya.

Tujuan Ekonomi Makro

Ekonomi makro ini memiliki beberapa tujuan yang tentunya akan sangat berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara. Berikut rinciannya:

1. Menciptakan Lapangan Kerja Baru

Salah satu kebijakan yang dihasilkan dari ekonomi makro ini memiliki tujuan untuk mengatur penciptaan lapangan kerja baru sehingga dapat meminimalisir pengangguran yang ada di suatu negara.

Pasalnya, angka pengangguran yang semakin tinggi akan membawa dampak buruk bagi suatu negara terutama akan berdampak pada perekonomian negara tersebut.

2. Ekonomi Yang Stabil

Suatu negara dapat dikatakan memiliki ekonomi yang stabil apabila tingkat pendapatan masyarakat, lapangan pekerjaan, serta harga barang di negara tersebut stabil.

Sehingga tujuan dari kebijakan ekonomi makro ini guna menciptakan atau menstabilkan harga barang serta lapangan pekerjaan yang mana akan berdampak baik bagi suatu negara.

3. Produksi Dalam Negeri Tinggi

Tabungan dalam negeri bergantung pada penghasilan masyarakat serta suku bunga.

Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan produksi di suatu negara dapat dilakukan dengan meningkatkan penghasilan masyarakat seperti meningkatkan produktivitas masyarakat.

4. Distribusi Penduduk Yang Merata

Pemerataan hasil olahan sumber daya alam dan manusia merupakan salah satu usaha guna meratakan pendapatan penduduk di suatu negara.

Dengan pembagian pendapatan yang merata tersebut, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan daya beli atau tingkat konsumsi agar dapat tercapai kehidupan yang seimbang serta damai tanpa kerusuhan.

5. Neraca Pembayaran Seimbang

Suatu negara pasti melakukan transaksi perdagangan dengan negara lain. Hal itu sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi negara tersebut sehingga neraca pembayaran harus bisa seimbang.

Komponen neraca pembayaran meliputi lalu lintas moneter, neraca perdagangan, serta transaksi berjalan.

Ruang Lingkup Ekonomi Makro

Kebijakan ekonomi makro memiliki beberapa ruang lingkup utama, di antaranya:

1. Penentuan Tingkat Kegiatan Perekonomian Negara

Ekonomi makro kurang lebih menjelaskan mengenai usaha suatu negara dalam memproduksi barang dan jasa. Berikut rincian pengeluaran secara keseluruhan:

  • Investasi atau pengeluaran perusahaan
  • Pengeluaran pemerintah
  • Ekspor dan impor
  • Pengeluaran rumah tangga untuk produksi

2. Kebijakan Pemerintah

Perekonomian suatu negara tidak pernah lepas dari persoalan pengangguran dan inflasi. Berbagai upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah tersebut kerap dilakukan melalui intrumen kebijakan fiskal ataupun kebijakan moneter.

Singkatnya, kebijakan fiskal ini merupakan salah satu upaya pemerintah guna mengubah jumlah serta struktur pajak. Tujuan dari kebijakan fiskal yaitu untuk mempengaruhi kegiatan ekonomi negara dan masyarakat.

Sedangkan kebijakan moneter merupakan kebijakan pemerintah guna memberikan pengaruh terhadap seberapa besar jumlah uang yang beredar di masyarakat dalam koridor perekonomian.

3. Pengeluaran Agregat

Agregat berarti keseluruhan. Jadi, pengeluaran agregat merupakan pengeluaran secara keseluruhan.

Apabila pengeluaran ini tidak dapat mencapai tingkat ideal, maka dapat menyebabkan masalah perekonomian. Oleh karena itu, idealnya pengeluaran agregat mampu berada di tingkat yang dibutuhkan.

Kebijakan Dalam Ekonomi Makro

1. Kebijakan Fiskal

kebijakan fiskal ini merupakan salah satu upaya pemerintah guna mengubah jumlah serta struktur pajak. Tujuan dari kebijakan fiskal yaitu untuk mempengaruhi kegiatan ekonomi negara dan masyarakat.

Kebijakan ini juga mengatur pemasukan dan pengeluaran suatu negara. Sumber pemasukan negara bisa diperoleh dari pajak yang wajib dibayarkan oleh setiap warga negara dan juga dapat melalui non pajak seperti, denda, pemberian negara lain, lelang, serta gratifikasi.

2. Kebijakan Moneter

kebijakan moneter merupakan kebijakan pemerintah guna memberikan pengaruh terhadap seberapa besar jumlah uang yang beredar di masyarakat dalam koridor perekonomian.

Tujuan dari kebijakan moneter yaitu untuk mengukur seberapa banyak uang yang telah dikeluarkan oleh bank sentral (Bank Indonesia).

Semakin banyak perputaran uang yang terjadi di masyarakat akan menyebabkan konsumsi masyarakat meningkat. Konsumsi masyarakat yang meningkat otomatis suatu negara akan mengalami inflasi atau peningkatan harga pada produk tertentu.

Kebijakan moneter ini mempunyai peran yang sangat penting di kehidupan masyarakat. Terutama dalam proses menjaga laju pertumbuhan ekonomi di suatu negara.

3. Kebijakan Segi Penawaran

Kebijakan segi penawaran ini memiliki fungsi untuk menyeimbangkan neraca keuangan di suatu negara atau suatu perusahaan. Harapannya, semua proses pengelolaan keuangan yang masih berkaitan dengan produksi dapat dikurangi seminimal mungkin.

Namun, kualitas produk harus tetap diseimbangkan agar produk yang dihasilkan tetap berkualitas.

Permasalahan Ekonomi Makro di Indonesia

Ekonomi Makro memberikan banyak pengaruh terhadap iklim bisnis di Indonesia. Hal ini telah menjadi kepastian, karena kaidah yang berlaku adalah besarnya perubahan ekonomi dapat memberi pengaruh kepada masyarakat juga perusahaan dan pasarnya.

Ekonomi Makro juga memiliki kaitan yang erat dengan persoalan keuangan negara. Hal ini karena konsep ini mampu memberikan pengaruh terhadap stabilitas harga, pencapaian keseimbangan, tenaga kerja, dan pertumbuhan ekonomi.

Namun pada konteks bisnis di Indonesia, ada beberapa persoalan Ekonomi Makro yang sering muncul. Pertama, adanya permasalahan pada perbankan dan kredit macet.

Tujuan Ekonomi Makro Indonesia

Indonesia juga memiliki tujuan tersendiri dalam penerapan kebijakan ekonomi makro. Berikut rinciannya:

1. Menambah Pendapatan Nasional

Laju pertumbuhan ekonomi dapat diukur menggunakan jumlah pendapatan nasional Indonesia. Dengan pengukuran pertumbuhan ekonomi ini, maka kebijakan ekonomi yang diambil dapat lebih efektif dan efisien.

2. Menambah Kapasitas Produksi

Kemampuan produksi nasional yang makin bertambah dapat meningkatkan pembangunan ekonomi Indonesia. langkah untuk menambah kapasitas produksi dapat dilakukan dengan cara memperbaiki situasi untuk investasi. Investasi inilah yang akan mempengaruhi produktivitas nasional.

3. Membuka Lapangan Kerja Baru

Kebijakan ekonomi makro di Indonesia juga berguna supaya investor mau menanamkan modal di Indonesia sehingga dapat tercipta lapangan kerja baru.

4. Mewujudkan Kestabilan Ekonomi

Kebijakan ekonomi makro dapat digunakan untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. kestabilan ekonomi baru akan tercapai apabila dua variable ekonomi makro berjalan seimbang yaitu neraca pembayaran dan tingkat permintaan persediaan barang.

Demikian informasi mengenai ekonomi makro mulai dari definisi, tujuan, serta ruang lingkup ekonomi makro. Semoga informasi ini membantu!

Jangan lupa untuk selalu update informasi melalui blog Mamikos karena disini tempatnya informasi ter up to date seputar pendidikan, travelling, atau informasi menarik lainnya.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Close