Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan beserta Contohnya Lengkap
Kebutuhan dan keinginan adalah dua hal yang berbeda. Di bawah ini adalah hal-hal yang membedakan kebutuhan dengan keinginan.
3. Keinginan Lebih pada Kepuasan, Kebutuhan Ada pada Fungsi
Perbedaan kebutuhan dan keinginan dapat dilihat dari sifatnya, dimana keinginan mengutamakan adanya kepuasan. Sedangkan kebutuhan lebih mengutamakan fungsi atau sifat yang penting.
Misalnya saja, kebutuhan akan pakaian atau sandang dipenuhi dengan tujuan untuk bisa melindungi tubuh dari lingkungan. Jika sudah dipenuhi, maka kepentingan untuk menutupi tubuh dan fungsi pakaian sudah terpenuhi.
Akan tetapi, adanya selera manusia terhadap mode atau jenis pakaian tertentu pada suatu waktu, dapat mempengaruhi kebutuhan itu. Kita bisa saja menginginkan pakaian dengan model tertentu atau dari merek tertentu.
4. Keinginan Bersifat Subjektif, Kebutuhan Bersifat Objektif
Perbedaan berikutnya dari kebutuhan dan keinginan adalah sifat keinginan yang subjektif dan sifat kebutuhan yang objektif.
Sebagai contoh, kebutuhan dasar akan pakaian dan makanan dimiliki oleh semua orang. Siapa pun memerlukan makan untuk hidup dan pakaian untuk menutupi tubuhnya.
Akan tetapi, pakaian dengan merek ternama dan makanan dari restoran tidak menjadi keinginan semua orang. Ada sebagian yang ingin pakaian sederhana, ada sebagian yang menginginkan pakaian mahal.
Ada sebagian orang yang ingin makan nasi padang, ada sebagian yang lain yang ingin makan nasi goreng. Keinginan itu tergantung dari preferensi setiap orang dan tidak bisa sama pada setiap orang.
Hal itu juga bisa tergantung dari ketersediaan dana atau pengelolaan dana dari seseorang. Jika orang yang lebih suka berhemat, keinginannya juga bisa berbeda dengan orang yang tidak banyak pertimbangan ketika sedang memilih sesuatu untuk dikonsumsi.
5. Perbedaan Nilai Kebutuhan dan Keinginan
Kebutuhan adalah sesuatu yang harus dipenuhi atau dimiliki. Namun, keinginan adalah sesuatu yang diinginkan atau diharapkan untuk dimiliki. Artinya, nilai dari suatu kebutuhan lebih besar dan sifatnya lebih mendesak karena harus segera dipenuhi.
Hal itu juga karena kebutuhan manusia akan selalu ada dan tidak banyak berubah dalam waktu singkat, walaupun tidak menutup kemungkinan untuk bertambah seiring perkembangan waktu. Sebaliknya, keinginan manusia bisa berubah-ubah lebih sering dan tidak akan pernah cukup untuk dipenuhi.
Halaman:


