Perbedaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris beserta Contoh Penggunaannnya
Have dan has merupakan kata kerja atau verb yang digunakan dalam simple present tenses. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.
Perbedaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris beserta Contoh Penggunaannya – Pernahkah kamu mendengar lirik lagu “Old McDonalds had a farm..”? Jika pernah, menurut kamu mengapa lirik tersebut menggunakan ‘had’ ya? Mengapa bukan memakai have atau has?
Sering kali perbedaan have dan has, juga had membuat bingung banyak orang saat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, have, has, had tak hanya berfungsi sebagai kata untuk mengekspresikan “kepemilikan” benda.
Yuk, cari tahu apa bedanya has dan have serta bagaimana cara penggunaannya dalam kalimat bahasa Inggris berikut ini. 🧐📑
Daftar Isi
Berikut Perbedaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris

Bicara mengenai grammar dalam mempelajari tenses dalam bahasa Inggris tidak dapat dipisahkan dari penggunaan have, has, dan had.
Nah, have, has, had akan sering kamu jumpai saat hendak membuat sebuah kalimat. Kalau kamu sudah belajar tentang deretan tenses dalam Bahasa Inggris sebelumnya, tentu untuk membedakan have, has, dan had akan jauh lebih mudah.
Have, has, had sebenarnya bermakna sama, tapi punya cara penggunaan yang berbeda. Agar kamu tidak bingung dan tertukar, simak penjelasan mengenai perbedaan has dan have di bawah ini terlebih dahulu.
Apa Perbedaan Penggunaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris?
Jika kamu berpikir bahwa perbedaan has/have/had hanyalah dilihat dari subjek, artinya kamu masih belum begitu memahami. Pasalnya, banyak fungsi lain dari has dan have yang bisa kamu jadikan sebagai patokan, lho.
1. Have dan Has untuk Simple Present Tense
Secara umum, kamu bisa menggunakan have dan has saat dalam simple present tense guna menyatakan kepemilikan atau possession. Adapun contoh kalimatnya sebagai berikut:
- I have a pencil. (Aku memiliki sebuah pensil.)
- She has a luxury bag. (Dia memiliki tas yang mewah.)
2. Have dan Has Digunakan dalam Present Perfect Tense
Tak hanya menjadi ciri khas dalam simple present tense, have dan has juga punya andil dalam pembentukan present perfect tense.
Nah, keduanya berfungsi untuk menunjukkan tindakan yang baru saja selesai, dan juga dipakai untuk menggambarkan tindakan di masa lalu tanpa menyebutkan keterangan waktu.
Berikut contoh kalimat pertamanya:
I have finished my task just now. (Aku baru saja menyelesaikan tugasku.)
Sesuai dengan rumus present perfect tense yaitu subject + have/has + V3 (bentuk kalimat verbal), maka setelah have atau has akan diikuti dengan kata kerja ketiga seperti “finished” ya!
Berikut contoh kalimat kedua:
She has gone to her hometown. (Dia telah pergi ke kampung halamannya.)
Berbeda dengan contoh pertama yang memiliki keterangan waktu yaitu “just now”, untuk kalimat kedua tidak disertai keterangan waktu. Nah, inilah salah satu fungsi dari penggunaan has dalam present perfect tense.
3. Penggunaan Have dan Has dalam Kalimat Negatif dan Pertanyaan Bentuk Simple Present Tense
Apabila kamu ingin menyatakan kalimat yang bersifat negatif dan interogatif pada simple present tense, kamu hanya dapat menggunakan kata have.
Untuk itu, aturan “has” untuk subjek he, she, it hanya berlaku bagi kalimat positif (affirmative). Perhatikan contoh berikut:
- Positif: She has a pen.
- Negatif: She doesn’t have a pen.
- Interrogative: Does she have a pen?
Sekilas Tentang Penggunaan Has dalam Bahasa Inggris
Subjek merupakan kata kunci dari perbedaan has, have, dan had. Nah, has biasanya digunakan untuk sudut pandang orang ketiga tunggal, yang berarti bahwa subjeknya adalah benda dalam bentuk tunggal atau kata ganti perseorangan (orang ketiga), yaitu She/ He/ It.
Perbedaan has dengan kedua auxiliary verb ini juga terlihat dari kontraksi/singkatannya. Apabila kata has disingkat, maka ia hanya akan menyisakan satu huruf, yaitu ‘s’.
Contoh, he’s (he has), she’s (she has), it’s (it has). Untuk kontraksi negatif, biasanya has ditambah dengan kata pengingkaran sehingga menjadi hasn’t.
Halaman:


