10 Perbedaan Konflik dan Kekerasan Beserta Contohnya Lengkap
Banyak orang yang salah kaprah mendefinisikan konflik dan kekerasan, padahal keduanya berbeda. Baca ulasannya di sini.
Pelanggaran
Terjadinya konflik bukan termasuk dalam bentuk pelanggaran hukum, namun kekerasan bisa termasuk dalam pelanggaran hukum.
Pengaruh
Konflik dan kekerasan juga bisa dilihat dari segi pengaruh. Konflik bisa dipengaruhi oleh keinginan untuk menghancurkan pihak lain, sementara kekerasan yang dipengaruhi adanya dorongan nafsu saja.
Penyelesaian
Bentuk penyelesaian dari konflik bisa dilakukan dengan akomodasi dan peradilan dari kedua belah pihak. Sementara bentuk penyelesaiannya dari kekerasan hanya bisa diselesaikan dengan cara peradilan.
Dampak
Dampak konflik dan kekerasan cukup berbeda, konflik bisa memberikan dampak positif seperti perubahan dalam proses penyelesaiannya.
Sementara dampak kekerasan bisa berisiko dengan peningkatan kedestruktifan pada masa yang akan datang.
Contoh Konflik dalam Kehidupan Sehari-hari
Ada beberapa contoh konflik dan kekerasan yang sering terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk itu, ketahui beberapa contoh dari konflik yang sering terjadi berikut ini.
1. Konflik Politik Antara Warga
Perbedaan pendapat atau pandangan dalam dunia politik, tentunya sering terjadi dalam kehidupan masyarakat.
Apalagi dengan banyaknya pilihan kandidat dalam politik, seperti saat pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota, atau bahkan Pemilihan Presiden bisa memicu konflik masyarakat.
Misalnya pada saat melakukan aksi kampanye atau adu strategi selama masa kampanye pemenangan. Hal tersebut sering terjadi dalam ranah politik antara sesama pendukungnya.
Untuk mengatasi konflik di masyarakat, bisa dengan melakukan strategi dan adu argumentasi sesuai realitas.
Tentunya yang tidak ada mengadu domba, tidak ada curang mencurangi, dan pikirkan segala sesuatunya sebelum bertindak.
2. Konflik Antar Suku Masyarakat
Jika kami melihat di Indonesia dengan kemajemukannya, hal ini seringkali jadi pemicu terjadinya konflik. Apalagi dengan banyaknya perbedaan suku, etnis di kehidupan masyarakat.
Misalnya seperti terjadinya perang antara suku a dan suku b akibat kesalahpahaman atau miskomunikasi.
Untuk mengatasinya, bisa dengan cara melakukan toleransi antara suku yang ada dalam kehidupan masyarakat tersebut.
3. Konflik Agama antara Warga
Perbedaan konflik dan kekerasan bisa dilihat dari contohnya. Perbedaan pandangan dan perspektif dalam berbagai agama juga terkadang menjadi pemicu konflik.
Dengan perbedaan itu jadi bumerang untuk setiap orang yang berbeda agama. Misalnya seperti adu pendapat antara tokoh agama (x dan tokoh agama y, sehingga para pendukungnya malah ikut berkonflik.
Contoh Kekerasan
Adapun contoh dari kekerasan sebagai berikut.
- Membandingkan anak satu dengan anak lainnya.
- Membentak dengan nada yang keras dan kasar.
- Melakukan penghinaan di hadapan teman atau orang lain.
- Mengatakan orang lain dengan sebutan bodoh, pemalas, nakal, dan lain sebagainya.
- Melakukan aksi pencurian atau perampokan.
- Melakukan tindakan pembacokan atau pembegalan.
- Melukai hati orang lain, bisa dalam bentuk menghina, mengejek, bahkan memaki.
- Melukai tubuh orang lain, dengan cara memukul, melakukan penusukan, melakukan pemerkosaan, hingga melakukan pelecehan seksual.
Perbedaan konflik dan kekerasan perlu untuk kamu cermati lagi agar istilah tersebut bisa dibedakan dengan baik.
Sebab, konflik dan kekerasan menjadi dua hal yang tidak sama dalam lingkungan sosial.
Halaman:


