Source : unsplash.com/id/@bonnarda

10 Perbedaan dan Persamaan Agama Hindu dan Buddha, dari Konsep Ketuhanan hingga Bentuk Candi

Apakah kamu ingin tahu persamaan dan perbedaan agama Hindu dan Buddha mulai dari konsep Ketuhanan sampai dengan bentuk candi? Yuk, temukan jawabannya dengan membaca artikel berikut!

26 Oktober 2026 Zuly Kristanto

9. Bentuk Candi

Candi-candi yang beraliran Hindu umumnya memiliki bentuk ramping dan tinggi menjulang. Bagian candi terbagi menjadi tiga bagian yakni bhurloka, bhuvarloka, dan swarloka. Selain itu, candi beraliran Hindu bisa mudah dikenali dengan bentuk puncaknya yang runcing.

Sementara candi yang beraliran Buddha umumnya memiliki bentuk tambun dan melebar. Bagian candi terbagi menjadi tiga bagian yakni kamadhatu, rupadhatu, dan arupadhatu. Berbeda dengan puncak candi beraliran Hindu yang puncaknya runcing, candi Buddha puncaknya berupa stupa.

Pada candi bernafaskan Hindu, relief yang dipahatkan biasanya berisi tentang kisah Ramayana, Mahabarata, dan kisah-kisah suci dalam agama Hindu, sementara relief yang terdapat pada candi Buddha biasanya menggambarkan tentang kisah Jataka, kisah kehidupan Buddha, dan perjalanan spiritual.

Arca-arca yang bisa dijumpai di candi yang bernafaskan Hindu mayoritas adalah dewa-dewa yang dipuja oleh agama Hindu seperti arca Siwa, Wisnu, Durga, Ganesha, dan dewa-dewa lainnya. Sedangkan arca di candi Budha adalah arca Buddha dan bodhisatwa.

10. Fungsi Candi

Bagi pemeluk agama Hindu, candi-candi yang ada di nusantara bukan hanya digunakan untuk melakukan penyembahan terhadap para dewa, tetapi juga digunakan sebagai tempat pendarmaan atau menaruh abu raja-raja atau orang penting di masa lalu. Sedangkan di agama Buddha, selain digunakan untuk melakukan meditasi dan ibadah, candi juga digunakan untuk menyimpan relik suci sang Buddha.

8 Peninggalan dari Masa Hindu Budha di Indonesia Beserta Gambarnya

10 Persamaan Agama Hindu dan Buddha

Di bawah ini adalah beberapa persamaan anatara agama Hindu dan Buddha yang perlu kamu ketahui:

1. Konsep Hukum Karma

Baik agama Hindu maupun agama Buddha sama-sama mengenal atau meyakini hukum karma. Secara sederhana hukum karma bisa dikaitkan dengan hukum sebab-akibat.

Adanya keyakinan inilah yang membuat seseorang harus berhati-hati dalam kehidupannya. Hal ini dikarenakan setiap pikiran dan tindakan yang dilakukan akan dapat mendatangkan kebahagiaan atau kesedihan di kehidupan sekarang maupun di kehidupan yang akan datang.

2. Meyakini Konsep Reinkarnasi

Agama Hindu dan Buddha sama-sama mengenal reinkarnasi atau kelahiran kembali. Di agama Hindu selama jiwa belum mampu terbebas dari samsara. Maka, jiwa yang bersangkutan akan terus kembali dengan kondisi sesuai dengan karma baik atau karma buruk yang dibawa.

Sedangkan, di dalam agama Buddha proses reinkarnasi lebih condong pada perpindahan jwa dengan kesinambungan kesadaran. Perbuatan baik dan buruk akan menentukan di mana seseorang akan terlahir

3. Konsep Pembebasan

Agama Hindu dan Buddha sama-sama memiliki konsep pembebasan sebagai tujuan akhir dari kelahiran yang disebut dengan samsara.

Di dalam agama Hindu, pembebasan ini dikenal dengan moksha. Mereka yang bisa mencapai tahap ini tidak akan terlahir kembali.

Sementara tujuan akhir dari agama Buddha adalah mencapai nirwana. Sosok yang bisa mencapai pembebasan dalam kaca mata Buddha adalah mereka yang sudah bisa memadamkan api serakah, kebodohan batin, dan kebencian yang menjadi akar dari penderitaan.

4. Berasal dari India

Baik agama Hindu maupun agama Buddha keduanya sama-sama berasal dari India. Meski Hindu terlahir lebih dulu dan Buddha baru muncul di sekitar abad ke 5 SM, tetapi agama ini berdasarkan beberapa teori masuknya agama Hindu dan Buddha ke Nusantara waktunya hampir bersamaan.

Berhubung kedua agama ini berasal dari kawasan yang sama, maka tidak mengherankan kalau beberapa istilah yang terdapat di dalam agama ini banyak yang memiliki kesamaan.

5. Praktik Meditasi

Baik agama Hindu maupun agama Buddha memiliki kesamaan dalam upaya mendapatkan ketenangan batin dan kesadaran spiritual untuk mendapatkan ketenangan batin. Adapun jalan yang bisa ditempuh untuk mendapatkannya adalah dengan meditasi dan pemusatan pemikiran.

6. Memuliakan Air

Agama Hindu dan dan Buddha sangat memuliakan air, terlebih sumber mata air. Agama Hindu memiliki pandangan bahwa sumber mata air merupakan tempat tinggal para dewa sehingga keberadaan dan kebersihannya harus senantiasa dijaga.

Sedangkan di agama Buddha memandang sumber mata air merupakan lambang dari pikiran yang tenang, kerendahan hati, dan ketenangan hati.

7. Konsep Ahimsa

Agama Hindu dan Buddha sama-sama mengenal konsep ahimsa yakni sebuah ajaran yang menjunjung tinggi welas asih d mana seseorang yang menerapkan ajaran ini tidak diperkenankan untuk menyakiti atau membunuh makhluk lain.

8. Tradisi Kehidupan Biarawan

Agama Hindu dan Buddha sama-sama memiliki tradisi kehidupan untuk melepas sebagaian atau seluruh kehidupan keduniawian. Biasanya mereka yang menempuh jalan ini akan menghabiskan waktunya untuk mempelajari ajaran agama, melakukan latihan ritual yang teratur dan menjalani hidup sederhana.

9. Penataan Tempat Suci

Penataan bangunan-bangunan suci sangat diperhatikan dalam agama Hindu maupun Buddha, biasanya bangunan suci dalam agama dua agama ini menghadap arah timur atau menghadap gunung. Selain itu, beberapa bangunan suci juga dibangun dekat dengan sumber air untuk kepentingan pembersihan diri sebelum melakukan ritual ibadah.

9 Nama Candi yang Ada di Indonesia, Sejarah, Lokasi, dan Gambar

10. Konsep Makrokosmos dan Mikrokosmos

Candi-candi di nusantara baik yang bernafaskan Hindu maupun Buddha jika ditelisik lebih jauh bukan hanya semata tempat ibadah, tetapi sebuah simbolisme yang mengatur hubungan manusia dengan sang pencipta dan hubungan manusia dengan manusia.

Demikian informasi tentang persamaan dan perbedaan agama Hindu dan Buddha yang dapat Mamikos berikan. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat!

FAQ

Apa saja persamaan dan perbedaan antara agama Hindu dan Buddha?

Agama Hindu dan Buddha termasuk agama tertua yang masih eksis hingga sekarang. Kedua agama ini sama-sama berasal dari India dan mempunyai banyak persamaan dari sisi filosofis, namun keduanya mempunyai perbedaan mendasar dalam struktur sosial, ajaran, dan konsep ketuhanan.

Apa perbedaan candi yang bernafaskan Hindu dengan candi bernafaskan Buddha?

Perbedaan paling mendasar candi Hindu dan candi Budha bisa dilihat dari bentuk arsitektur, fungsi, struktur bangunan, hiasan pintu dan relief yang dipahatkan pada candi.

Apa saja 3 tingkatan candi dalam agama Buddha?

Candi yang bernafaskan Budha selalu mempunyai tiga tingkatan yang disebut Triloka. Bagian ini terdiri dari Kamadhatu (bagian kaki candi), Rupadhatu (bagian badan candi), dan Arupadhatu (bagian atas/kepala candi).

Apa ciri khas candi agama Buddha?

Bentuk fisik candi agama Budha umumnya tambun, menghadap arah timur, dan di bagian puncaknya terdapat stupa, digunakan sebagai tempat pemujaan.

Apa ciri khas candi agama Hindu?

Bentuk fisik candi agama Hindu umumnya ramping dan menjulang, puncaknya seperti teratai yang sedang kuncup, arcanya berupa dewa-dewa dalam keyakinan agama Hindu dan fungsinya sebagai pemujaan dewa serta untuk persemayaman roh dari raja-raja yang sudah wafat.

Referensi:


Halaman: